Kisah 3 Generasi Pengrajin Sadel Sepeda Ontel Asal Magetan

Kompas.com - 16/02/2019, 10:37 WIB
Pekerja di pembuatan sadel sepeda ontel milik Mbah Sumadi mengerjakan finisihing produk sadel dari kulit tersebut. KOMPAS.com/SUKOCOPekerja di pembuatan sadel sepeda ontel milik Mbah Sumadi mengerjakan finisihing produk sadel dari kulit tersebut.

Untuk mempromosikan sadel kulit miliknya, Sumardi meyakinkan para pelanggan dengan cara merendam sadel kulit hasil produksinya ke dalam air bersamaan dengan sadel produk dari kota lain.

“Yang lain 30 menit sudah nglotok, punya saya belum. Dari situ mulai kenal dengan pelanggan, mulai setor ke mereka,” ujarnya.

Kesuksesan berbuah Gazelle pertama 

Sejak memiliki pelanggan, Sumadi mulai menapaki kesukesesannya untuk memproduksi sadel sepeda ontel. Kesuskesan tersebut dibuktikan dengan memiliki sepeda ontel merek Gazelle pada thaun 1970an.

“Punya sepeda Gazelle waktu itu seperti punya motor paling top di jaman sekarang,” ujarnya sambil tertawa.

Baca juga: Bermodal Tiga Lembar Kain, Pengrajin Tapis Ini Raup Omzet Rp 40 Juta

Namun, usaha pembuatan sadel sepeda ontel milik Sumadi tak selamanya berjalan mulus. Beberapa kali usaha nya sempat berhenti berproduksi. Meski demikian, Sumadi tetap tidak meninggalkan usaha warisan keluarganya tersebut.

“Berhenti total saat dulu ada pemotongan uang Rp 1.000 menjadi Rp 1. Yang kedua berhenti saat krisis moneter. Saat itu kirim ke Solo senilai Rp 10 juta, tapi tidak dibayar karena ada kerusuhan,” katanya.

Sejak lima tahun terakhir, Sumadi di dibantu anaknya Muhammad Yassir tidak hanya membuat sadel sepeda ontel saja, tetapi mengembangkan usaha di bidang aksesoris dan pernik pernik kebutuhan sepeda ontel kuno. Langkah tersebut ternyata membawa hasil karena permintaan aksesoris sepeda semakin banyak.

“Karyawan pembuat tas ini ada empat, sehari bisa membuat 10. Ini masih kewalahan memenuhi permintaan,” ucapnya.

Meski telah berhasil mengembangkan produk aksesoris sepeda ontel, Mansyur anak ketiga Sumadi berharap ada batuan untuk kebutuhan mesin press dan mesin produksi lainnya agar usaha keluarganya bisa berkembang.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Vandalisme di Tangerang Lakukan Aksi Perusakan di 2 Mushala

Pelaku Vandalisme di Tangerang Lakukan Aksi Perusakan di 2 Mushala

Regional
Kasus Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar, 4 Saksi Dikenakan Wajib Lapor

Kasus Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar, 4 Saksi Dikenakan Wajib Lapor

Regional
Kasus Anak yang Mengaku Disiksa Pakai Tang, Ini Hasil Pemeriksaan Polisi

Kasus Anak yang Mengaku Disiksa Pakai Tang, Ini Hasil Pemeriksaan Polisi

Regional
Kota Malang Berubah Jadi Zona Oranye dari Merah, Angka Kematian Masih Tinggi

Kota Malang Berubah Jadi Zona Oranye dari Merah, Angka Kematian Masih Tinggi

Regional
Bawaslu Temukan Ribuan Pemilih Ganda di DPS Pilkada Demak

Bawaslu Temukan Ribuan Pemilih Ganda di DPS Pilkada Demak

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Pelaku Coret Dinding dan Sobek Al Quran di Mushala Tangerang

Polisi Masih Dalami Motif Pelaku Coret Dinding dan Sobek Al Quran di Mushala Tangerang

Regional
Driver Ojol Bawa Lari Tas Berisi Pistol Milik Polisi Korban Kecelakaan yang Terluka dan Tak Berdaya

Driver Ojol Bawa Lari Tas Berisi Pistol Milik Polisi Korban Kecelakaan yang Terluka dan Tak Berdaya

Regional
Acara Hiburan Pesta Pernikahan Dibubarkan oleh Polisi, Tuan Rumah Sempat Menolak

Acara Hiburan Pesta Pernikahan Dibubarkan oleh Polisi, Tuan Rumah Sempat Menolak

Regional
Terkait Dugaan Korupsi, Polisi Geledah Kantor Dinas PUPR Kalbar

Terkait Dugaan Korupsi, Polisi Geledah Kantor Dinas PUPR Kalbar

Regional
Pengiriman 301 Kilogram Ganja ke Bogor Terungkap, Begini Modus Pelaku

Pengiriman 301 Kilogram Ganja ke Bogor Terungkap, Begini Modus Pelaku

Regional
Wagub Kalbar Positif Covid-19: Kemungkinan Saya Terpapar di Lingkungan Kantor

Wagub Kalbar Positif Covid-19: Kemungkinan Saya Terpapar di Lingkungan Kantor

Regional
Dinilai Tak Sesuai Syariat Islam, Pemakaman Jenazah dengan Protokol Covid-19 Ditolak Warga

Dinilai Tak Sesuai Syariat Islam, Pemakaman Jenazah dengan Protokol Covid-19 Ditolak Warga

Regional
PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang, Ini Pertimbangannya

PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang, Ini Pertimbangannya

Regional
Tambah 16 Orang, Total 32 Tenaga Medis RSUD Soedono Madiun Positif Covid-19

Tambah 16 Orang, Total 32 Tenaga Medis RSUD Soedono Madiun Positif Covid-19

Regional
Alami Gejala Diare, Wagub Kalbar Ternyata Positif Covid-19

Alami Gejala Diare, Wagub Kalbar Ternyata Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X