6 Fakta Aksi Vandalisme di Benteng Vredeburg, Cat Tapak yang Sulit Dibersihkan Hingga Lapor Polisi

Kompas.com - 20/02/2019, 09:36 WIB
Bagian Konservasi Museum Benteng Vredeburg, Darsono saat menunjukan relief di Monumen Serangan Umum 1 Maret  yang menjadi sasaran aksi Vandalisme KOMPAS.com / WIJAYA KUSUMABagian Konservasi Museum Benteng Vredeburg, Darsono saat menunjukan relief di Monumen Serangan Umum 1 Maret yang menjadi sasaran aksi Vandalisme

KOMPAS.com - Aksi vandalisme terjadi di kota pelajar Yogyakarta. Oknum tak bertanggung jawab mengotori relief di Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 di Kompleks Benteng Vredeburg dengan cat.

Akun Instragram resmi Museum Benteng Vredeburg mengunggah sejumlah foto terkait aksi vandalisme tersebut pada Senin (18/2/2019).

Tampak lantai di depan relief berceceran cat warna-warni. Di sejumlah relief terlihat cat bekas telapak tangan.

Berikut ini fakta-fakta aksi vandalisme yang telah dikumpulkan Kompas.com:

1. Relief Jenderal Sudirman menjadi korban vandalisme

Akun Resmi museum Benteng Vredeburg memposting aksi vandalisme di Monumen Serangan Umum 1 maret 1949KOMPAS.com / WIJAYA KUSUMA Akun Resmi museum Benteng Vredeburg memposting aksi vandalisme di Monumen Serangan Umum 1 maret 1949

Akun instagram resmi Museum Benteng Vredeburg, @ museum.benteng.vredeburg, mengunggah kondisi relief Serangan Umum 1 Maret 1949, pada Senin (18/2/2019).

Dalam unggahan tersebut tampak relief kotor dengan cat bekas telapak tangan. Lantai di depan relief juga penuh ceceran cat.

Kepala Museum Benteng Vredeburg Suharja, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya aksi vandalisme di relief Serangan Umum 1 Maret 1949.

"Pertama kali ketahuan pada Sabtu pagi tanggal 16 Februari kemarin," ujar Kepala Museum Benteng Vredeburg, Suharja saat ditemui Kompas.com, Selasa (19/2/2019).

Baca Juga: Disesalkan, Vandalisme di Relief Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta

2. Kronologi aksi vandalisme di Museum Benteng Vredeburg

Ilustrasi vandalismeTribunnews Ilustrasi vandalisme

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Elivina, 9 Tahun Jadi Guru Honorer Terima Gaji Rp 200.000 per Bulan

Kisah Elivina, 9 Tahun Jadi Guru Honorer Terima Gaji Rp 200.000 per Bulan

Regional
Makam Gus Dur Masih Tertutup untuk Peziarah

Makam Gus Dur Masih Tertutup untuk Peziarah

Regional
Temuan 28 Kasus Positif Covid-19, Pemkot Tegal Tak Terapkan PSBB

Temuan 28 Kasus Positif Covid-19, Pemkot Tegal Tak Terapkan PSBB

Regional
Pencarian Warga Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Terkendala

Pencarian Warga Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Terkendala

Regional
Kisah Nenek Uho, Sakit Sendirian, Ditemukan Pakai Sarung Bercampur Kotoran Hewan

Kisah Nenek Uho, Sakit Sendirian, Ditemukan Pakai Sarung Bercampur Kotoran Hewan

Regional
KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

Regional
Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

Regional
5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Regional
Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

Regional
Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

Regional
Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X