BKSDA Aceh Catat 8 Kasus Gajah Masuk ke Pemukiman di Aceh Timur

Kompas.com - 17/02/2019, 13:31 WIB
Ida, gajah jinak berjenis kelamin betina, mengalami patah tulang kaki belakang setelah diserang oleh kawanan gajah liar di CRU Peusangan, Benermeriah, Rabu (13/02/2019) malam. Dok. BKSDA Aceh Ida, gajah jinak berjenis kelamin betina, mengalami patah tulang kaki belakang setelah diserang oleh kawanan gajah liar di CRU Peusangan, Benermeriah, Rabu (13/02/2019) malam.

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh, mencatat delapan kasus konflik gajah dan manusia di Kabupaten Aceh Timur sepanjang tahun 2018. Sebagian berdampak rusaknya perkebunan dan rumah milik warga.

Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji, Minggu (17/2/2019) lewat pesan singkat menyebutkan, data tahun 2018 konflik gajah dan manusia terjadi di Kecamatan Rantau Peureulak, Banda Alam, Rantau Selamat, Bireum Bayeum, Indra Makmur, Peureulak, dan Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur.

“Kerusakannya berupa areal perkebunan sawit milik warga dan gubuk yang ada di kebun itu,” sebut Sapto.

Baca juga: Diserang Kawanan Gajah Liar, Satu Gajah Jinak di CRU Mengalami Patah Tulang

Dia menyebutkan, data tahun 2017 tercatat 13 kasus konflik gajah dan manusia. Dari sisi lokasi kejadian, sambung Sapto, cenderung pada kecamatan yang sama.

Misalnya, tahun 2018 dan 2017 juga terjadi konflik gajah dan manusia di Kecamatan Ranto Peureulak, Serbajadi, Indra Makmur dan Banda Alam.

“Lokasi mayoritas itu yang paling sering terjadi ya di Ranto Peureulak. BKSDA mengupayakan mengusir gajah liar itu ke kawasan hutan. Agar tidak merusak tanaman warga,” sebutnya.

Selain itu, upaya yang dilakukan dengan membagikan mercon pada warga. Sehingga, jika ada gajah liar, bisa diusir dengan membakar mercon agar gajah pindah ke areal hutan. Bukan ke area perkebunan warga.

“Semoga tahun ini angka konflik gajah dan manusia terus menurun,” pungkasnya.

Baca juga: 32 Ekor Gajah Liar Rusak Belasan Hektare Kebun Warga di Aceh



Terkini Lainnya

Putin Mudahkan Pengurusan Paspor Rusia untuk Separatis Ukraina

Putin Mudahkan Pengurusan Paspor Rusia untuk Separatis Ukraina

Internasional
Napi di Jayapura Kabur Gunakan Kain Sarung, 9 Ditangkap dan 1 Buron

Napi di Jayapura Kabur Gunakan Kain Sarung, 9 Ditangkap dan 1 Buron

Regional
Sosiolog hingga Ahli Bahasa Akan Bersaksi di Sidang Ratna Sarumpaet

Sosiolog hingga Ahli Bahasa Akan Bersaksi di Sidang Ratna Sarumpaet

Megapolitan
[POPULER NUSANTARA] KPK Periksa Wali Kota Tasikmalaya | Kisah Noldus, Penyandang Disabilitas Nyaleg dengan Modal Rp 10 Juta

[POPULER NUSANTARA] KPK Periksa Wali Kota Tasikmalaya | Kisah Noldus, Penyandang Disabilitas Nyaleg dengan Modal Rp 10 Juta

Regional
PDI-P Sebut Cucu Bung Karno Borong Suara di Dapil Jatim 1

PDI-P Sebut Cucu Bung Karno Borong Suara di Dapil Jatim 1

Regional
Viral, Penumpang Wanita Alami Pelecehan Seksual Saat Naik Kereta Jakarta-Surabaya

Viral, Penumpang Wanita Alami Pelecehan Seksual Saat Naik Kereta Jakarta-Surabaya

Megapolitan
Rumah Diterjang Banjir Rob, 37 Warga Karawang Mengungsi

Rumah Diterjang Banjir Rob, 37 Warga Karawang Mengungsi

Regional
Migran Balita Ditemukan Menangis Sendirian di Ladang Jagung Texas

Migran Balita Ditemukan Menangis Sendirian di Ladang Jagung Texas

Internasional
KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

Nasional
[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

Megapolitan
Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Internasional
Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Nasional
Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Megapolitan
'Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong'

"Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong"

Nasional
Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Megapolitan

Close Ads X