KILAS DAERAH

Viral, Jenazah Warga Luwu Utara ditandu Jalan Kaki 45 Km, Ini Tanggapan Bupati

Kompas.com - 14/02/2019, 20:28 WIB
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani ditemui wartawan usai menghadiri Rakor Pemberantasan Korupsi Terintegritas di Aula Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (14/2/19).Dok. Humas Kabupaten Luwu Utara Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani ditemui wartawan usai menghadiri Rakor Pemberantasan Korupsi Terintegritas di Aula Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (14/2/19).
 
KOMPAS.com - Jenazah seorang warga Rampi, Luwu Utara ditandu sejauh 45 kilometer dengan berjalan kaki akibat terbatasnya akses kendaraan. Informasi ini menjadi viral di media cetak maupun online, hingga mendapat tanggapan dari Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.
 
Menurut Indah, hal yang terjadi tersebut sangat memprihatinkan. Namun, realitas itu harus dihadapi dengan harapan akan ada berbagai upaya yang perlu ditindaklanjuti. 
 
Karena itu, Indah mengajak agar pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat bersinergi untuk penyelesaian masalah transportasi dan akses ini. Salah satu solusinya yakni dengan penyediaan transportasi kargo untuk mengatasi persoalan akses di Rampi.
 
“Kepada pemerintah pusat, kami sudah minta percepatan tender kargo. Kalau tender kargo ini bisa lebih cepat di akhir tahun, itu jauh lebih baik, tidak perlu lagi biaya terlalu mahal. Kemarin yang Rp 50 juta itu karena pesawat subsidi, kalau kargo pasti lebih murah,” jelas Indah usai menghadiri Rakor Pemberantasan Korupsi Terintegritas di Aula Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (14/2/2019).
 
Seperi dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Indah menjelaskan, masalah di Rampi memang perlu mendapat perhatian lebih dan dituntaskan melalui sinergi bersama.

Maka dari itu, diperlukan dukungan transportasi alternatif untuk mengatasi berbagai persoalan di Rampi. Bagi Indah, mengatasinya dengan transportasi udara adalah cara yang paling cepat. 

 
“Kami sudah minta ada penambahan slot untuk penerbangan penumpang dan kargonya juga. Kami sudah minta kepada pemerintah pusat agar dipercepat tendernya, biar lebih cepat beroperasi,” ujar bupati perempuan pertama di Sulawesi Selatan ini.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Rumah Diterjang Banjir Rob, 37 Warga Karawang Mengungsi

Rumah Diterjang Banjir Rob, 37 Warga Karawang Mengungsi

Regional
Migran Balita Ditemukan Menangis Sendirian di Ladang Jagung Texas

Migran Balita Ditemukan Menangis Sendirian di Ladang Jagung Texas

Internasional
KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

Nasional
[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

Megapolitan
Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Internasional
Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Nasional
Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Megapolitan
'Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong'

"Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong"

Nasional
Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Megapolitan
Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Internasional
Kesaksian Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi hingga ke Kaki Gunung Guntur

Kesaksian Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi hingga ke Kaki Gunung Guntur

Megapolitan
KPU: Mikir kalau Mau Bilang Curang

KPU: Mikir kalau Mau Bilang Curang

Nasional
4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

Megapolitan
[BERITA POPULER] TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Buktikan Kecurangan Kubu 02 | Sandiaga Tak Hadiri Syukuran Prabowo-Sandi

[BERITA POPULER] TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Buktikan Kecurangan Kubu 02 | Sandiaga Tak Hadiri Syukuran Prabowo-Sandi

Nasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kanada Bikin Geram Duterte| India Peringatkan Sri Lanka

[POPULER INTERNASIONAL] Kanada Bikin Geram Duterte| India Peringatkan Sri Lanka

Internasional

Close Ads X