Ikut Deklarasi Jokowi-Ma'ruf, Bawaslu Panggil Wakil Wali Kota Semarang

Kompas.com - 12/02/2019, 19:04 WIB
Pemkot Semarang menerima penghargaan dari Tempo Group dalam gelaran Indonesias Attractiveness Award 2017 yang diwakili Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryati Rahayu, Jumat (29/9/2017) Pemkot Semarang menerima penghargaan dari Tempo Group dalam gelaran Indonesias Attractiveness Award 2017 yang diwakili Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryati Rahayu, Jumat (29/9/2017)

SEMARANG, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang, Jawa Tengah memanggil Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryati Rahayu terkait keikutsertaan dalam deklarasi mendukung pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Solo, Jawa Tengah, Januari lalu.

Hevearita diperiksa di kantor Bawaslu Semarang pada Senin (11/2/2019) kemarin.

Ketua Bawaslu Semarang Muhammad Amin, mengatakan, pemanggilan Hevearita dilakukan karena Hevearita ikut serta saat deklarasi yang diikuti 31 kepala daerah di Jawa Tengah.

Pemeriksaan didasarkan atas perintah dari Bawaslu Jawa Tengah dengan nomor 184/Bawaslu Prov.JT/HK.00/II/2019.

"Tugas kami hanya melakukan klarifikasi. Berita acara klarifikasi dan bukti-bukti lain yang mendukung akan segera kita kirimkan ke Bawaslu Provinsi," kata Amin melalui siaran tertulisnya, Selasa (12/2/2019),

Baca juga: Kepala Daerah Jawa Tengah Deklarasi Dukungan untuk Jokowi-Maruf, Ini Kata Sandiaga

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kota Semarang Naya Amin Zaini mengatakan, Hevearita memenuhi panggilan Bawaslu untuk melakukan klarifikasi.

Naya mengatakan, Heverita mengakui menghadiri acara itu atas undangan kader PDI-P yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Baca juga: Ganjar Nilai Deklarasi 31 Kepala Daerah untuk Jokowi-Maruf Tak Melanggar, Ini 2 Alasannya

Dalam kesempatan itu, Hevearita dicecar 24 pertanyaan.

Naya mengatakan, proses penanganan lebih lanjut diserahkan ke Bawaslu Jawa Tengah.

"Berdasar hasil klarifikasi, acara itu bertujuan untuk deklarasi pemilu damai dengan menjunjung etika dan peraturan hukum dan memenangkan paslon 01 selaku petugas partai," ujar Naya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

Regional
Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Regional
Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Regional
Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Regional
Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Regional
Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Regional
Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Regional
19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

Regional
Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Regional
Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Regional
Disdik: Tasikmalaya Masih Zona Biru Jadi Belum Ada Belajar Tatap Muka, Masuk untuk Daftar Ulang Saja....

Disdik: Tasikmalaya Masih Zona Biru Jadi Belum Ada Belajar Tatap Muka, Masuk untuk Daftar Ulang Saja....

Regional
21 Staf Puskesmas Banyu Urip Surabaya Terjangkit Corona, 2 di Antaranya Bidan Hamil

21 Staf Puskesmas Banyu Urip Surabaya Terjangkit Corona, 2 di Antaranya Bidan Hamil

Regional
Para Guru Belum Tes Swab, 2 Sekolah di Sawahlunto Belum Boleh Dibuka

Para Guru Belum Tes Swab, 2 Sekolah di Sawahlunto Belum Boleh Dibuka

Regional
Ini Alasan Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Ini Alasan Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X