Gali Fondasi Rumah, Warga Temukan Logam Bertuliskan "Gold 24 K" Bergambar Soekarno

Kompas.com - 12/02/2019, 18:13 WIB
Emas bergambar Presiden Soekarno yang ditemukan di Desa Sukarame, Kecamatan Lintang, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan. HANDOUTEmas bergambar Presiden Soekarno yang ditemukan di Desa Sukarame, Kecamatan Lintang, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Warga Desa Sukarame, Kecamatan Lintang, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan menemukan dua logam berwarna emas bergambar Presiden Soekarno saat sedang menggali fondasi rumah.

Kepala Desa Sukarame Rosihan mengatakan, penemuan itu berlangsung pada Kamis (7/2/2019) lalu. Awalnya seorang warga berinisial SA (36) sedang menggali tanah untuk membuat fondasi rumah bersama keluarganya.

Namun, saat penggalian dilakukan, cangkul yang digunakannya terkena benda keras yang dikira adalah batu. Saat digali lebih dalam, SA menemukan satu batang logam berwarna emas bergambar Soekarno dan sebilah keris berbentuk naga dengan warna yang sama.

"Rumah SA itu terbakar, dia sama keluarganya bermaksud mau bangun lagi. Tapi saat gali fondasi, menemukan benda itu (diduga emas)," kata Rosihan saat dihubungi, Selasa (12/2/2019).

Baca juga: Tunawisma Kembalikan Emas Bernilai Rp 180 Juta ke Pemiliknya

Logam diduga emas itu selain bergambar Soekarno, juga tertulis "Gold 24 K" serta tertulis tahun 1818. Belum dipastikan kebenaran apakah benda tersebut memiliki kandungan emas.

SA bersama keluarganya telah menyimpan logam tersebut.

"Saya juga tidak bisa memastikan itu asli apa palsu, karena memang harus dipastikan dulu apa ada kandungan emasnya. Ya sekarang emasnya masih disimpan mereka karena itu kan ditemukan di rumah mereka," ujarnya.

 

Emas berbentuk naga yang ditemukan warga di Desa Sukarame, Kecamatan Lintang, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.HANDOUT Emas berbentuk naga yang ditemukan warga di Desa Sukarame, Kecamatan Lintang, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.

Peneliti dari Balai Arkeologi Sumatera Selatan Retno Purwanti mengatakan, pihaknya belum mendapat laporan terkait penemuan logam yang diduga emas bergambar Soekarno tersebut.

Retno mengatakan, temuan logam yang diduga emas itu sulit dibuktikan usianya. Namun, kadar keaslian emas bisa diperiksa. 

"Itu bukan barang purbakala, jadi kalau keaslian kadarnya bisa dicek di Pegadaian. Soal tahun berapa pembuatan itu sulit untuk diteliti karena siapapun bisa membuat emas bergambar Soekarno," kata Retno saat dihubungi Kompas.com.

Baca juga: Raib Dicuri, Mahkota Emas Kerajaan Swedia Ditemukan di Tempat Sampah

Retno mengatakan, logam berwarna emas bergambar Soekarno di Sumatera Selatan bukan pertama kalinya ditemukan. Sejumlah warga pernah menemukan logam berbentuk emas bergambar Presiden RI pertama tersebut di wilayah lain seperti di Kota Palembang, Kabupaten Musi Banyuasin dan kawasan Air Sugihan.

"Memang sudah sering, ini bukan kejadian yang luar biasa. Kalau emas batangan seperti itu juga perlu diragukan, harus dicek dulu apakah benar kadar emasnya ada atau tidak," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X