Tipu Investor Hingga Rp 410 Juta, Nelayan di Labuan Bajo Diringkus

Kompas.com - 12/02/2019, 15:36 WIB
Ilustrasi.Shutterstock Ilustrasi.

KUPANG, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), menangkap seorang nelayan berinisial SEW (37), Selasa (12/2/2019).

Kapolres Manggarai Barat AKBP Julisa Kusumowardono mengatakan, SEW ditangkap karena terlibat penipuan jual beli tanah di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

"Pada saat transaksi jual beli tanah dan bertemu polisi, pelaku SEW mengaku sebagai wartawan. Saat kita periksa, ternyata dia bukan wartawan," ucap Julisa saat dihubungi Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Polisi Bongkar Penipuan Bermodus Penukaran Valas di Tangsel

Kasus tersebut bermula ketika SEW menawarkan sebidang tanah di lokasi sekitar Labuan Bajo kepada seorang investor seharga Rp 650 juta.

Setelah beberapa kali bertemu dan melihat lokasi, investor itu pun tertarik, sehingga membuat kesepakatan dengan SEW di sebuah hotel di sekitar Labuan Bajo.

Julisa mengatakan, pihak investor memberikan uang muka melalui transfer ke rekening SEW secara bertahap yang jumlahnya mencapai Rp 410 juta.

Pihak investor kemudian melakukan pengecekan terhadap kepemilikam tanah tersebut. Saat diperiksa, tanah di lokasi tersebut merupakan milik orang lain dan sudah bersertifikat. 

Baca juga: Begini Modus Penipuan Suami Istri Pemilik Money Changer Abal-abal

Merasa ditipu, investor tersebut kemudian melapor ke Polres Manggarai Barat. Setelah menerima laporan, polisi melakukan pengejaran dan menangkap SEW di sekitar Labuan Bajo.

Julisa mengatakan, hingga saat ini SEW sedang diperiksa petugas.

"Pelaku (diancam) diterapkan Pasal 378 KUHP tentang penipuan," ujar Julisa.


Terkini Lainnya

Iran Luncurkan Latihan Angkatan Laut di Rute Pelayaran Global

Iran Luncurkan Latihan Angkatan Laut di Rute Pelayaran Global

Internasional
Gubernur Sulut Beberkan Pencapaian 10 Program Prioritasnya

Gubernur Sulut Beberkan Pencapaian 10 Program Prioritasnya

Regional
Dua Perempuan Saudi Mengaku Kabur dan Dicegat di Bandara Hong Kong

Dua Perempuan Saudi Mengaku Kabur dan Dicegat di Bandara Hong Kong

Internasional
Anggota DPRD Buru Selatan Sengaja Menghilang karena Kecewa Dipecat

Anggota DPRD Buru Selatan Sengaja Menghilang karena Kecewa Dipecat

Megapolitan
Pejabat  yang Tembak Bocah 8 Tahun di Ambon Resmi Jadi Tersangka

Pejabat yang Tembak Bocah 8 Tahun di Ambon Resmi Jadi Tersangka

Regional
Setelah Serang Prabowo soal Penguasaan Lahan, Jokowi Juga Harus Terbuka

Setelah Serang Prabowo soal Penguasaan Lahan, Jokowi Juga Harus Terbuka

Nasional
Soal Senam di Sajadah, Bawaslu Jakbar Sebut Keterangan Saksi Beda dengan yang Viral di Medsos

Soal Senam di Sajadah, Bawaslu Jakbar Sebut Keterangan Saksi Beda dengan yang Viral di Medsos

Megapolitan
Memohon Agar Ambulans Dapat Lewat, Seorang Ibu di China Bersujud di Tengah Jalan

Memohon Agar Ambulans Dapat Lewat, Seorang Ibu di China Bersujud di Tengah Jalan

Internasional
Kabut Asap di Bengkalis, Warga Terserang Penyakit Batuk hingga Sesak Napas

Kabut Asap di Bengkalis, Warga Terserang Penyakit Batuk hingga Sesak Napas

Regional
Cuaca Buruk, KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Gangguan Sinyal

Cuaca Buruk, KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Gangguan Sinyal

Megapolitan
Sejumlah Tips Hadapi Banjir

Sejumlah Tips Hadapi Banjir

Megapolitan
Tipu 96.000 Jemaah Umrah, Istri Bos Abu Tours Divonis 19 Tahun Penjara

Tipu 96.000 Jemaah Umrah, Istri Bos Abu Tours Divonis 19 Tahun Penjara

Regional
Wapres Kalla Minta Para Gubernur Perbanyak Industri di Daerah

Wapres Kalla Minta Para Gubernur Perbanyak Industri di Daerah

Nasional
Diiringi Tangis Pilu, Puluhan Mahasiswa dan Masyarakat Tolak PLTU

Diiringi Tangis Pilu, Puluhan Mahasiswa dan Masyarakat Tolak PLTU

Regional
Disangka Penyelundup Manusia, Pembuat Film asal Jerman Dihajar Warga Rohingya

Disangka Penyelundup Manusia, Pembuat Film asal Jerman Dihajar Warga Rohingya

Internasional

Close Ads X