Polisi Duga Kebakaran yang Menewaskan Satu Keluarga di Sukabumi karena Aksi Bunuh Diri

Kompas.com - 20/02/2019, 14:40 WIB
Kondisi rumah yang terbakar di Kampung Sukasirna, Desa/Kecamatan Cikembar, Sukabuni, Jawa Barat, Rabu (20/2/2019) KOMPAS.com/BUDIYANTOKondisi rumah yang terbakar di Kampung Sukasirna, Desa/Kecamatan Cikembar, Sukabuni, Jawa Barat, Rabu (20/2/2019)


SUKABUMI, KOMPAS.com - Pihak kepolisian menduga kebakaran yang menewaskan satu keluarga di Kampung Sukasirna RT 003 RW 013 Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (20/2/2019) karena aksi bunuh diri.

Polisi menduga, Jamal (37), salah satu korban kejadian ini, melakukan aksi bunuh diri dengan bensin.

Hal itu berdasarkan hasil penyelidikan sementara, di mana polisi mendapatkan informasi bila korban Jamal pernah mengungkapkan niatnya akan bunuh diri kepada istrinya Iis (31), beberapa waktu sebelumnya.

Baca juga: Cerita Korban Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Satu Keluarga di Sukabumi

"Penyebabnya masih diselidiki. Namun, hasil interogasi, ada saksi yang menjelaskan bila korban J pernah SMS kepada istrinya akan bunuh diri," ungkap Kepala Unit Reskrim Polsek Cikembar, Iptu Deni Miharja, kepada wartawan, saat ditemui di Polsek Cikembar, Rabu siang.

Dia menuturkan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) juga tercium bau bensin yang berasal dari jenazah korban.

Selain itu, posisi kedua korban Jamal dengan Iis berdekatan, diduga Jamal memegang tubuh Iis sedangkan anak mereka yang ikut jadi korban berada sekitar satu meter dari keduanya.

"Diduga korban J bunuh diri dengan menyiramkan bensin dan membakarnya," tutur dia.

Saat ini, lanjut dia, ketiga jenazah sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi Cibadak. Rencananya, jenazah akan diautopsi untuk mengetahui penyebab kematian.

"Kami juga mencari barang bukti lainnya di TKP, seperti handphone untuk mengecek SMS atau kejadian sebelumnya. Namun kesulitan. Karena bangunan dan isinya semua hangus terbakar," ujar Deni.

Deni menegaskan, pihaknya baru sebatas pada dugaan bunuh diri dalam kasus ini, belum sampai pada kesimpulan. 

Baca juga: Kebakaran di Sukabumi, Satu Keluarga Tewas

Nanti hasil penyelidikan yang akan menentukan apakah kebakaran yang menewaskan tiga orang ini ada unsur kesengajaan atau faktor kelalaian.

"Hasil penyelidikan akan menyimpulkan penyebabnya. Sekarang kami masih menyelidiki," ujar Deni.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran itu menewaskan Jamal, istrinya Iis dan anak mereka PR (10). Korban selamat yakni Desi Suwangsih (29).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Regional
Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Regional
Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Regional
Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Regional
Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X