Kekeringan Ancam Ratusan Hektar Padi di Aceh Utara Gagal Panen

Kompas.com - 19/02/2019, 12:43 WIB
Petani memperlihatkan area sawah yang mengering di Desa Alue Buket, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (19/2/2019)KOMPAS.com/MASRIADI Petani memperlihatkan area sawah yang mengering di Desa Alue Buket, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (19/2/2019)

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Kurangnya supai air irigasi membuat ratusan hektar tanaman padi milik petani di Desa Alue Buke, Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, terancam gagal panen.

Keujruen Blang (penata pertanian) di Desa Alue Buket, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Mustafa mengatakan, kekeringan lahan telah terjadi di enam desa yaitu Desa Trieng, Alue Buket, Bintang Hu, Asan, Trieng Pantang, dan Desa Buket Hagu Gampong.

“Ratusan hektare gagal panen itu pasti sangat menyakitkan bagi kami petani. Ini salah satu mata pencaharian utama kami,” ujar Mustafa di lokasi, Selasa (19/2/2019).

Mustafa mengatakan, para petani telah melaporkan kondisi itu ke pihak kecamatan. 


“Kami sudah melaporkan kondisi kekeringan ini ke pihak kecamatan. Kami harap, irigasi bisa dibuka lagi 20 hari ke depan. Sehingga di sawah sudah cukup air sampai masa panen dua bulan ke depan,” ujar Mustafa.

Baca juga: 84 Hektar Tanaman Padi di Jombang Rusak, Petani Tak Dapat Bantuan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh Utara, Edi Anwar mengatakan, sudah ada peraturan bupati tentang pembagian suplai air irigasi di Aceh Utara.

“Jika pun masyarakat itu membutuhkan air irigasi lagi, harus dirembugkan dulu ke kecamatan. Nanti di sana dibahas bersama seterusnya ke dinas. Karena pembagian air irigasi sudah ada aturannya, itu harus kita patuhi,” sebutnya.

Baca juga: Dulunya Rawa dan Gambut, Kini 11 Hektar Lahan Desa Cendil Hasilkan Padi

Apalagi, kata Edi, saat ini Aceh Utara mengalami kemarau sehingga debit air irigasi mengecil.

“Jadi kalau ada kecamatan lain bisa kita alihkan ke Lhoksukon itu air irigasinya baru bisa kami kerjakan. Kalau tidak ada kecamatan yang bisa kita pindah, maka kami tidak bisa berbuat banyak,” ujarnya.



Terkini Lainnya

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Regional
Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Regional
Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Regional
Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Regional
Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Regional
Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Regional
Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Regional
Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik 'Jangan Bunuh Aku' kepada Pembunuhnya

Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik "Jangan Bunuh Aku" kepada Pembunuhnya

Regional
Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Regional
Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Regional
Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Regional
Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Regional
5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Regional

Close Ads X