Laporan Ridwan Kamil Ikut Kampanye di Garut Ternyata Dicabut di Hari yang Sama

Kompas.com - 15/02/2019, 16:29 WIB
Tim Advokat Indonesia Bergerak (TAIB) melaporkan Ridwan Kamil ke Bawaslu atas dugaan kampanye di luar jadwal, di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).Kompas.com/Fitria Chusna Farisa Tim Advokat Indonesia Bergerak (TAIB) melaporkan Ridwan Kamil ke Bawaslu atas dugaan kampanye di luar jadwal, di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Jawa Barat telah menindaklanjuti laporan dugaan kampanye di luar jadwal yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu Jawa Barat Abdullah saat ditemui di kantornya, Jumat (15/2/2019).

Menurut dia, memang ada limpahan dari Bawaslu RI ke Bawaslu Provinsi Jawa Barat meski secara resmi hingga saat ini Bawaslu Jawa Barat belum menerima limpahannya.

"Bawaslu Jawa Barat telah berkoordinasi dengan Bawaslu Kabupaten Garut dan sudah ada kerja pengawasan yang dilakukan. Jadi tanpa ada limpahan kita tetap melakukan pendalaman,” kata Abdullah.

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut Pelapornya ke Bawaslu Orang Iseng

Di tempat yang sama, Yulianto, Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Jawa Barat mengatakan belum lama ini pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Bawaslu RI selaku penerima laporan.

Menurut dia, laporan tersebut ternyata telah di cabut oleh pelapor di hari yang sama pada saat laporan tersebut dibuat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Bawaslu RI bahwa betul ada yang datang melapor terkait peristiwa tersebut, melaporkan Pak Ridwan Kamil, setelah itu laporan ditarik kembali, tidak dilanjutkan dan statusnya di Bawaslu RI secara formil tidak ada,” jelasnya.

Tetap ditindaklanjuti

Meski telah dicabut, Yulianto mengatakan laporan terkait dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan Ridwan Kamil akan tetap ditindaklanjuti.

“Kita ingin lebih memastikan apakah ada fasilitas negara yang digunakan atau tidak ada aspek lain yang bisa saja melanggar,” imbuhnya.

Baca juga: Dilaporkan ke Bawaslu, Ini Tanggapan Ridwan Kamil

Menurut Yulianto, Bawaslu Jawa Barat belum bisa memberikan hasil dari pendalaman yang dilakukan dalam kasus tersebut.

“Belum bisa kami putuskan, tapi masih dalam proses pendalaman,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atas dugaan kampanye di luar jadwal.

Pelapor adalah Tim Advokat Indonesia Bergerak (TAIB). Mereka menuding Ridwan Kamil melakukan kampanye metode rapat umum yang dinilai baru boleh dilakukan 21 hari jelang masa tenang, yaitu 24 Maret-13 April 2019.

Kampanye tersebut, menurut pelapor, dilakukan saat Ridwan Kamil menghadiri peringatan hari lahir ke-93 NU dan Muslimat NU, di Lapangan Merdeka Kerkop, Kabupaten Garut, Sabtu (9/2/2019).

Baca juga: Dugaan Pelanggaran Pemilu Ridwan Kamil Kemungkinan Ditangani Bawaslu Jabar


Terkini Lainnya

Fakta Caleg PDIP Bakar Kotak Suara di Jambi, Sembunyi di Rumah Warga hingga Terancam Dipecat

Fakta Caleg PDIP Bakar Kotak Suara di Jambi, Sembunyi di Rumah Warga hingga Terancam Dipecat

Regional
KKP Tegaskan Pemanfaatan Potensi Pulau-pulau Kecil Belum Maksimal

KKP Tegaskan Pemanfaatan Potensi Pulau-pulau Kecil Belum Maksimal

Regional
Menanti Pertemuan Dua Kubu Pasca-Pilpres 2019...

Menanti Pertemuan Dua Kubu Pasca-Pilpres 2019...

Nasional
Ratna Sarumpaet: Tompi yang Sadarkan Saya untuk Berhenti Berbohong...

Ratna Sarumpaet: Tompi yang Sadarkan Saya untuk Berhenti Berbohong...

Megapolitan
Mencegah Polarisasi Politik Pasca-Pilpres 2019 Semakin Tajam

Mencegah Polarisasi Politik Pasca-Pilpres 2019 Semakin Tajam

Nasional
Sempat Ditunda, Tuntutan Kasus 'Vlog Idiot'  Ahmad Dhani Dibacakan Hari Ini

Sempat Ditunda, Tuntutan Kasus "Vlog Idiot" Ahmad Dhani Dibacakan Hari Ini

Regional
Harga Jengkol di Bekasi Tembus Rp 50.000

Harga Jengkol di Bekasi Tembus Rp 50.000

Megapolitan
KPU Rekomendasikan Pemilu Serentak Dipecah Dua, Ini Penjelasannya

KPU Rekomendasikan Pemilu Serentak Dipecah Dua, Ini Penjelasannya

Nasional
Petugas KPPS Meninggal Dunia di DIY Bertambah Jadi Lima Orang

Petugas KPPS Meninggal Dunia di DIY Bertambah Jadi Lima Orang

Regional
Ini 4 Komedian yang Sukses Melangkah dari Panggung Komedi ke Politik

Ini 4 Komedian yang Sukses Melangkah dari Panggung Komedi ke Politik

Internasional
Dalam Putusan, Hakim Ikut Pertimbangkan Jabatan Idrus Sebagai Menteri Sosial

Dalam Putusan, Hakim Ikut Pertimbangkan Jabatan Idrus Sebagai Menteri Sosial

Nasional
5 Fakta Tragedi Petugas KPPS di Pemilu 2019, Korban Meninggal 91 Orang hingga Demo Tagih Honor

5 Fakta Tragedi Petugas KPPS di Pemilu 2019, Korban Meninggal 91 Orang hingga Demo Tagih Honor

Regional
Farhat Abbas Klarifikasi Pelaporan 17 Orang Terkait Kasus Ratna Sarumpaet di Polda Metro

Farhat Abbas Klarifikasi Pelaporan 17 Orang Terkait Kasus Ratna Sarumpaet di Polda Metro

Megapolitan
Jumlah Petugas KPPS Meninggal di Sumsel Bertambah Jadi 6 Orang

Jumlah Petugas KPPS Meninggal di Sumsel Bertambah Jadi 6 Orang

Regional
Bupati Mandailing Natal Sebut Jokowi Tolak Pengunduran Dirinya

Bupati Mandailing Natal Sebut Jokowi Tolak Pengunduran Dirinya

Regional

Close Ads X