Polisi Ungkap Industri Sabu Rumahan di Bogor

Kompas.com - 14/02/2019, 15:46 WIB
Kepala Polres Bogor Ajun Komisaris Besar AM Dicky menunjukkan sabu-sabu yang diamankan di Mapolres Bogor, Kamis (14/2/2019).KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi Bempah Kepala Polres Bogor Ajun Komisaris Besar AM Dicky menunjukkan sabu-sabu yang diamankan di Mapolres Bogor, Kamis (14/2/2019).

BOGOR, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Bogor mengungkap kasus industri rumahan produksi narkotika jenis sabu di wilayah Cijeruk, Kabupaten Bogor.

Dari pengungkapan kasus itu, polisi mengamankan satu orang tersangka berinisial J berserta barang bukti sabu seberat 276,3 gram.

Kepala Polres Bogor Ajun Komisaris Besar AM Dicky mengatakan, polisi kemudian mengembangkan kasus itu untuk mengungkap jaringan industri rumahan sabu tersebut.


Hasilnya, polisi mengamankan dua tersangka lain berinisial Y dan UA. Dari keduanya, sabu seberat 1,3 kilogram disita.

"Kami kembangkan lalu kami dapat pengedarnya. Tersangka Y ditangkap di Depok, dan tersangka UA di Bojonggede. Jadi total sabu yang kami amankan ada sekitar 1,5 kilogram," ucap Dicky, di Mapolres Bogor, Kamis (14/2/2019).

Baca juga: Jupiter Baru Tempati Kos Tempat Simpan Sabu Selama Seminggu

Dicky menambahkan, selain sabu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua tabung ukur kimia, satu buah kompor listrik, satu buah hair dryer, satu botol cuka, dan tiga botol zat kimia.

Dari pengakuan tersangka, sambung Dicky, produksi sabu rumahan itu sudah berjalan selama empat bulan.

Kata Dicky, butuh waktu satu bulan bagi polisi untuk mengungkap jaringan narkoba ini.

Ketiga tersangka diancam dengan Pasal 113 (2), 114 (2), 112 (2) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 25 tahun atau maksimal hukum mati.

"Kami akan terus kembangkan dari mana asal bahan-bahan kimia yang dibuat untuk membuat sabu. Tapi yang paling penting kami sudah selamatkan 12.000 jiwa warga Bogor dari peredaran sabu ini," kata Dicky. 



Terkini Lainnya

Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas di Teras Rumah, Diduga Korban Perampokan

Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas di Teras Rumah, Diduga Korban Perampokan

Regional
Dianggap Banyak Kecurangan, Massa Usul tes Urine untuk Komisioner KPU dan Bawaslu

Dianggap Banyak Kecurangan, Massa Usul tes Urine untuk Komisioner KPU dan Bawaslu

Regional
Asyik Ngopi di Halaman Rumah, Seorang Warga Diserang Harimau

Asyik Ngopi di Halaman Rumah, Seorang Warga Diserang Harimau

Regional
Terkait Tewasnya Anggota TNI, Polres Jayapura Kota Tetapkan Tiga Tersangka

Terkait Tewasnya Anggota TNI, Polres Jayapura Kota Tetapkan Tiga Tersangka

Regional
Selama Masa Lebaran, Peserta BPJS Kesehatan Bebas Berobat di Mana Saja

Selama Masa Lebaran, Peserta BPJS Kesehatan Bebas Berobat di Mana Saja

Regional
Di Aceh, Kereta Perintis Jadi Wisata Transportasi untuk Anak

Di Aceh, Kereta Perintis Jadi Wisata Transportasi untuk Anak

Regional
22 Titik Jalur Mudik Rawan Macet di Jatim, 6 Titik Ada di Tol

22 Titik Jalur Mudik Rawan Macet di Jatim, 6 Titik Ada di Tol

Regional
Rumah Sakit Jiwa Bengkulu Benarkan Rawat Pasien Stres karena Pemilu

Rumah Sakit Jiwa Bengkulu Benarkan Rawat Pasien Stres karena Pemilu

Regional
7 Fakta Siswa Tak Lulus Karena Kritisi Kepsek, Ingin Kuliah Hukum hingga Berpelukan dengan Kepsek

7 Fakta Siswa Tak Lulus Karena Kritisi Kepsek, Ingin Kuliah Hukum hingga Berpelukan dengan Kepsek

Regional
Begal di Jalur Mudik Aceh-Medan Libatkan Siswa SMA

Begal di Jalur Mudik Aceh-Medan Libatkan Siswa SMA

Regional
Antraks di Gunungkidul Yogyakarta Belum Menular ke Manusia

Antraks di Gunungkidul Yogyakarta Belum Menular ke Manusia

Regional
Melaut untuk Belikan Baju Lebaran Anak Istri, Nelayan Ini Hilang Terseret Gelombang

Melaut untuk Belikan Baju Lebaran Anak Istri, Nelayan Ini Hilang Terseret Gelombang

Regional
Seragam Mirip TNI Diamankan dari Lokasi Perusakan Kantor Polsek di Sampang

Seragam Mirip TNI Diamankan dari Lokasi Perusakan Kantor Polsek di Sampang

Regional
 Sebarkan Ujaran Kebencian Kepada Kepala Negara, PNS di Aceh Ditangkap

Sebarkan Ujaran Kebencian Kepada Kepala Negara, PNS di Aceh Ditangkap

Regional
Sempat Meroket, Harga Cabai Rawit di Timika Kembali Turun

Sempat Meroket, Harga Cabai Rawit di Timika Kembali Turun

Regional

Close Ads X