Emil: Suka Ada yang Dilapor-Laporkan, Namanya Juga Pejabat Publik Gampang Viral

Kompas.com - 13/02/2019, 21:17 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

 

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membantah bahwa dia melanggar aturan kampanye saat menghadiri peringatan hari lahir ke-93 Nahdlatul Ulama (NU) dan Muslimat NU, di Lapangan Merdeka Kerkop, Kabupaten Garut, Sabtu (9/2/2019) lalu.

Pria yang akarab disapa Emil itu mengatakan, kegiatan yang dia lakukan telah sesuai dengan ketentuan pemilihan umum (pemilu).

"Saya ini individu yang taat aturan. Urusan dukungan juga dilakukan di akhir pekan," kata Emil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Jawa Barat, Rabu (13/2/2019).

Baca juga: Ridwan Kamil Dilaporkan ke Bawaslu atas Dugaan Kampanye di Luar Jadwal

Pernyataan Emil tersebut untuk menanggapi pelaporan dirinya yang dilakukan oleh Tim Advokat Indonesia Bergerak (TAIB) ke Badan Pengawas Pemilu.

Emil mengatakan, kegiatan tersebut bukan rapat umum, melainkan agenda internal NU.

Emil menilai pelaporan tersebut tak didasari alasan yang jelas. Meski demikian, ia mengatakan situasi itu menjadi konsekuensi sebagai pejabat publik.

"Jadi saya kira dasarnya jelas, tidak ada yang dilanggar. Bahwa suka ada yang dilapor-laporkan, namanya juga pejabat publik gampang viral. Jadi dikit-dikit jadi headline, tapi saya kan punya dasar yang jelas," ujar Emil.

Baca juga: Dugaan Pelanggaran Pemilu Ridwan Kamil Kemungkinan Ditangani Bawaslu Jabar

Tim Advokat Indonesia Bergerak (TAIB) melaporkan Ridwan Kamil ke Bawaslu.

TAIB menuding Ridwan Kamil melakukan kampanye metode rapat umum yang dinilai baru boleh dilakukan 21 hari jelang masa tenang, yaitu 24 Maret-13 April 2019.

Kampanye tersebut, menurut TAIB, dilakukan saat Ridwan Kamil menghadiri peringatan hari lahir ke-93 NU dan Muslimat NU, di Lapangan Merdeka Kerkop, Kabupaten Garut, Sabtu (9/2/2019).

Acara tersebut digelar bersamaan dengan deklarasi dukungan terhadap pasangan Jokowi-Ma'aruf Amin dari relawan Jokowi Garut (Jogar).


Terkini Lainnya

KKP Tegaskan Pemanfaatan Potensi Pulau-pulau Kecil Belum Maksimal

KKP Tegaskan Pemanfaatan Potensi Pulau-pulau Kecil Belum Maksimal

Regional
Menanti Pertemuan Dua Kubu Pasca-Pilpres 2019...

Menanti Pertemuan Dua Kubu Pasca-Pilpres 2019...

Nasional
Ratna Sarumpaet: Tompi yang Sadarkan Saya untuk Berhenti Berbohong...

Ratna Sarumpaet: Tompi yang Sadarkan Saya untuk Berhenti Berbohong...

Megapolitan
Mencegah Polarisasi Politik Pasca-Pilpres 2019 Semakin Tajam

Mencegah Polarisasi Politik Pasca-Pilpres 2019 Semakin Tajam

Nasional
Sempat Ditunda, Tuntutan Kasus 'Vlog Idiot'  Ahmad Dhani Dibacakan Hari Ini

Sempat Ditunda, Tuntutan Kasus "Vlog Idiot" Ahmad Dhani Dibacakan Hari Ini

Regional
Harga Jengkol di Bekasi Tembus Rp 50.000

Harga Jengkol di Bekasi Tembus Rp 50.000

Megapolitan
KPU Rekomendasikan Pemilu Serentak Dipecah Dua, Ini Penjelasannya

KPU Rekomendasikan Pemilu Serentak Dipecah Dua, Ini Penjelasannya

Nasional
Petugas KPPS Meninggal Dunia di DIY Bertambah Jadi Lima Orang

Petugas KPPS Meninggal Dunia di DIY Bertambah Jadi Lima Orang

Regional
Ini 4 Komedian yang Sukses Melangkah dari Panggung Komedi ke Politik

Ini 4 Komedian yang Sukses Melangkah dari Panggung Komedi ke Politik

Internasional
Dalam Putusan, Hakim Ikut Pertimbangkan Jabatan Idrus Sebagai Menteri Sosial

Dalam Putusan, Hakim Ikut Pertimbangkan Jabatan Idrus Sebagai Menteri Sosial

Nasional
5 Fakta Tragedi Petugas KPPS di Pemilu 2019, Korban Meninggal 91 Orang hingga Demo Tagih Honor

5 Fakta Tragedi Petugas KPPS di Pemilu 2019, Korban Meninggal 91 Orang hingga Demo Tagih Honor

Regional
Farhat Abbas Klarifikasi Pelaporan 17 Orang Terkait Kasus Ratna Sarumpaet di Polda Metro

Farhat Abbas Klarifikasi Pelaporan 17 Orang Terkait Kasus Ratna Sarumpaet di Polda Metro

Megapolitan
Jumlah Petugas KPPS Meninggal di Sumsel Bertambah Jadi 6 Orang

Jumlah Petugas KPPS Meninggal di Sumsel Bertambah Jadi 6 Orang

Regional
Bupati Mandailing Natal Sebut Jokowi Tolak Pengunduran Dirinya

Bupati Mandailing Natal Sebut Jokowi Tolak Pengunduran Dirinya

Regional
[UPDATE] Hasil Sementara Situng KPU di Jakarta: Jokowi-Ma'ruf Unggul 52,71 Persen

[UPDATE] Hasil Sementara Situng KPU di Jakarta: Jokowi-Ma'ruf Unggul 52,71 Persen

Megapolitan

Close Ads X