Kompas.com - 14/02/2019, 12:16 WIB
Kamera CCTV yang sudah terpasang di Simpang Sarinah Jalan MH Thamrin, untuk implementasi ETLE atau tilang elektronik. KOMPAS.com/ GHULAM M NAYAZRIKamera CCTV yang sudah terpasang di Simpang Sarinah Jalan MH Thamrin, untuk implementasi ETLE atau tilang elektronik.

KOMPAS.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Surakarta, mulai memberlakukan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) per Rabu (13/2/2019) kemarin.

Kepala Unit Regident Satlantas Polresta Surakarta, AKP Suryo Wibowo menjelaskan proses tilang yang akan diberlakukan dengan metode baru ini.

Pengendara yang tertangkap kamera pengawas melakukan pelanggaran lalu lintas, baik tidak mengenakan helm atau melanggar marka jalan, nomor kendaraan beserta pengendara akan di-capture dari rekaman CCTV yang ada.

Kemudian, para pelanggar akan dikirimkan surat konfirmasi ke alamat sesuai dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)/Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB).

Penerima diberi waktu empat hari untuk mengonfirmasi pelanggaran yang terjadi. Konfirmasi bisa disampaikan melalui telepon, surat, atau email, ke Polresta. Jika benar, maka akan dikirimkan surat tilang melalui pos.

Waktu yang sama pun diberikan untuk melakukan pembayaran denda atas tilang yang dikenakan. Pelanggar bisa membayar tilang melalui dua cara, transfer bank atau di pengadilan.

Baca juga: Polresta Surakarta Berlakukan Tilang Elektronik dan Pasang 66 CCTV

Jika tidak melakukan pembayaran, maka STNK akan diblokir. Blokir baru bisa dilepas ketika pemilik membayar denda tilang saat membayar pajak tahunan.

Pertanyaan lain kemudian muncul, bagaimana jika kendaraan sudah berpindah kepemilikan?

Dalam penjelasan proses E-Tilang, disebutkan jika kendaraan sudah berpindah kepemilikan, penerima surat konfirmasi (pemilik lama) bisa langsung melakukan pemblokiran BPKB/STNK yang mengatasnamakan dirinya di kantor Samsat.

Petugas kepolisian saat memonitor tilang elektronik melalui ruangan TMC Satlantas Polresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Rabu (13/2/2019).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Petugas kepolisian saat memonitor tilang elektronik melalui ruangan TMC Satlantas Polresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Rabu (13/2/2019).

Kasubag Humas Polresta Surakarta, AKP Yuliantara, memberikan jawaban saat dihubungi melalui WhatsApp, Kamis (14/2/2019) pagi.

"Ya kalau sudah dijual atau pindah tangan, pihak alamat bisa memberitahukan ke Satlantas, nantinya dilakukan pemblokiran," kata dia.

Meski sudah diterapkan mulai Rabu kemarin, pada tiga minggu pertama pihak kepolisian masih akan melakukan proses evaluasi terhadap metode tilang baru ini.

Di penjuru Kota Surakarta, saat ini terpasang 66 CCTV di berbagai titik pada enam jalan protocol di Kota Solo.

Jalan-jalan itu adalah Jalan Slamet Riyadi, Jalan Adi Sucipto, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Ir Sutami, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Kolonel Sutarto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X