Cerita Saksi saat Anggota Polsek Batu Ampar Tewas Tembak Kepalanya Sendiri

Kompas.com - 14/02/2019, 17:30 WIB
Ilustrasi.Thinkstock Ilustrasi.

BATAM, KOMPAS.com - Kasus bunuh diri salah satu anggota Polsek Batu Ampar berpangkat Brigadir Kepala saat ini masih didalami motifnya oleh Polda Kepulauan Riau (Kepri).

Korban diduga bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri menggunakan senjata api di Mapolsek Batu Ampar, Rabu (13/2/2019) kemarin. 

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga membenarkan terjadinya peristiwa mengenaskan tersebut di jajarannya. 

Menurut dia, pihaknya kini fokus untuk mengungkap motif dari peristiwa bunuh diri tersebut. 

"Kejadiannya siang kemarin di Mapolsek Batu Ampar. Namun sampai saat ini masih proses pengembangan," kata Erlangga usai menggelar konfrensi pers di Panbil Hotel, Kamis (14/2/2019).

Baca juga: Oknum Anggota Polsek Batu Ampar Tewas Tembak Kepalanya Sendiri

Erlangga mengaku belum bisa memastikan apakah anggota Polsek Batu Ampar tersebut murni bunuh diri atau tidak. Sebab, polisi belum memegang hasil visum jenazah korban. 

Kronologi saksi

Dia menceritakan, pihaknya telah melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi. Dari keterangan saksi, pistol yang diduga digunakan untuk bunuh diri merupakan pistol milik adik tingkat korban. 

Pada Rabu sekitar pukul 13.10 WIB korban berada di ruang Unit Reskrim. Korban kemudian meminjam senpi jenis revolver milik adik tingkatnya dengan alasan ingin mengurus pengajuan senpi dinas.

Saksi yang juga adik tingkat korban kemudian meminjamkan senpinya berikut amunisi. Diduga korban langsung menembakkan senpi tersebut di bagian kepalanya.

"Saat itulah Asep (adik tingkat korban) berteriak meminta bantuan ke personil lainnya. Namun pastinya (kasus ini) masih dalam pengembangan," jelas Erlangga.

Erlangga mengaku sangat menyayangkan atas apa yang terjadi ini dan berharap kejadian ini tidak kembali terjadi di jajaran Polda Kepri.

"Mudah-mudahan ke depan hal ini tidak lagi terjadi," terangnya.

Sebagai informasi, pelayanan Polsek Batu Ampar yang sempat ditutup saat kejadian. Namun saat ini Polsek Bau Ampar sudah kembali dibuka dan berjalan seperti biasanya.

"Sudah kembali seperti biasa, jadi yang ingin membuat SKCK sudah bisa di Polsek Batu Ampar," pungkasnya.



Close Ads X