Ini Kisah di Balik Balita Korban Puting Beliung yang Digendong Ridwan Kamil

Kompas.com - 20/02/2019, 06:00 WIB
Pasca bencana angin puting beliung 11 Januari 2019, banyak rumah warga di Perumahan Rancaekek Permai 2, yang rusak belum diperbaiki, Selasa (19/2/2019). KOMPAS.com/AAM AMINULLAHPasca bencana angin puting beliung 11 Januari 2019, banyak rumah warga di Perumahan Rancaekek Permai 2, yang rusak belum diperbaiki, Selasa (19/2/2019).

Puting beliung sebabkan tanggul jebol

Selain merusak ratusan rumah milik warga, bencana angin puting beliung juga menyebabkan tanggul batas antara perumahan dengan pemukiman warga sekitar jebol.

Sejak saat itu, tiap hujan turun, Perumahan Rancaekek Permai 2 kerap diterjang banjir bandang.

"Puncaknya, banjir besar setinggi paha orang dewasa terjadi pada 11 Februari kemarin. Persis sebulan setelah angin puting beliung menjebol tanggul batas perum dengan lingkungan warga sekitar," terangnya.

Memang, kata Listiani, hampir tiap tahun, banjir kerap melanda Perum Rancaekek Permai 2.

Baca juga: Puluhan Rumah di Sukoharjo Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Namun, kata Listiani, pascatanggul jebol itu, banjir bandang kerap terjadi dan merendam perumahan warga, khususnya di Blok C RT 04 RW 23.

"Karena di sini saluran drainasenya enggak jalan, jadi tiap banjir lama surutnya. Apalagi kalau cuaca enggak panas. Kalau Kahatex banjir saja, karena tanggul jebol itu, semua air masuk ke perumahan kami," jelasnya.

Listiani dan warga lainnya saat KOMPAS.com tiba di lokasi, yakni Rahmat Setiawan (42) warga Blok C 17 Nomor 7, dan Ari Wibowo (32), warga Blok C10 Nomor 25 berharap pemerintah dapat meringankan beban mereka. Khususnya, untuk perbaikan rumah.

Apalagi, kata Listiani, dia punya 4 orang anak yang saat ini harus dibiayai. Khususnya ketiga orang anaknya yang masih duduk di bangku sekolah.

"Anak saya yang pertama Muhammad Agi (17) sekarang sekolah di SMK 6 Bandung. Yang kedua, Nurdiansyah (15) kelas 3 SMPN 3 Rancaekek, dan Afdal Danurwari (10) sekarang kelas 4 di SDN Ciherang masih butuh biaya sekolah. Apalagi saya masih punya si bungsu, Rafiski Haikal (5 bulan), yang viral karena digendong Pak Gubernur," keluhnya.

Listiani mengaku tidak sanggup untuk menyelesaikan membangun kembali rumahnya yang rusak parah.

"Iya sekarang juga sudah habis, enggak punya uang lagi buat bangun rumah. Selama rumah kami belum teduh lagi, mungkin sementara tetap tinggal di rumah adik ipar saya. Jadi kami sangat berharap ada bantuan dari pihak manapun, khsususnya dari pemerintah," katanya lagi.

Warga lainnya, Rahmat Setiawan mengaku hal yang sama.

Menurutnya, untuk memperbaiki rumahnya, saat ini hanya mengandalkan dana pribadi, seadanya.

"Kemarin dapat bantuan hanya Rp100.000 dan beberapa lembar asbes. Sisanya, kami sendiri yang harus keluarkan dana. Tapi tentunya, dengan berbagai kebutuhan sehari-hari lainnya tidak mencukupi," katanya.

Tentunya, kata Rahmat, bantuan dari pemerintah sangat dinantikan.

"Kami juga berharap tanggul jebol yang rusak akibat angin puting beliung bisa segera diperbaiki pemerintah. Karena, akibat tanggul jebol itu, tiap hujan, banjir datang dan hidup kami makin susah. Kami juga berharap agar pemerintah dapat memasilitasi perbaikan saluran drainase di perumahan kami ini, selama saluran drainasenya buruk seperti sekarang, air banjir saat hujan susah surut," katanya.

 

Kompas TV Sejumlah bangunan di Jember, Jawa Timur, rusak setelah diguyur hujan disertai angin kencang. Angin juga menumbangkan sejumlah pohoh, hingga menyebabkan kemacetan. Peristiwa puting beliung disertai hujan deras di Desa Ajung, Kecamatan Ajung, Jember, Jawa Timur, Sabtu (16/2) petang, menyita perhatian warga. Gudang penyimpanan dan pengeringan tembakau rusak parah. Material bangunan gudang roboh. Akibatnya, 20 ton tembakau yang masih dalam proses pengeringan, basah kehujanan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.