Hiu Paus Mati Terdampar di Laut Palabuhanratu Sukabumi

Kompas.com - 13/02/2019, 08:29 WIB
Hiu Paus Gorontalo - Satu dari sekumpulan hiu paus (Rhincodon typus) muncul di perairan dekat pantai desa Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Rabu (13/4/2016). Kemunculan fauna dilindungi sejak dua pekan terakhir ini menimbulkan euforia wisatawan massal. Perlu pengaturan agar ekowisata tak menyakiti hiu maupun membahayakan pengunjung. KOMPAS/ICHWAN SUSANTOHiu Paus Gorontalo - Satu dari sekumpulan hiu paus (Rhincodon typus) muncul di perairan dekat pantai desa Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Rabu (13/4/2016). Kemunculan fauna dilindungi sejak dua pekan terakhir ini menimbulkan euforia wisatawan massal. Perlu pengaturan agar ekowisata tak menyakiti hiu maupun membahayakan pengunjung.

SUKABUMI, KOMPAS.com - Nelayan dan warga dikejutkan dengan adanya hiu paus (Rhincodon typus) yang terdampar di Dermaga II Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu (PPNP), Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Sebelum ditemukan terdampar, saya yang merupakan nelayan kerap berpapasan di laut, namun tidak mengganggu nelayan yang tengah melakukan mencari ikan. Tapi, kami menemukan hiu tersebut sudah terdampar di dermaga," kata seorang nelayan yang pertama kali menemukan Hiu Paus tersebut kepada wartawan, di Palabuhanratu, seperti dilansir dari Antara, Selasa (12/2/2019).

Baca juga: Seekor Hiu Paus Sering Muncul di Perairan Teluk Jakarta


Informasi yang dihimpun, ikan pemakan plankton dengan corak bintik-bintik putih pada punggungnya ini kira-kira berat badannya mencapai 300 kilogram dengan panjang sekitar dua meter.

Warga dan nelayan yang melihat adanya ikan yang sudah langka tersebut langsung melaporkannya kepada pihak Satpolair Polres Sukabumi, untuk dilakukan evakuasi. Namun sayang, hiu paus tersebut sudah dalam keadaan mati.

Sementara, Kepala Jaga Satpolair Polres Sukabumi Aipda Sutiadji membenarkan adanya temuan hius paus tersebut dan pihaknya sudah mendapatkan laporan dari warga. Petugas yang menerima laporan itu langsung ke lokasi untuk melihat kondisinya.

Baca juga: Serunya Bermain dengan Keramahan Hiu Paus di Gorontalo

"Saat akan dievakuasi hiu paus itu sudah dalam keadaan mati. Namun, bangkainya belum dievakuasi karena masih berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut dari intansi yang berkompeten karena status ikan ini dilindungi sesuai Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18 Tahun 2013," tambah dia.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Regional
Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Regional
TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Regional
Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Regional
Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X