Belajar Logat Melayu dari "Ipin Upin", Komplotan Ini Tipu Korbannya hingga Puluhan Juta

Kompas.com - 14/02/2019, 17:20 WIB
Aparat Polres Magelang Kota meringkus komplotan aksi penipuan dengan korban ibu-ibu, Kamis (14/2/2019).KOMPAS.com/IKA FITRIANA Aparat Polres Magelang Kota meringkus komplotan aksi penipuan dengan korban ibu-ibu, Kamis (14/2/2019).

MAGELANG, KOMPAS.com - Komplotan pelaku penipuan dengan modus jasa penukaran mata uang asing berhasil diringkus aparat Polres Magelang Kota, Jawa Tengah.

Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka dengan barang bukti uang hasil kejahatan senilai lebih dari Rp 52 juta.

Kepala Polres Magelang Kota AKBP Idham Mahdi menjelaskan, komplotan itu terdiri dari 4 orang, yakni Amir Hamzah alias Baba Liong (58), Siti Asiyah alias Dewi Ratnasari (52), Tetra Kusuma Sarjana alias Rehan (58), dan Zaenal Abidin (42). Seluruh tersangka berasal dari Jakarta.


Idham memaparkan, kasus ini terungkap setelah seorang korban bernama Ratna Wilis (64) warga Kampung Samban Utara, Kelurahan Gelangan, Kecamatan Magelang Tengah, melapor ke polisi karena merasa menjadi korban penipuan.

Baca juga: 11 WNA Diamankan Imigrasi Bekasi, Diduga Pelaku Penipuan Online

Sebelum kejadian, korban yang merupakan pensiunan PNS itu sedang berjalan kaki di kawasan Jalan Ikhlas Kota Magelang, Kamis (3/1/2019).

Tiba-tiba, ia berpapasan dengan tersangka Rehan yang mengaku orang Singapura dan berpura-pura sedang mencari sebuah alamat.

"Tersangka ini bertanya pada korban menggunakan bahasa atau logat melayu, pura-pura cari alamat. Tersangka juga bertanya tempat penukaran uang dollar Belarus," jelas Idham dalam gelar perkara di Mapolres Magelang Kota, Kamis (14/2/2019).

Dalam waktu bersamaan, datang tersangka lain, Zaenal yang naik mobil. Mereka kemudian bersama-sama mengajak korban naik mobil menuju bank untuk menukarkan uang dolar Belarus yang sudah tidak berlaku.

" Korban ikut ke bank, dibujuk oleh tersangka Dewi dan lainnya. Saat itu semua tersangka seolah-olah tidak kenal, berpura-pura menjadi orang baik hendak menolong," jelasnya.

Sesampainya di sebuah bank di kawasan Jalan Ikhlas, lanjut Idham, tersangka turun dan berpura-pura masuk bank untuk menukar uang. Tersangka kembali lagi membawa puluhan lembar uang pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000, yang ditunjukkan kepada korban.

"Melihat hal tersebut, rupanya korban tergiur untuk menukar uang yang diambil dari bank sebesar Rp 80 juta dengan uang dollar Belarusia. Padahal ratusan lembar uang yang ditunjukkan tersangka hanya uang mainan," kata Idham.

Idham berujar, para tersangka berhasil ditangkap di Banyuwangi, Jawa Timur. Hasil pemeriksaan sementara, komplotan ini sudah melakukan aksi yang sama di berbagai daerah, seperti Subang dan Sukabumi.

Halaman:


Terkini Lainnya

Dianggap Banyak Kecurangan, Massa Usul tes Urine untuk Komisioner KPU dan Bawaslu

Dianggap Banyak Kecurangan, Massa Usul tes Urine untuk Komisioner KPU dan Bawaslu

Regional
Asyik Ngopi di Halaman Rumah, Seorang Warga Diserang Harimau

Asyik Ngopi di Halaman Rumah, Seorang Warga Diserang Harimau

Regional
Terkait Tewasnya Anggota TNI, Polres Jayapura Kota Tetapkan Tiga Tersangka

Terkait Tewasnya Anggota TNI, Polres Jayapura Kota Tetapkan Tiga Tersangka

Regional
Selama Masa Lebaran, Peserta BPJS Kesehatan Bebas Berobat di Mana Saja

Selama Masa Lebaran, Peserta BPJS Kesehatan Bebas Berobat di Mana Saja

Regional
Di Aceh, Kereta Perintis Jadi Wisata Transportasi untuk Anak

Di Aceh, Kereta Perintis Jadi Wisata Transportasi untuk Anak

Regional
22 Titik Jalur Mudik Rawan Macet di Jatim, 6 Titik Ada di Tol

22 Titik Jalur Mudik Rawan Macet di Jatim, 6 Titik Ada di Tol

Regional
Rumah Sakit Jiwa Bengkulu Benarkan Rawat Pasien Stres karena Pemilu

Rumah Sakit Jiwa Bengkulu Benarkan Rawat Pasien Stres karena Pemilu

Regional
7 Fakta Siswa Tak Lulus Karena Kritisi Kepsek, Ingin Kuliah Hukum hingga Berpelukan dengan Kepsek

7 Fakta Siswa Tak Lulus Karena Kritisi Kepsek, Ingin Kuliah Hukum hingga Berpelukan dengan Kepsek

Regional
Begal di Jalur Mudik Aceh-Medan Libatkan Siswa SMA

Begal di Jalur Mudik Aceh-Medan Libatkan Siswa SMA

Regional
Antraks di Gunungkidul Yogyakarta Belum Menular ke Manusia

Antraks di Gunungkidul Yogyakarta Belum Menular ke Manusia

Regional
Melaut untuk Belikan Baju Lebaran Anak Istri, Nelayan Ini Hilang Terseret Gelombang

Melaut untuk Belikan Baju Lebaran Anak Istri, Nelayan Ini Hilang Terseret Gelombang

Regional
Seragam Mirip TNI Diamankan dari Lokasi Perusakan Kantor Polsek di Sampang

Seragam Mirip TNI Diamankan dari Lokasi Perusakan Kantor Polsek di Sampang

Regional
 Sebarkan Ujaran Kebencian Kepada Kepala Negara, PNS di Aceh Ditangkap

Sebarkan Ujaran Kebencian Kepada Kepala Negara, PNS di Aceh Ditangkap

Regional
Sempat Meroket, Harga Cabai Rawit di Timika Kembali Turun

Sempat Meroket, Harga Cabai Rawit di Timika Kembali Turun

Regional
Jenazah Bupati Ende Diterbangkan dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT: Bantu Orang itu Wajar

Jenazah Bupati Ende Diterbangkan dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT: Bantu Orang itu Wajar

Regional

Close Ads X