Kompas.com - 15/02/2019, 16:45 WIB


BATAM, KOMPAS.com - HD alias LA (31), warga Tiban 3 Kelurahan Tiban Baru, Sekupang, Batam, Kepulauan Riau yang sudah lama masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus narkoba akhirnya berhasil diamankan.

HD diamankan di pinggir jalan depan KFC Tiban 3 Kelurahan Tiban Baru, Kecamatan Sekupang, Batam saat akan menunggu kurir lainnya untuk menyerahkan sabu.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga mengatakan penangkapan HD merupakan pengembangan dari pengungkapan sebelumnya yang dilakukan Ditresnarkoba Polda Kepri terhadap tersangka PZ.

PZ membawa sabu di dalam perut melalui anus dan diamankan di ruang tunggu keberangkatan Bandara Hang Nadim pada 23 Januari 2019 lalu.

"Pengembangan dan penyelidikan dari tersangka PZ diketahui bahwa sabu yang dibawa PZ di dapat dari seorang bandar sabu yang berinisial HD alias LA yang ada di Batam. Dan memerintahkan PZ untuk membawa sabu ke Lombok," kata Erlangga di Mapolda Kepri, Jumat (15/2/2019).

Baca juga: Bandar Narkoba Pemilik 3,5 Kg Sabu Divonis Bebas, Jaksa Ajukan Kasasi

Dari tangan HD, polisi berhasil menyita sabu seberat 2.021 gram atau 2 kilogram.

HD sendiri, lanjut Erlangga, memiliki peran sebagai kurir atau pengambil sabu melalui laut perbatasan Indonesia-Malaysia.

"Selain itu HD juga sebagai bandar narkoba yang memberikan perintah kepada kurir-kurir antarprovinsi," jelas Erlangga.

Hasil pendalaman terhadap HD, polisi berhasil mengungkap bahwa sabu yang ada di HD akan diberikan kepada beberapa kurir antarprovinsi, antara lain kurir narkoba Batam-Riau, Batam-Palembang, Batam-Lampung, Batam-Jakarta, dan Batam-surabaya.

"Modusnya berbeda-beda mulai dari memasukkan sabu tersebut di dalam sepatu, di dalam anus dengan menggunakan transportasi udara hingga menggunakan jalur laut dan darat," terangnya.

Atas perbuatannya ini, HD dijerat pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati.

"HD kami jerat hukuman mati, karena HD motor penggerak dari jaringan internasional yang ada di Batam," pungkasnya.

Kompas TV Artis Jupiter Fortisimo kembali ditangkap polisi karena mengonsumsi sabu. Pada Mei 2016 lalu Jupiter Fortisimo juga pernah berurusan dengan polisi karena penyalahgunaan narkoba. Artis Jupiter Fourtisimo ditangkap Personel Polda Metro Jaya di tempat indekos di kawasan Tomang, Jakarta Barat. Selain Jupiter polisi juga menangkap kurir sabu Eko Agus Iswanto. Dari tangan mereka polisi menyita 0,25 gram sabu serta alat isap sabu. Jupiter Fortisimo sebelumnya pernah ditangkap polisi karena penyalahgunaan narkoba pada 12 Mei 2016. Dia baru 8 bulan bebas yakni pada Juli 2018.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Regional
Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Regional
70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

Regional
Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Regional
Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Regional
Walkot Ridho Sebut “Fokus” Jadi Kunci Keberhasilan Program Kerja Pemkot Prabumulih

Walkot Ridho Sebut “Fokus” Jadi Kunci Keberhasilan Program Kerja Pemkot Prabumulih

Regional
Kinerja Ekonomi Jatim Triwulan II 2022 Tumbuh di Atas Rata-rata Nasional

Kinerja Ekonomi Jatim Triwulan II 2022 Tumbuh di Atas Rata-rata Nasional

Regional
Semarakkan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI, Gubernur Syamsuar Bagikan Bendera Merah Putih di Riau

Semarakkan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI, Gubernur Syamsuar Bagikan Bendera Merah Putih di Riau

Regional
Rayakan HUT Ke-828, Kabupaten Trenggalek Gelar Festival Kesenian Jaranan 2022

Rayakan HUT Ke-828, Kabupaten Trenggalek Gelar Festival Kesenian Jaranan 2022

Regional
Wujudkan Sumsel Maju untuk Semua, Pemprov Sumsel Fokus Pada 6 Prioritas Daerah

Wujudkan Sumsel Maju untuk Semua, Pemprov Sumsel Fokus Pada 6 Prioritas Daerah

Regional
Stunting di Musi Banyuasin Terus Menurun, Bupati Apriyadi Paparkan Strateginya

Stunting di Musi Banyuasin Terus Menurun, Bupati Apriyadi Paparkan Strateginya

Regional
Dukung Penurunan Stunting, Walkot Mahdi Gelar Acara “Rembuk Stunting Kota Metro 2022”

Dukung Penurunan Stunting, Walkot Mahdi Gelar Acara “Rembuk Stunting Kota Metro 2022”

Regional
Terbuka untuk Umum, Ini Rangkaian Acara Hari Jadi Ke-65 Provinsi Riau

Terbuka untuk Umum, Ini Rangkaian Acara Hari Jadi Ke-65 Provinsi Riau

Regional
Pluralisme di Sekolah Negeri di Jogjakarta

Pluralisme di Sekolah Negeri di Jogjakarta

Regional
Miliki Ribuan Spot WiFi Gratis, Madiun Dikukuhkan sebagai Desa Sensor Mandiri Pertama di Indonesia

Miliki Ribuan Spot WiFi Gratis, Madiun Dikukuhkan sebagai Desa Sensor Mandiri Pertama di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.