Lion Air JT 714 Tergelincir, Tiga Penerbangan Kena Dampak

Kompas.com - 16/02/2019, 19:13 WIB
Pesawat Lion Air di Bandara APT Pranoto Samarinda Kalimantan Timur beberapa waktu laluKOMPAS.com/ Bambang P. Jatmiko Pesawat Lion Air di Bandara APT Pranoto Samarinda Kalimantan Timur beberapa waktu lalu

JAKARTA, KOMPAS.com - Tergelincirnya pesawat Lion Air JT 714 rute Jakarta- Pontianak di Bandara Supadio Pontianak, Sabtu (16/2/2018) pukul 13.50 WIB, berdampak pada penerbangan lain. Selain landasan pacu ditutup sementara, sedikitnya tiga penerbangan juga terdampak. 

Update: Dampak Penutupan Sementara Bandara Supadio, Empat Penerbangan Lion Air Batal

Executive General Manager Bandara Supadio Jon Mukhtar Rita dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, menyebutkan ada tiga penerbangan yang terdampak, yakni NAM Air nomor penerbangan IN-156 (return to apron atau kembali ke apron), Citilink QG-415 (return to base atau kembali ke bandara asal), dan Garuda Indonesia GA-154 (return to base).

Penerbangan tersebut ditangguhkan karena landasan pacu ditutup sementara untuk evakuasi badan pesawat.

Baca juga: Pesawat Keluar Landasan Saat Mendarat di Pontianak, Ini Penjelasan Lion Air

"Kami saat ini tengah berupaya memindahkan pesawat tersebut agar landasan pacu dapat kembali malam ini digunakan untuk penerbangan dari dan ke Supadio, Pontianak," ujar Jon Mukhtar seperti dikutip dari Antara.

Pesawat Lion Air JT 714 berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan tiba di Supadio sekitar 13.50 WIB. Pesawat mengalami overrun atau tergelincir dan membuat landasan pacu tidak dapat digunakan atau dalam kondisi block runway pada pukul 15.15 WIB.

"Kami saat ini tengah berupaya memindahkan pesawat tersebut agar landasan pacu dapat kembali malam ini digunakan untuk penerbangan dari dan ke Supadio, Pontianak," ujarnya.

Baca juga: Landasan Pacu Bandara Supadio Pontianak Ditutup Sementara

Saat mendarat, cuaca di bandara dalam keadaan hujan deras. Jumlah penumpang dalam penerbangan tersebut adalah 180 penumpang dan dua bayi. Semua penumpang dalam kondisi selamat dan telah berhasil dievakuasi keluar dari pesawat ke terminal Bandara Internasional Supadio. 

Dalam keterangan tertulisnya, pihak Lion Air menjelaskan, jarak pandang saat itu dilaporkan memenuhi persyarata pendarata, walaupun terjadi hujan. Pihak Lion Air menekankan, penerbangan Lion Air JT-714 telah dipersiapkan secara baik.

Pesawat Boeing 737-800NG registrasi PK-LPS sebelum dioperasikan sudah dilaksanakan pengecekan lebih awal (pre-flight check) dan dinyatakan laik terbang (safe to flight).Seluruh penumpang dan kru sudah dievakuasi dengan dalam keadaan selamat.

"Lion Air menyampaikan permohonan maaf atas kondisi dan ketidaknyamanan yang timbul. Lion Air akan meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional Lion Air lainnya tidak terganggu," demikian pernyataan tertulis Lion Air. 

 


SumberAntara

Close Ads X