Kompas.com - 14/02/2019, 13:23 WIB
kecelakaan bus Cemerlang yang menabrak truk pengangkut kayu di Jalan Lintas Timur Palembang ? Jambi Km 59 Desa Lubuk Karet, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, yang menyebabkan empat orang tewas. HANDOUTkecelakaan bus Cemerlang yang menabrak truk pengangkut kayu di Jalan Lintas Timur Palembang ? Jambi Km 59 Desa Lubuk Karet, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, yang menyebabkan empat orang tewas.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Korban kecelakaan bus Cemerlang yang menabrak truk pengangkut kayu di Jalan Lintas Timur Palembang – Jambi Km 59 Desa Lubuk Karet, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, bertambah satu orang.

Sebelumnya, tiga orang dinyatakan tewas dalam kejadian tersebut, yakni kernet bus Yulianto dan Jasman, serta pengemudi truk Matdin.

Zulkarnain yang merupakan pengemudi bus Cemerlang pun akhirnya meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit setempat.

"Malam kemarin sopir bus juga meninggal karena mengalami luka parah. Total korban meninggal ada empat orang," kata Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem saat dikonfirmasi melalui telepon, Kamis (14/2/2019).

Baca juga: 3 Penumpang Tewas Dalam Kecelakaan Bus di Banyuasin

Yudhi melanjutkan, saat ini para korban yang mengalami luka-luka masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para penumpang tersebut yakni M Nuh dan Anisa Mega Pratiwi, yang mengalami luka parah.

Sedangkan yang mengalami luka ringan sebanyak 10 orang yakni Eva, Ida Damayanti, Indah Sundari, Rena Oktaviana,Andri Prima, Irlan Saputra, Julia, Rafika, Adiman dan Azi Al Mukaf.

"Korban dibawa ke Puskesmas Betung dan sebagian di RSUD Banyuasin," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, kecelakaan itu terjadi diduga karena bus Cemerlang yang dikemudikan Zulkarnain hilang kendali saat melintas di lokasi kejadian.

Sehingga, mobil bus tersebut masuk ke jalur sebelah kanan. Dari arah berlawanan, mobil pengangkut kayu yang dikemudikan Matdin pun tak bisa menghentikan laju kendaraan hingga kedua mobil itu bertabrakan dan menyebabkan tiga orang tewas di tempat.

"Bus tersebut datang dari arah Palembang tujuan arah Jambi sesampainya di TKP hilang kendali, dan bus oleng lalu masuk ke jalur sebelah kanan arah Jambi. Pada saat yang bersamaan dari arah berlawanan, datang  truk yang dikemudikan oleh Matdin hingga kedua mobil langsung bertabrakan dari depan," jelas Kapolres.

Diberitakan sebelumya, satu unit mobil bus merek Cemerlang yang mengangkut penumpang mengalami insiden kecelakaan di Desa Lubuk Karet, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (13/2/2019).

Akibatnya, tiga penumpang bus tewas di tempat dan 7 lainnya mengalami luka ringan serta tiga lagi mengalami luka berat. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X