Duduk Lesehan, Sandiaga Nobar Debat Capres Bareng Warga di Bogor

Kompas.com - 17/02/2019, 21:14 WIB
Calon Wakil Presiden nomor urur 02 Sandiaga Uno saat nonton bersama (nobar) debat capres di Kelurahan Nangewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggy (17/2/2019). KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi BempahCalon Wakil Presiden nomor urur 02 Sandiaga Uno saat nonton bersama (nobar) debat capres di Kelurahan Nangewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggy (17/2/2019).


BOGOR, KOMPAS.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menghadiri nonton bersama ( nobar) di Kelurahan Nangewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (17/2/2019).

Sandiaga tiba sekitar pukul 20.30 WIB dan langsung disambut ratusan warga yang mayoritas didominasi oleh ibu-ibu.

Usai menyapa dan berfoto bersama, Sandiaga pun langsung duduk lesehan ditemani warga untuk menyaksikan jalannya debat capres melalui big screen.

Baca juga: Kata Prabowo, Pembangunan Infrastruktur Harus Libatkan Rakyat

Sandiaga menyampaikan, kedatangannya ke Bogor untuk melihat dan mendengar langsung reaksi masyarakat dalam debat capres malam ini.

"Hasil debat malam ini, apa yang disampaikan dan bagaimana caranya kita bisa langsung mendengar reaksi masyarakat untuk topik-topik yang sangat penting yaitu pangan, air," kata Sandiaga, di lokasi.

Sandiaga optimistis, debat capres malam ini dapat dikuasai karena topik yang dibahas berkaitan dengan strategi dorongan besar Prabowo-Sandiaga.

Dalam debat capres malam ini, adapun topik yang dibahas adalah Energi, Pangan, Sumber Daya Alam (SDA), Lingkungan Hidup, dan Infrastruktur.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

Regional
Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Regional
Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Regional
Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
Jateng Disebut Biang Kerok Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia, Ganjar: Saya Protes

Jateng Disebut Biang Kerok Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia, Ganjar: Saya Protes

Regional
Sempat Tertutup Longsor, Jalan Nasional di Banjarnegara Bisa Dilalui Kendaraan

Sempat Tertutup Longsor, Jalan Nasional di Banjarnegara Bisa Dilalui Kendaraan

Regional
Kasus Pernikahan Anak Tinggi Akibat Pandemi Covid-19

Kasus Pernikahan Anak Tinggi Akibat Pandemi Covid-19

Regional
Ibunda Mahfud MD Trauma Rumah Didemo, Diungsikan ke Tempat Aman

Ibunda Mahfud MD Trauma Rumah Didemo, Diungsikan ke Tempat Aman

Regional
2 Rumah Singgah Penuh, Pemkab Semarang Minta Bantuan Pemprov Jateng

2 Rumah Singgah Penuh, Pemkab Semarang Minta Bantuan Pemprov Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X