Kompas.com - 15/02/2019, 19:22 WIB
Nur Wahyu, yang kisahnya viral di media sosial saat menyelamatkan tiga siswa terseret gelombang di pantai di mamuju pada Senin (11/2/2019). Dok. IstimewaNur Wahyu, yang kisahnya viral di media sosial saat menyelamatkan tiga siswa terseret gelombang di pantai di mamuju pada Senin (11/2/2019).

MAMUJU, KOMPAS.com – Nama Nur Wahyu yang familiar dipanggil Wahyu ini mendadak tenar, setelah ia nekad bertaruh nyawa demi menyelamatkan tiga siswa SMA Negeri 1 Mamuju yang nyaris tewas karena terseret ombak besar, Senin (11/2/2019) lalu.

Ketiga siswa tersebut terseret gelombang ke tengah laut di bibir Pantai Manakarra, Mamuju, saat korban tengah mandi bersama rekannya usai bermain sepak bola.

Meski bertaruh nyawa demi menyelamatkan tiga korban, Wahyu nekad menerobos gelombang tinggi hingga berhasil mengevakuasi dan menyelamatkan korban dari maut.

“Alhamdulillah, saya tak perduli bahaya gelombang tinggi waktu itu. Yang jelas saya senang dan bangga bisa menyelamatkan tiga nyawa siswa,” jelas Wahyu kepada Kompas.com saat dihubungi, Jumat sore (15/2/2019).

Warga Jalan Nelayan II Lingkungan Karema Selatan, Mamuju, ini kini tidak hanya viral di media sosial namun juga kini jadi bahan perbincangan masyarakat kota Mamuju. 

Ceritanya heroik Wahyu ini bermula ketika buruh cuci motor di kota Mamuju ini baru saja pulang kerja dan memilih duduk santai sambil menikmati udara pantai Manakarra, Mamuju, Senin petang lalu.  

Baca juga: Cerita Siswa SD Setiap Hari Lewati Jalan Berlubang Mirip Kolam di Mamuju Tengah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baru lima menit ia duduk, tiba-tiba ia dikejutkan dengan teriakan Yayan (8 tahun) yang mengabarkan jika ada 3 siswa SMA Negeri 1 Mamuju yang terseret gelombang laut. Tanpa pikir panjang Wahyu menggeber motornya menuju titik lokasi ketiga korban tenggelam, yang berjarak sekitar 300 meter dari tempatnya duduk. 

Sebelum Wahyu datang, sejumlah warga lain di sekitar lokasi sudah berkerumun di pantai. Tim penyelamat dan polisi juga ada di lokasi. Namun mereka tak bisa berbuat apa-apa karena tak ada peralatan untuk menyelamatkan korban yang tengah berjuang menyelamatkan diri setelah terseret gelombang.

Polisi sempat melarang Wahyu agar tidak nekad lompat ke laut untuk menyelamatkan korban. Saat itu, Wahyu tak berfikir risiko mempertaruhkan nyawanya sendiri. “Saya tidak peduli, saya memberanikan diri berenang untuk menyelamatkan tiga anak itu,” tutur Wahyu.

Usahanya tak bertepuk sebelah tangan. Saat ia berjuang menyelamatkan korban dengan cara menarik satu per satu korban ke bibir pantai sambil berenang, bantuan kapal nelayan milik Narmin segera tiba untuk memberi bantuan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Regional
Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.