Kompas.com - 15/02/2019, 17:14 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menjadi pembicara dalam talkshow bertajuk Penguatan Koordinasi Penegakan Hukum di DAS Citarum di Hotel El Royal, Jalan Merdeka, Jumat (15/2/2019).   Dokumentasi Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menjadi pembicara dalam talkshow bertajuk Penguatan Koordinasi Penegakan Hukum di DAS Citarum di Hotel El Royal, Jalan Merdeka, Jumat (15/2/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengkaji sejumlah sanksi untuk membuat jera pencemar sungai Citarum. Salah satunya, dengan mempublikasikan para pelaku yang kedapatan membuang sampah atau limbah ke Citarum.

Demikian dikatakan Ridwan saat hadir dalam talkshow bertajuk Penguatan Koordinasi Penegakan Hukum di DAS Citarum di Hotel El Royal, Jalan Merdeka, Jumat (15/2/2019).

Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan, sanksi sosial semacam itu relatif bisa membuat efek jera bagi para pelaku baik individu maupun industri.

"Berangkat dari pengalaman mengelola pembangunan, adakalanya hukuman sosial itu lebih bikin jera juga. Salah satu hukuman sosial adalah mempublikasikan mereka-mereka yang mencemari lingkungan," kata Emil.

Baca juga: Anggaran untuk Citarum Belum Cair, Ridwan Kamil Temui Menko Luhut

Ia menambahkan, sanksi semacam itu pernah ia terapkan sewaktu menjabat sebagai Wali Kota Bandung.

Kala itu, Emil memerintahkan jajaran kewilayahan untuk memotret dan mempublikasikan orang yang kepergok buang sampah ke sungai.

Model sanksi itu juga pernah ia terapkan dalam urusan pajak restoran. Beberapa restoran yang abai membayar pajak ditempeli stiker.

"Polanya sedang dikaji, karena pernah kami laukan di Kota Bandung. Memasangi spanduk kepada restoran yang gak bayar pajak, setelah dibegitukan bayar pajak. Tapi kalau diancam pasal malah nantang dan suka tidak taat. Ini khas Indonesia lah," paparnya.

Baca juga: Ridwan Kamil Minta Pramuka Turun Tangan Bereskan Sungai Citarum

Emil menilai sanksi tersebut sangat patut dipertimbangkan. Bahkan, ia berencana mengunggah foto pencemar Citarum lewat akun Instagram pribadinya yang kini memiliki 9,8 juta pengikut.

"Kita kaji dulu dampaknya, menurut saya patut dipertimbangkan," jelasnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.