Siswa yang Merokok di Kelas dan Tantang Guru Belum Masuk Sekolah

Kompas.com - 12/02/2019, 12:45 WIB
Nur Khalim (kiri) dan AA, siswa yang merokok di dalam kelas dan menantangnya hingga videonya viral di media sosial sepakat berdamai dalam mediasi di kantor Polsek Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Minggu (10/2/2019). KOMPAS.com/HAMZAH ARFAH Nur Khalim (kiri) dan AA, siswa yang merokok di dalam kelas dan menantangnya hingga videonya viral di media sosial sepakat berdamai dalam mediasi di kantor Polsek Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Minggu (10/2/2019).

GRESIK, KOMPAS.comSiswa kelas IX SMP PGRI Wringinanom, Gresik, AA, yang video merokok dan menantang gurunya sehingga viral di media sosial, hingga kini belum kembali ke sekolah untuk mengikuti kegiatan belajar-mengajar.

Padahal, sejak Senin (11/2/2019) kemarin, seluruh rekan-rekannya yang sama-sama berstatus sebagai siswa kelas IX di SMP PGRI Wringinanom mulai menjalani try out sebagai bahan persiapan untuk menghadapi ujian nasional (UN).

Baca juga: Jawaban Kadis Pendidikan Gresik Terkait Masa Depan Siswa yang Merokok dan Tantang Guru


"Hingga hari ini ia memang belum datang ke sekolah, padahal sejak Senin kemarin itu ada try out bagi siswa kelas IX untuk persiapan UN. Tapi, memang sebelumnya orangtuanya meminta izin supaya anaknya diberikan kelonggaran untuk tidak masuk dulu usai kemarin (kejadian menjadi viral)," tutur Kepala SMP PGRI Wringinanom Rusdi saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (12/2/2019).

Untuk itu, lanjut Rusdi, pihaknya kini sedang menyiapkan upaya untuk mendatangi AA di tempat tinggalnya. Sekaligus, untuk menyerahkan bahan try out supaya AA dapat belajar dan mengerjakannya di rumah.

"Sebenarnya kemarin orangtuanya juga sudah kami beritahu supaya mengambil bahan try out di sekolah untuk dipelajari oleh anaknya di rumah. Tapi, hingga saat ini bahan itu belum diambil," ucap dia.

Baca juga: Warga di Sunter Jaya Senang Banyak Manfaat Positif Sejak Ada Larangan Merokok di Wilayahnya

"Karena itu, kami bersama beberapa guru di sini berinisiatif melakukan kunjungan ke rumahnya sambil menyerahkan bahan try out supaya dapat dipelajari di rumah. Sebab, sebentar lagi sudah UN," kata Rusdi.

Ia juga berharap, baik AA maupun orangtuanya tidak lagi terlarut dalam kejadian kemarin sehingga AA bisa kembali bersekolah untuk menjalani aktivitas belajar seperti pada umumnya, sekaligus tidak mengganggu tahapan dalam persiapan menghadapi UN.



Terkini Lainnya


Close Ads X