Kompas.com - 18/02/2019, 09:45 WIB
Petugas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu sedang melakukan vaksinasi pada anjing peliharaan warga. Dok. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten DompuPetugas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu sedang melakukan vaksinasi pada anjing peliharaan warga.

MATARAM, KOMPAS.com - Guna mencegah masuknya hewan penular rabies (HPR) masuk ke Pulau Lombok, lalu lintas ternak di pelabuhan penyeberangan diperketat.

"Kondisi pulau Lombok hingga saat ini masih berstatus bebas rabies, namun peningkatan kewaspadaan terhadap penularan rabies tetap dilakukan," ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, Budi Septiani dalam rilis yang diterima Kompas.com, Minggu (17/2/2019).

Peningkatan kewaspadaan tersebut dilakukan dalam bentuk pengawasan lalu lintas ternak.

Belum lama ini pihaknya melakukan operasi gabungan antara Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan provinsi NTB, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lombok Timur, Karantina Pertanian kelas I Mataram dan kepolisian, di Pelabuhan Khayangan Lombok Timur.

Baca juga: Waspada, Ini Ciri-ciri Anjing Rabies dan Korban Gigitannya

Selain Pelabuhan Khayangan, petugas gabungan juga mengawasi lalu lintas hewan dan kontrol populasi di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.

Kegiatan ini sekaligus dijadikan ajang sosialisasi kepada masyarakat sekitar pelabuhan tentang bahaya penyakit rabies.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pencegahan penyakit rabies juga gencar dilakukan di Kota Mataram. Selain memberikan vaksinasi pada hewan penular rabies, pemda juga melakukan sosialisasi dan kontrol populasi.

Sosialisasi dilaksanakan di empat kelurahan seperti Kelurahan Mataram Barat, Kelurahan Pagutan, Kelurahan Cakra, dan Kelurahan Sapta Marga. Sementara untuk kontrol populasi, dilaksanakan di daerah lapangan Sangkareang dan Kelurahan Sapta Marga.

Dinas Pertanian melalui Bidang Peternakan melakukan observasi terhadap kasus gigitan di beberapa tempat seperti Kamasan, Mataram Barat, Karang Taliwang, Udayana, Ampenan dan Cakranegara.

"Peran serta masyarakat juga sangat dibutuhkan guna memberantas penyakit ini," terang Budi.

Baca juga: Lombok Waspada Rabies, WNA yang Digigit Anjing di Senggigi Tidak Terinfeksi

Masyarakat yang memiliki hewan peliharaan diharapkan dapat bertanggung jawab yaitu dengan mengikat hewan kesayangannya serta selalu menjaga status kesehatan hewan.

Pemerintah berharap masyarakat secara aktif melaporkan jika terjadi kasus gigitan, baik itu ke fasilitas kesehatan maupun petugas kesehatan hewan terdekat.

"Hal ini berguna agar petugas dengan segera mengambil tindakan pencegahan," tutup Budi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X