Ganjar: Kalau Ada Sekolah Gurunya Radikal Copot Saja

Kompas.com - 20/02/2019, 18:00 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo seusai menghadiri Dialog Kebangsaan Merawat Harmoni dan Persatuan di Stasiun Solo Balapan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (20/2/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo seusai menghadiri Dialog Kebangsaan Merawat Harmoni dan Persatuan di Stasiun Solo Balapan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (20/2/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta setiap lembaga pendidikan untuk membangun pemikiran positif kepada siswanya.

Ganjar meminta agar pihak sekolah memecat tenaga pengajar yang mengajarkan paham radikalisme kepada siswanya.

"Kalau ada sekolah gurunya radikal copot saja dan jangan kasih ruang lagi," kata Ganjar 
usai menghadiri kegiatan bertema "Dialog Kebangsaan Merawat Harmoni dan Persatuan" di Stasiun Solo Balapan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (20/2/2019).

Baca juga: Tekan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Kerahkan SKPD

Ganjar mengatakan, hal itu dilakukan agar paham radikalisme tidak berkembang di lingkungan sekolah 

Ganjar mengatakan, untuk saat ini seluruh guru yang ada di wilayah Jawa Tengah masih memegang budi pekerti saat mengajar para siswanya.

"Di Jawa Tengah relatif baik mengajarnya. Budi pekerti masih menjadi pegangan kita, mudah-mudahan ini yang bisa mengajarkan kebaikan," ungkap Ganjar.

Ganjar mengajak masyarakat untuk ikut serta membangun cara berpikir yang positif dan melakukan deradikalisasi. Hal ini penting guna menangkal munculnya paham radikalisme.

Baca juga: Ganjar Pranowo: Kalau Salah Pilih Pemimpin Bisa Gelo

"Sebenarnya sekarang yang mempengaruhi sikap, pikiran, perbuatan kita tidak melulu dari teman. Sekarang medsos berperan, teknologi berperan, dan negara juga hadir untuk mengintervensi itu, bagaimana mencegahnya," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tolak Jadi Menteri, Risma: Ada Mimpi yang Ingin Saya Buat di Surabaya

Tolak Jadi Menteri, Risma: Ada Mimpi yang Ingin Saya Buat di Surabaya

Regional
Cicilan Mobil Sang Mantan Berujung Pembunuhan...

Cicilan Mobil Sang Mantan Berujung Pembunuhan...

Regional
Kronologi Penangkapan Pelaku Dana Nasabah BNI Ambon, 2 Tersangka Keluar Rumah Saat Gempa

Kronologi Penangkapan Pelaku Dana Nasabah BNI Ambon, 2 Tersangka Keluar Rumah Saat Gempa

Regional
20 Truk Tonase Kena Tilang karena Masuk Kota di Pekanbaru

20 Truk Tonase Kena Tilang karena Masuk Kota di Pekanbaru

Regional
Penjelasan BPJS Kesehatan soal Tunggakan Rp 20 Miliar ke RSUD Ungaran

Penjelasan BPJS Kesehatan soal Tunggakan Rp 20 Miliar ke RSUD Ungaran

Regional
Jadi Calon Ibu Kota Negara, Ini Usulan Besaran UMP Kalimantan Timur 2020

Jadi Calon Ibu Kota Negara, Ini Usulan Besaran UMP Kalimantan Timur 2020

Regional
Pengamat: Menteri Agama Dijabat Purnawirawan TNI, Wajar Kiai NU Kecewa

Pengamat: Menteri Agama Dijabat Purnawirawan TNI, Wajar Kiai NU Kecewa

Regional
Duduk Perkara Kasus Penusukan Mata 12 Kucing, Pelaku Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Duduk Perkara Kasus Penusukan Mata 12 Kucing, Pelaku Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kiai Protes Jabatan Menteri Agama ke PBNU | Risma Akui Rugi Tolak Jadi Menteri

[POPULER NUSANTARA] Kiai Protes Jabatan Menteri Agama ke PBNU | Risma Akui Rugi Tolak Jadi Menteri

Regional
Pasien Demam Berdarah di Cianjur Bertambah Jadi 22 Orang

Pasien Demam Berdarah di Cianjur Bertambah Jadi 22 Orang

Regional
Puslabfor Ambil Sampel di Lokasi Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi

Puslabfor Ambil Sampel di Lokasi Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi

Regional
Ganjar Apresiasi Terpilihnya Tito Karnavian Sebagai Mendagri

Ganjar Apresiasi Terpilihnya Tito Karnavian Sebagai Mendagri

Regional
Surabaya Bakal Punya Layanan Kedokteran Nuklir, Warga Tak Perlu Terapi ke Luar Kota

Surabaya Bakal Punya Layanan Kedokteran Nuklir, Warga Tak Perlu Terapi ke Luar Kota

Regional
Pilkada Surabaya, Risma Akui Diminta Pendapat Megawati Soal Calon Wali Kota dari PDIP

Pilkada Surabaya, Risma Akui Diminta Pendapat Megawati Soal Calon Wali Kota dari PDIP

Regional
Dalam 7 Bulan, 186 Orang Meninggal karena Kecelakaan di Banyumas

Dalam 7 Bulan, 186 Orang Meninggal karena Kecelakaan di Banyumas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X