Deklarasi Pemilu Damai, Ribuan Warga "Tea Walk" di Kebun Teh Simalungun

Kompas.com - 17/02/2019, 16:39 WIB
Peserta tea walk sedang menyusuri jalan kebun teh Tobasari, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Minggu (17/2/2019). KOMPAS.com/TIGOR MUNTHEPeserta tea walk sedang menyusuri jalan kebun teh Tobasari, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Minggu (17/2/2019).

SIMALUNGUN, KOMPAS.com - Ribuan warga yang tergabung dalam karyawan, pensiunan dan keluarga PT Perkebunan Nusantara IV di Kabupaten Simalungun menggelar Tea Walk di areal perkebunan teh Tobasari, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Minggu (17/2/2019).

Salah seorang warga, Usman Chaniago (65) mengatakan, digelar PT Perkebunan Nusantara IV bersama Polda Sumut. Tea Walk dimulai sejak pagi dari depan pabrik teh Tobasari menyusuri jalan kebun sejauh sekitar 2,5 kilometer.

“Ini bagian dalam rangka deklarasi kampanye damai Polda Sumut dengan PTPN IV,” kata Chaniago ditemui di depan pabrik teh Tobasari.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Agus Andrianto didampingi Bupati Simalungun JR Saragih, Kapolres Simalungun, Kapolres Pematangsiantar, dan manajemen PT Perkebunan Nusantara IV melepas peserta tea walk.

Baca juga: Kapolda Jabar Pimpin Deklarasi Damai Pemilu di Kota Tasikmalaya

Dengan antuasias para peserta, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak berjalan di jalan kebun teh dalam suasana pagi yang cerah.

Ikut pula para personel kepolisian dari Polda Sumatera Utara, Polres Simalungun, Polres Pematangsiantar dan pejabat Pemerintah Kabupaten Simalungun.

Kegiatan tea walk berakhir di lapangan kebun sepakbola Tobasari. Di sana disiapkan panggung besar untuk pelaksanaan deklarasi kampanye damai Pemilu 2019.

Deklarasi digelar oleh Serikat Pekerja Perkebunan PT Perkebunan Nusantara IV dilakukan dengan pembacaan deklarasi, di mana seluruh pekerja perkebunan antihoaks, antiujaran kebencian dan antisara.

“Kami mendukung pemilu damai yang bermartabat, aman dan sejuk di wilayah hukum Kepolisian Daerah Sumut,” kata Wispramono, selaku Ketua Umum Serikat Pekerja Perkebunan PT Perkebunan Nusantara IV yang memandu pembacaan deklarasi.

Usai pembacaan deklarasi kampanye damai, dilanjutkan dengan pelepasan burung merpati dan balon ke udara oleh Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara IV Siwi Peni didampingi Kapolda Sumatera Utara dan Bupati Simalungun

Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara IV Siwi Peni mengapresiasi kegiatan deklarasi kampanye damai.

“PTPN IV membutuhkan dukungan Polda Sumut, agar suasana damai dan tertib tetap terjaga selama pelaksanaan Pemilu 2019,” katanya.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Agus Andriantono mengajak semua lapisan masyarakat merapatkan barisan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dari perpecahan akibat hoaks dan ujaran kebencian. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alasan Bawaslu Jember Belum Periksa 26 Penyelenggara yang Diduga Dukung Paslon Independen

Alasan Bawaslu Jember Belum Periksa 26 Penyelenggara yang Diduga Dukung Paslon Independen

Regional
Keluarga Guru SD yang Tewas dalam Ember: Kalau Bisa, Nyawa Dibayar Nyawa...

Keluarga Guru SD yang Tewas dalam Ember: Kalau Bisa, Nyawa Dibayar Nyawa...

Regional
Balita 2 Tahun, Anak Bidan di Sinjai, Terinfeksi Covid-19

Balita 2 Tahun, Anak Bidan di Sinjai, Terinfeksi Covid-19

Regional
BNPB Nilai Warga Lereng Merapi di Sleman Sudah Tangguh Bencana

BNPB Nilai Warga Lereng Merapi di Sleman Sudah Tangguh Bencana

Regional
Kesaksian Tetangga Temukan Guru SD Tewas dalam Ember: Saya Tidak Kuat Melihat Jenazahnya..

Kesaksian Tetangga Temukan Guru SD Tewas dalam Ember: Saya Tidak Kuat Melihat Jenazahnya..

Regional
Kasus Positif Corona Jabar Pecah Rekor, Bertambah 962 Orang dalam Sehari

Kasus Positif Corona Jabar Pecah Rekor, Bertambah 962 Orang dalam Sehari

Regional
Lima Burung Langka Serindit Melayu Gagal Diselundupkan ke Jakarta

Lima Burung Langka Serindit Melayu Gagal Diselundupkan ke Jakarta

Regional
Wali Kota Magelang Bertemu Ganjar Pranowo Bahas Aset Eks Mako Akabri

Wali Kota Magelang Bertemu Ganjar Pranowo Bahas Aset Eks Mako Akabri

Regional
Kisah Pilu Elisa, Ditandu untuk Berobat, Tewas Saat Jembatan yang Dilalui Putus

Kisah Pilu Elisa, Ditandu untuk Berobat, Tewas Saat Jembatan yang Dilalui Putus

Regional
Gara-gara Mandi di Depan Rumah, Gadis 16 Tahun Hampir Diperkosa Tetangga

Gara-gara Mandi di Depan Rumah, Gadis 16 Tahun Hampir Diperkosa Tetangga

Regional
Tak Punya Riwayat Penyakit Lain, Mantan Wakil Wali Kota Padang Panjang Sembuh dari Covid-19

Tak Punya Riwayat Penyakit Lain, Mantan Wakil Wali Kota Padang Panjang Sembuh dari Covid-19

Regional
Ayah Cabuli Anak Tiri Selama 6 Tahun, Pelaku Ancam Bunuh Ibu dan Adik

Ayah Cabuli Anak Tiri Selama 6 Tahun, Pelaku Ancam Bunuh Ibu dan Adik

Regional
Rampas Senpi Polisi Saat Diringkus, Maling Ini 7 Jam Dicari, Ternyata Sembunyi di Plafon Rumah

Rampas Senpi Polisi Saat Diringkus, Maling Ini 7 Jam Dicari, Ternyata Sembunyi di Plafon Rumah

Regional
Batal Maju Pilkada Batam Via Jalur Independen, Eks Staf Ahli Ahok Rian Ernest Dilirik Golkar

Batal Maju Pilkada Batam Via Jalur Independen, Eks Staf Ahli Ahok Rian Ernest Dilirik Golkar

Regional
Gara-gara Tak Tahu Jam Acara Nikah Anaknya, Ibu Ini Mengamuk, Ijab Kabul Tertunda

Gara-gara Tak Tahu Jam Acara Nikah Anaknya, Ibu Ini Mengamuk, Ijab Kabul Tertunda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X