Dinkes Magetan Klaim Jumlah Penderita DBD Menurun Per Februari

Kompas.com - 21/02/2019, 11:30 WIB
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Didik Setyo Margono saat ditemui, Kamis (21/2/2019). KOMPAS.com/SUKOCOKepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Didik Setyo Margono saat ditemui, Kamis (21/2/2019).

MAGETAN , KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Jawa Timur mengklaim jumlah penderita demam berdarah dengue ( DBD) per Februari mulai menurun di wilayahnya.

Penurunan ini dicapai adanya keterlibatan siswa sekolah dalam mengidentifikasi jentik di rumah masing-masing.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Didik Setyo Margono saat ditemui Kompas.com di ruang kerjanya, Kamis (21/2/2019).

Didik mengatakan, hingga Februari total jumlah pasien DBD yang dirawat mencapai 141 penderita. “Jadi Januari ke Februari itu sudah ada penurunan dari penderita. Januari itu totalnya 81 (pasien), Februari sampai hari ini 60 (pasien),” ujar Didik. 

Baca juga: Cegah DBD, Hendi Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan

Dia menambahkan, dengan identifikasi yang dilakukan siswa sekolah maka Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan bisa memetakan kawasan yang rawan terjadinya DBD sehingga fokus penanganan lebih terarah.

Dalam sehari Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan masih melakukan fogging di tiga lokasi berbeda untuk menekan berkembangnya DBD.

“Kan kita sudah ada instruksi bupati itu kepada camat dan lurah untuk gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Fogging bisa tiga tempat dalam sehari, tetapi yang paling efektif tetap gerakan PSN,” imbuhnya.

Hingga saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan mencatat ada dua penderita DBD di wilayah Magetan yang dilaporkan meninggal dari total 141 pasien. 

Baca juga: Penderita DBD di Sumba Timur Terus Bertambah, 10 Meninggal, 390 Dirawat

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Regional
Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Regional
7 Hal Penting Kasus 'Pembubaran' Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

7 Hal Penting Kasus "Pembubaran" Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

Regional
Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Regional
Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Regional
Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Regional
Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Regional
BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

Regional
Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Regional
28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

Regional
Fakta Para Calon Kades Sediakan 'Doorprize' Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Fakta Para Calon Kades Sediakan "Doorprize" Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Regional
Fakta Upacara Piodalan di Bantul 'Dibubarkan' Warga: Umat Hindu Butuh Rumah Ibadah

Fakta Upacara Piodalan di Bantul "Dibubarkan" Warga: Umat Hindu Butuh Rumah Ibadah

Regional
Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Regional
4 Fakta Gempa Bumi M 7,1 di Maluku Utara, Tsunami 10 Cm hingga 19 Kali Gempa Susulan

4 Fakta Gempa Bumi M 7,1 di Maluku Utara, Tsunami 10 Cm hingga 19 Kali Gempa Susulan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Calon Kades Sediakan 'Doorprize' Mobil | Acara Piodalan 'Dibubarkan' Warga

[POPULER NUSANTARA] Calon Kades Sediakan "Doorprize" Mobil | Acara Piodalan "Dibubarkan" Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X