Lava Gunung Karangetang Tutup Jalan, 12 Siswa Terpaksa Ditampung di Desa Kiawang

Kompas.com - 13/02/2019, 10:18 WIB
Para warga di shelter pengungsian di Desa Paseng, Senin (11/2/2019). Dokumen Basarnas ManadoPara warga di shelter pengungsian di Desa Paseng, Senin (11/2/2019).

MANADO, KOMPAS.com - Guguran lava Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, menutup akses jalan penghubung Desa Batubulan-Kiawang.

Sebanyak 12 siswa SMP dari Desa Batubulan terpaksa ditampung di dekat sekolah yang ada di Desa Kiawang, karena tidak bisa melintas.

"Ada anak-anak sekolah dari Batubulan sementara ditampung di dekat sekolah di Desa Kiawang. Ada 12 orang siswa," kata Kepala Pelaksana BPBD Sitaro, Bob Wuaten, saat dihubungi Kompas.com, via telepon, Selasa (12/2/2019).

Baca juga: 5 Fakta di Balik Erupsi Gunung Karangetang, Ancaman Awan Panas dan Waspada Aliran Lava

Bob menuturkan, saat ini, akses Jalan Desa Batubulan-Kiawang tertutup guguran lava.

"Sebelumnya, para siswa hanya bisa jalang kaki ke sekolah SMP di Desa Kiawang, namun saat ini harus melewat laut. Tansportasi laut sangat berbahaya," ujar dia.

Terkait hal ini, lanjut dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan. "Dinas Pendidikan sudah memfasilitasi. Tinggal BPBD yang backup," sebut Bob.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Karangetang, Aditya Gurasali mengatakan, tingkat aktivitas Gunung Karangetang masih level III atau siaga.

"Pada pukul 12.00-18.00 Wita, secara visual, gunung kabut 0-II hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati," kata Aditya, seperti dikutip dari rilis tertulis.

Oleh karena itu, pihaknya merekomendasikan warga dan pengunjung atau wisatawan agar tidak mendekat, melakukan pendakian, dan beraktivitas di dalam zona bahaya yaitu radius 2,5 kilometer dari puncak kawah dua (kawah utara) dan kawah utama (selatan), serta area perluasan sektoral dari kawah dua ke arah barat-barat laut sejauh 3 kilometer, dan ke arah barat laut-utara sejauh 4 kilometer.

Baca juga: Status Tanggap Darurat Gunung Karangetang Bakal Diperpanjang 7 Hari

Kemudian, warga di sekitar Gunung Karangetang yang berada di area barat laut-utara dari kawah dua, di antaranya Kampung Niambangeng, Beba, dan Batubulan, agar dievakuasi ke tempat yang aman dari ancaman guguran lava atau awan panas guguran Gunung Karangetang, yaitu di luar zona bahaya tersebut.

Selanjutnya, warga di sekitar Gunung Karangetang dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

Selain itu, warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang, agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

Regional
Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid, Kepala Desa Ini Dikeroyok

Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid, Kepala Desa Ini Dikeroyok

Regional
Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Regional
Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker

Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
3 Orang Ini Sembunyi Dalam Terpal di Mobil Pikap untuk Kelabui Petugas Cek Poin di Malang

3 Orang Ini Sembunyi Dalam Terpal di Mobil Pikap untuk Kelabui Petugas Cek Poin di Malang

Regional
Kapolda Jabar Mutasi Polisi Ngamuk karena Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Kapolda Jabar Mutasi Polisi Ngamuk karena Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
Gubernur Maluku ke Tenaga Medis: Kalian adalah Pahlawan...

Gubernur Maluku ke Tenaga Medis: Kalian adalah Pahlawan...

Regional
Rusli Habibie Minta Gubernur Maluku Utara Bantu Warga Gorontalo Terkatung-katung di Ternate

Rusli Habibie Minta Gubernur Maluku Utara Bantu Warga Gorontalo Terkatung-katung di Ternate

Regional
Polisi Naik Fortuner Adu Mulut dengan Anggota Satlantas, Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Polisi Naik Fortuner Adu Mulut dengan Anggota Satlantas, Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
Pantai Pasir Padi Babel Ditutup, Pengunjung Diminta Pulang

Pantai Pasir Padi Babel Ditutup, Pengunjung Diminta Pulang

Regional
Naik Fortuner, Oknum Polisi Ini Marah Saat Ditegur Tak Pakai Masker, Kapolda Jabar: Jangan Arogan

Naik Fortuner, Oknum Polisi Ini Marah Saat Ditegur Tak Pakai Masker, Kapolda Jabar: Jangan Arogan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X