Bangun RPTRA di Gianyar, BPJS Ketenagakerjaan Ikut Bangun Perekonomian

Kompas.com - 13/02/2019, 06:00 WIB
Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto meletakan batu pertama Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Gedung Olahraga (GOR) Kebo Iwa, Gianyar, Bali, Selasa (12/2/2019).KOMPAS.com/Mikhael Gewati Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto meletakan batu pertama Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Gedung Olahraga (GOR) Kebo Iwa, Gianyar, Bali, Selasa (12/2/2019).

GIANYAR, KOMPAS.com - Direktur Utama (Dirut) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Agus Susanto menyatakan, berdasarkan undang-undang kehadiran badan yang dipimpinnya tidak hanya memberikan perlindungan atau jaminan sosial kepada tenaga kerja.

Kata dia, BPJS ketenagakerjaan dalam pengelolaannya juga mempunyai visi untuk membangun perekonomian bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu upaya dalam mewujudkan itu adalah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar, Bali membangun Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Gedung Olahraga (GOR) Kebo Iwa, Gianyar, Bali, Selasa (12/2/2019),

"Dalam kerja sama ini Pemkab Gianyar menyediakan lahan, sementara kami menyediakan dana untuk pembangunan yang totalnya kurang lebih Rp 6 miliar," ucap Agus.

Adapun terkait sumber dana pembangunan, ia menjelaskan bahwa itu bersumber dari anggaran Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) BPJS Ketenagakerjaan. Agus menjelaskan dana TJSL sendiri berasal dari penghematan atau efisiensi operasional BPJS Ketenagakerjaan.

"Kalau di perusahaan swasta atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ada yang namanya kegiatan Corporate Social Reponsibility (CSR). Di kami karena lembaga non profit maka CSR tidak ada. Namun kami ada TJSL yang mirip dengan CSR," kata Agus.

Lebih lanjut, Dirut BPJS Ketenagakerjaan itu berharap, ruang terbuka di Gianyar tersebut dapat dijadikan sebagai sarana warga setempat. Mulai dari tempat olahraga, rekreasi, pendidikan dan juga sarana memperkuat kohesi antar masyarakat untuk berinteraksi sosial.

"Tentunya ruang terbuka ini menjadi live balance para pekerja di Kabupaten Gianyar. Jadi mereka tidak melulu bekerja cari uang, tetapi life balance-nya juga harus dijaga," ucap Agus.

Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gede Mayun (kiri) sedang menerima penghargaan dari Dirut BPJS Ketenagakerjaan.KOMPAS.com/Mikhael Gewati Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gede Mayun (kiri) sedang menerima penghargaan dari Dirut BPJS Ketenagakerjaan.
Sementara itu, Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gede Mayun yang hadir dalam peletakan batu pembangunan RPTRA itu mengatakan, sangat mendukung langkah BPJS Ketenagakerjaan membangun ruang terbuka hijau.

Ini sebab keberadaan RPTRA nantinya dapat memberikan dampak positif bagi Pemkab dan warga setempat. Mulai dari mendukung usaha Kabupaten Gianyar menjadi kabupaten layak anak, dan tempat untuk mendapatkan informasi yang benar.

"Ruang terbuka hijau pun bisa menjadi tempat anak-anak untuk meluangkan waktu mengasah kreatifikasi anak-anak warga," kata Anak Agung Gede Manyun, Selasa (12/2/2019).

Perlu diketahui dari total luas lahan GOR Kebo Iwa, yakni 27.000 meter persegi, yang dibangun RPTRA seluas 13.170 meter persegi. Berbagai fasilitas olahraga, seperti jogging track, lapangan tennis, basket, wall climbing dan skate park akan tersedia di ruang terbuka hijau Gianyar.

Tak ketinggalan di sana akan pula dilengkapi jalur refleksi, food court, area bermain anak, amphiteather dan pura.

Selain membangun RPTRA di Gianyar Bali, BPJS Ketenagakerjaan saat ini pun sedang membangun ruang terbuka hijau di Makassar, Sulawesi Selatan. Letaknya ada persis di Pantai Losari.

"Di sana kami ikut mempercantik ruang terbuka hijau untuk menarik wisatawan lokal dan internasional," ucap Agus.



Terkini Lainnya

Sutrisno, Penjual Mi Lidi Berdasi yang Sukses Curi Perhatian Pembeli

Sutrisno, Penjual Mi Lidi Berdasi yang Sukses Curi Perhatian Pembeli

Regional
Namanya Disebut-sebut Saksi 02 dalam Sidang MK, Ini Kata Moeldoko

Namanya Disebut-sebut Saksi 02 dalam Sidang MK, Ini Kata Moeldoko

Regional
Tukang Pijat Dibunuh Pelanggannya karena Terlalu Keras Memijat

Tukang Pijat Dibunuh Pelanggannya karena Terlalu Keras Memijat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sikap Jokowi Hadapi Tuduhan Prabowo-Sandi di Sidang MK | Sistem Zonasi PPDB Tuai Masalah

[POPULER NUSANTARA] Sikap Jokowi Hadapi Tuduhan Prabowo-Sandi di Sidang MK | Sistem Zonasi PPDB Tuai Masalah

Regional
Panglima TNI Minta Penangguhan Penahanan untuk Mantan Danjen Kopassus

Panglima TNI Minta Penangguhan Penahanan untuk Mantan Danjen Kopassus

Regional
Bupati Konawe Utara Menangis Saat Pemaparan Kondisi Banjir di Hadapan Menteri PUPR

Bupati Konawe Utara Menangis Saat Pemaparan Kondisi Banjir di Hadapan Menteri PUPR

Regional
33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

Regional
Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Regional
Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Regional
Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali 'Warning' untuk Transportasi Laut

Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali "Warning" untuk Transportasi Laut

Regional
Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Regional
Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Regional
Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Regional
Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Regional
Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Regional

Close Ads X