Kompas.com - 21/02/2019, 11:00 WIB
Salah satu tokoh Gerakan Suluh Kebangsaan, Antonius Benny Susetyo atau Romo Benny, saat ditemui di Stasiun Kereta Api Jombang, Rabu (20/2/2019) petang. Bersama Mahfud MD dan sejumlah tokoh, rohaniawan asal Malang ini mengikuti Jelajah Kebangsaan dari Merak hingga Banyuwangi. KOMPAS.com/MOH. SYAFIISalah satu tokoh Gerakan Suluh Kebangsaan, Antonius Benny Susetyo atau Romo Benny, saat ditemui di Stasiun Kereta Api Jombang, Rabu (20/2/2019) petang. Bersama Mahfud MD dan sejumlah tokoh, rohaniawan asal Malang ini mengikuti Jelajah Kebangsaan dari Merak hingga Banyuwangi.

JOMBANG, KOMPAS.com - Rohaniawan Antonius Benny Susetyo atau akrab disapa Romo Benny, menilai saat ini politik di Indonesia sedang mengalami krisis etika politik.

Pernyataan itu disampaikan Romo Benny, saat ditemui Kompas.com, di sela kegiatan Dialog Kebangsaan dalam rangka kegiatan Jelajah Kebangsaan di Stasiun Kereta Api Jombang Jawa Timur, Rabu (20/2/2019) petang.

Menurut budayawan yang tergabung dalam Gerakan Suluh Kebangsaan ini, hiruk pikuk menjelang Pemilu 2019, sudah menjauh dari kultur politik bangsa Indonesia. "Yang terjadi saat ini politik tanpa sopan santun, politik tanpa keadaban," katanya.

Romo Benny menjelaskan, Indonesia sedang mengalami kemerosotan kultur dan budaya politik akibat ulah elit politik. Etika berpolitik sudah mulai ditanggalkan sehingga yang terjadi saat ini adalah politik tanpa keadaban.

Baca juga: Jubir Prabowo-Sandiaga Sebut Etika Politik Kubu Jokowi-Maruf Rendah

"Karena apa, karena elit politik menggunakan kata-kata yang tidak sewajarnya dikatakan, seperti menyebut nama binatang, membunuh karakter, kemudian menghancurkan," ujarnya.

Situasi saat ini, lanjut Romo Benny, berbanding terbalik dengan situasi menjelang kemerdekaan hingga masa-masa awal kemerdekaan Indonesia di proklamirkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Romo Benny pun mengungkit pengalaman berpolitik para tokoh pendiri Negara Indonesia. Meski kerap terjadi perdebatan antara Tan Malaka, Syahrir, Sukarno, Hatta, bahkan tokoh-tokoh besar lainnya tentang bagaimana membangun Republik Indonesia, etika dan keadaban tetap dipegang.

Para tokoh pendiri bangsa tersebut, tuturnya, memiliki pandangan yang tidak sama tentang bagaimana membangun Indonesia. "Mereka berdebat, adu konsep, saling adu gagasan. Tetapi etika politik masih dipegang," ujar Romo Benny.

Baca juga: Etika Politik Dirusak

"Tetapi pada tahap berikutnya, saat ini kita mengalami krisis. Krisis etika politik karena apa, etika politik tidak dijadikan sebuah kewajiban," sesal Rohaniawan asal Malang Jawa Timur ini.

Krisis etika politik yang dimaksud Romo Benny, saat ini sudah terasa dampaknya. Hal itu terasa dengan menguatnya politik identitas, kebohongan yang massif.

Dalam situasi ini, lanjutnya, rakyat Indonesia mengalami situasi yang tidak menyenangkan, baik secara politik maupun secara sosiologis.

Secara politik, jelas Romo Benny, terjadi pembelahan, adu domba, serta tanpa wawasan. Sedangkan secara sosiologis, masyarakat terpecah-pecah dan mudah diliputi kecurigaan.

"Kita sedang menghadapi situasi dimana masyarakat tidak mendapatkan gagasan, tidak mendapatkan sebuah program yang jelas karena perdebatannya ecek-ecek. Lebih kepada pribadi, penghancuran kepada karakter pribadi," kata Romo Benny.

Untuk mentralisir itu semua, jelasnya, diperlukan kesadaran kritis masyarakat. Baca, teliti dan fahami, menjadi kunci agar masyarakat tidak mudah dibohongi dengan isu ataupun info yang tidak jelas.

"Kalau ada pemimpin yang menyebarkan hoaks, kebohongan, benci yang muluk-muluk, berkata tidak benar, segera di delete dan tidak perlu diviralkan dan kemudian rakyat membuat perlawanan," tutup Romo Benny.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.