Ketua DPW Nasdem Klaim Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Unggul Tipis di Jabar

Kompas.com - 17/02/2019, 16:11 WIB
Ketua DPW NasDem Jawa Barat Saan Mustofa saat diwawancara wartawan, Jumat (21/12/2018) di Facebook Hotel Garut Kompas.com/ARI MAULANA KARANGKetua DPW NasDem Jawa Barat Saan Mustofa saat diwawancara wartawan, Jumat (21/12/2018) di Facebook Hotel Garut

KARAWANG, KOMPAS.com - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Jawa Barat Saan Mustopa mengklaim elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 1 Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul tipis di Jabar.

"Jokowi-Ma'ruf Amin menang tipis di Jawa Barat. Ini hasil survei internal kami," kata Saan kepada Kompas.com, Minggu (17/2/2019).

Keunggulan atas pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu, kata Saan, harus dipertahankan oleh seluruh partai koalisi. Terlebih, pengalaman dari pemilu sebelumnya, Jawa Barat terbilang unik dan sulit diprediksi.

Baca juga: Sekjen PDI-P Sebut Prabowo-Sandi Kebobolan di Jabar, Gagal di Jateng

"Suara Jawa Barat sangat penting. Harus dijaga dan ditingkatkan," katanya.

Saan mengatakan, Jokowi-Ma'ruf unggul telak di wilayah Cirebon, Indramayu, Kuningan, Majalengka, Banjar dan Ciamis. Sementara di Kabupaten Subang, dan Karawang menang tipis.

Akan tetapi, kata dia, di Garut dan Tasikmalaya, pasangan Prabowo-Sandiaga Uno unggul. Demikian juga di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi.

Baca juga: TKN: Jateng Dikejar Prabowo-Sandi, Jabar Ditinggal, Ya Sudah Kami Rebut...

"Di dua wilayah (Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi ini Prabowo-Sandiaga unggul telak," katanya.

Untuk wilayah Kota/Kabupaten Bandung, Cimahi, Bandung Barat, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, dan Kota Sukabumi saat ini Nasdem terus melakukan penguatan untuk kemenangan Jokowi-Amin.

"Kita terus melakukan penyisiran dan penguatan," tambahnya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Regional
Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Regional
Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Regional
Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Regional
Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Regional
Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Regional
Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Regional
Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Regional
Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Regional
Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Regional
Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Regional
UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

Regional
Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Regional
Wali Kota Bandung Tak Lakukan 'Local Lockdown', tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Wali Kota Bandung Tak Lakukan "Local Lockdown", tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Regional
'Kami Siap Bertempur di Garda Depan, tetapi kalau Tidak Ada APD, Kami Mati'

"Kami Siap Bertempur di Garda Depan, tetapi kalau Tidak Ada APD, Kami Mati"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X