Jalan Panjang Khofifah Menuju Jatim 1

Kompas.com - 13/02/2019, 16:22 WIB
Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak saat memgikuti pelantikan di Istana Negara Jakarta, Rabu (13/2/2019).Fabian Januarius Kuwado Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak saat memgikuti pelantikan di Istana Negara Jakarta, Rabu (13/2/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Khofifah Indar Parawansa resmi dilantik menjadi Gubernur Jawa Timur (Jatim) periode 2019-2024 oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (13/2/2019) sore.

Kompas.com mencatat, setidaknya Khofifah harus bersabar selama 10 tahun untuk bisa "masuk" ke Gedung Negara Grahadi.

Khofifah sempat mencoba peruntungan menjadi gubernur Jatim melalui Pemilihan Kepala Daerah Jatim 2008. 

Saat itu Khofifah menggandeng pensiunan TNI Angkatan Darat, Brigjen TNI (Purn) Mudjiono.

Baca juga: Khofifah dan Emil Dardak Resmi Jabat Gubernur dan Wagub Jatim

Saat itu, pasangan Khofifah-Mudjiono diusung 12 partai koalisi yakni, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan ditopang sejumlah partai politik lainnya yaitu PPNUI, PNI-Marhaen, Partai Merdeka, Partai Pelopor, PIB, PNBK, PKPI, PBR, PDS, PKPB, dan Partai Patriot.

Khofifah-Mudjiono berebut suara bersama empat pasangan Cagub- Cawagub lainnya di Pilkada Jatim, yaitu Sutjipto-Ridwan Hisjam, Soenarjo-Ali Maschan Moesa, Achmady-Suhartono, dan Soekarwo - Saifullah Yusuf.

Pilkada Jatim kala itu terpaksa dilakukan dua putaran karena dari lima pasangan calon peserta pilkada, tidak ada yang memperoleh lebih dari 30 persen suara.

Pada putaran kedua, Soekarwo-Saifullah mendapat 50,2 persen suara. Pasangan Khofifah-Mudjiono memperoleh 49,8 persen suara.

Baca juga: Khofifah: Mari Kembali Kita Rajut Kebersamaan

Pihak Khofifah menggugat hasil putaran kedua tersebut dan digelarlah Pilkada Jatim putaran ketiga di Kabupaten Sampang dan Bangkalan.

Hasil akhir, pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf tetap menang dengan 50,11 persen suara, sedangkan Khofifah-Mudjiono memperoleh 49,89 persen suara.

Lima tahun setelahnya, Khofifah kembali menantang duet Soekarwo-Saifullah Yusuf dalam Pilkada Jatim 2013. Setelah gagal meraih kursi gubernur Jatim dengan menggandeng pensiunan TNI, di Pilkada 2013, Khofifah ganti memilih pendamping pensiunan Polri, yakni Irjen (Purn) Herman Sumawiredja.

Di Pilkada Jatim 2013, Khofifah nyaris tidak dapat mengikuti Pilkada setelah KPU Jawa Timur menyatakannya tidak memenuhi syarat sebagai pasangan Cagub dan Cawagub Jatim, hingga akhirnya keputusan KPU Jatim dianulir oleh KPU Pusat dan akhirnya Khofifah-Herman dapat mengikuti Pilkada Jatim dengan nomor urut 4.

Pilkada Jatim 2013 diikuti empat kontestan, selain Khofifah-Herman yang diusung PKB dan sejumlah partai nonparlemen, juga pasangan Bambang Dwi Hartono-Said Abdullah yang diusung PDIP, Eggy Sudjana-Sihat dari jalur perseorangan.

Halaman:


Terkini Lainnya

Pasca-gempa Lombok, Pelaku Wisata Pendakian Gunung Rinjani Mulai Berbenah

Pasca-gempa Lombok, Pelaku Wisata Pendakian Gunung Rinjani Mulai Berbenah

Regional
Kecelakaan Maut di Tol Cipali, 12 Tewas

Kecelakaan Maut di Tol Cipali, 12 Tewas

Regional
Petani Ini Tanam Ganja di Ladangnya Untuk Obati Diabetes

Petani Ini Tanam Ganja di Ladangnya Untuk Obati Diabetes

Regional
8 Fakta Setya Novanto Lolos dari Pengawalan, Kepergok Pelesir Bersama Istri hingga Diingatkan Tidak Aneh-Aneh

8 Fakta Setya Novanto Lolos dari Pengawalan, Kepergok Pelesir Bersama Istri hingga Diingatkan Tidak Aneh-Aneh

Regional
Antar Pacar Pulang, Pria Ini Dipanah Orang Tak Dikenal

Antar Pacar Pulang, Pria Ini Dipanah Orang Tak Dikenal

Regional
Lelaki Ini Mengaku 19 Tahun Jalan Kaki dari Aceh hingga Papua

Lelaki Ini Mengaku 19 Tahun Jalan Kaki dari Aceh hingga Papua

Regional
KM Nusa Kenari yang Tenggelam Milik Pemda Alor dan Dikelola Kelompok Nelayan

KM Nusa Kenari yang Tenggelam Milik Pemda Alor dan Dikelola Kelompok Nelayan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Identitas Perempuan yang Pelesiran Bersama Setnov | Rutan di Lhoksukon Rusuh

[POPULER NUSANTARA] Identitas Perempuan yang Pelesiran Bersama Setnov | Rutan di Lhoksukon Rusuh

Regional
Sebelum Tenggelam, KM Nusa Kenari Sempat Mati Mesin

Sebelum Tenggelam, KM Nusa Kenari Sempat Mati Mesin

Regional
Razia di Timika, 7 Warga Ditangkap karena Bawa Alat Perang Tradisional

Razia di Timika, 7 Warga Ditangkap karena Bawa Alat Perang Tradisional

Regional
Mengenal Aplikasi Rapel, Solusi Milenial Mengelola dan Membuang Sampah

Mengenal Aplikasi Rapel, Solusi Milenial Mengelola dan Membuang Sampah

Regional
Melirik Pantai Pukan, Hasil Gotong Royong Warga dengan Biaya Masuk Sukarela

Melirik Pantai Pukan, Hasil Gotong Royong Warga dengan Biaya Masuk Sukarela

Regional
Identitas 5 Penumpang Kapal KM Nusa Kenari yang Hilang Tak Diketahui

Identitas 5 Penumpang Kapal KM Nusa Kenari yang Hilang Tak Diketahui

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Timur, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Timur, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Diduga Terpeleset, Dua Balita Tewas Tenggelam di Sungai Setu

Diduga Terpeleset, Dua Balita Tewas Tenggelam di Sungai Setu

Regional

Close Ads X