Korban Meninggal akibat Gigitan Anjing Gila di Dompu Bertambah Jadi 6 Orang

Kompas.com - 12/02/2019, 13:03 WIB
Tim Eliminasi saat memberikan vaksinasi terhadap anjing peliharaan warga di Dompu, Selasa (12/2/2019). KOMPAS.com/SYARIFUDIN Tim Eliminasi saat memberikan vaksinasi terhadap anjing peliharaan warga di Dompu, Selasa (12/2/2019).

DOMPU, KOMPAS.com - Jumlah korban meninggal dunia akibat gigitan anjing gila di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), bertambah jadi enam orang.

Sementara warga lainya yang digigit terus bertambah. Hingga Selasa (12/2/2019), total korban serangan anjing gila di wilayah itu sudah mencapai 619 orang.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Zaenal Arifin

"Data sampai saat ini total korban gigitan anjing sudah 619 orang. Angka kematian jadi enam orang, lima orang di Kecamatan Kempo dan satu orang di Banggo Menggelewa. Korban itu semuanya kasus gigitan lama," kata Zaenal.

Baca juga: Kasus Gigitan Anjing Meningkat, 489 Warga Dompu Jadi Korban

Ia mengatakan, kasus serangan anjing liar sudah merebak hingga ke wilayah perkotaan, seperti di Matua.

Di daerah itu, seorang kusir benhur dinyatakan terluka setelah diserang anjing. Sementara di dua desa lainnya, kejadiannya bersamaan dengan lima orang sekaligus.

Menyikapi banyaknya jatuh korban dari serangan ajing-anjing tersebut, Pemda Dompu mengambil langkah serius dengan melakukan eliminasi.

Bahkan guna memutuskan rantai ini, warga juga dilibatkan untuk membasmi anjing-anjing yang diduga menyebarkan virus rabies.

Baca juga: Korban Serangan Anjing Gila di Dompu Bertambah Jadi 275 Orang

Eliminasi anjing yang tak bertuan ini dilakukan dengan cara ditembak dan diberi racun. Sedangkan anjing peliharaan terus diberikan vaksinasi.

"Sampai saat ini jumlah anjing yang telah dieliminasi sebanyak 1.078 ekor yang tak bertuan yang kita duga mengandung rabies. Itu jumlah yang dicampur oleh laporan mandiri dari masyarakat. Untuk jangka panjang kita terus memberikan vaksinasi," tuturnya.

Status KLB

Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Dompu Drs Bambang M Yasin mengerahkan tim pembasmi anjing liar dan anjing gila untuk mencegah penyebaran wabah rabies yang saat ini mengancam wilayah setempat.

Bambang menambahkan, pemerintah telah menetapkan Dompu sebagai daerah dengan status Kejadian Luar Biasa (KLB) rabies. Penetapan KLB ini menyusul banyak kasus gigitan anjing di Dompu.

Menurut Bambang, populasi anjing liar di wilayahnya terbilang cukup tinggi. "Berdasarkan keterangan dari Direktorat Peternakan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, populasi anjing di Kabupaten Dompu sudah mencapai 27.000 ekor atau 10 persen dari jumlah penduduk," sebutnya.


Terkini Lainnya

Ada Peresmian MRT di Bundaran HI, Rute Transjakarta Kota-Blok M Dialihkan

Ada Peresmian MRT di Bundaran HI, Rute Transjakarta Kota-Blok M Dialihkan

Megapolitan
Terkena Angin Kencang, Ratusan Hektare Padi di Sikka Terancam Gagal Panen

Terkena Angin Kencang, Ratusan Hektare Padi di Sikka Terancam Gagal Panen

Regional
Mabuk, Penumpang American Airlines Pipis di Atas Koper

Mabuk, Penumpang American Airlines Pipis di Atas Koper

Internasional
Awali Kampanye Terbuka, Jokowi-Ma'ruf akan 'Panaskan' Banten

Awali Kampanye Terbuka, Jokowi-Ma'ruf akan 'Panaskan' Banten

Nasional
Antusias Lihat Peresmian MRT Jakarta, Warga Padati Bundaran HI

Antusias Lihat Peresmian MRT Jakarta, Warga Padati Bundaran HI

Megapolitan
Plt Bupati Trenggalek Ajak Komunitas Motor Bersihkan Pantai di Kawasan Konservasi Penyu

Plt Bupati Trenggalek Ajak Komunitas Motor Bersihkan Pantai di Kawasan Konservasi Penyu

Regional
Setelah Dinyatakan Kalah, Akankah Ancaman ISIS Sepenuhnya Hilang?

Setelah Dinyatakan Kalah, Akankah Ancaman ISIS Sepenuhnya Hilang?

Internasional
Jonan: Tidak Banyak yang Tahu, 50 Persen Anggaran Kementerian ESDM Dikembalikan ke Rakyat

Jonan: Tidak Banyak yang Tahu, 50 Persen Anggaran Kementerian ESDM Dikembalikan ke Rakyat

Regional
Tutup MTQ, Wagub Sumut Menangis Ingat Sang Ayah

Tutup MTQ, Wagub Sumut Menangis Ingat Sang Ayah

Regional
Hari Pertama Kampanye Terbuka, Ini Daerah yang Dikunjungi Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga

Hari Pertama Kampanye Terbuka, Ini Daerah yang Dikunjungi Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga

Nasional
Antisipasi Banjir, Pemkot Palembang Tambah Pompanisasi di Kolam Retensi

Antisipasi Banjir, Pemkot Palembang Tambah Pompanisasi di Kolam Retensi

Regional
Pemilik Warung Jadi Bandar Narkoba, 10 Kg Sabu Disimpan Dalam Bungkus Makanan dan Karung

Pemilik Warung Jadi Bandar Narkoba, 10 Kg Sabu Disimpan Dalam Bungkus Makanan dan Karung

Megapolitan
Jembatan Ambruk Diterjang Banjir, Akses 4 Desa di Bima Lumpuh

Jembatan Ambruk Diterjang Banjir, Akses 4 Desa di Bima Lumpuh

Regional
Sandiaga: 21 Hari ke Depan Tidak Boleh Ada 'Statement' Menyerang

Sandiaga: 21 Hari ke Depan Tidak Boleh Ada "Statement" Menyerang

Nasional
Terjebak Badai, 1.300 Penumpang Kapal Pesiar Diangkut Pakai Helikopter

Terjebak Badai, 1.300 Penumpang Kapal Pesiar Diangkut Pakai Helikopter

Internasional

Close Ads X