Menteri Susi Janjikan Pasar Ekspor untuk Warga di Kampung Rumput Laut Sidoarjo

Kompas.com - 12/02/2019, 10:50 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, merasa bangga dengan hasil kerja keras para warga yang tergabung dalam Kelompok Pembudidaya Samudera Hijau Satu di Kampung Rumput Laut di Dusun Tanjungsari, Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Sidoarjo Jawa Timur.

Menteri Susi Pudjiastuti juga berjanji akan mencarikan pasar ekspor untuk rumput laut untuk lebih meningkatkan penghasilan warga.

“Saya lihat Bapak dan Ibu semua sudah cukup. Rumput lautnya sudah mencukupi bisa bikin semua senang, hidup tidak susah, kalau berlebih itu tentunya cita-cita kita semua. Tapi kan paling tidak, sudah tidak susah tho dengan adanya rumput laut? Alhamdulillah,” kata Menteri Susi, dikutip dari rilis resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Minggu (10/2/2019).


Baca Juga: Menteri Susi Kritik Sandiaga: Jangan Asal Ngomong, Baca Dulu...

Dalam kesempatan itu, Susi menjelaskan, pasar ekspor yang paling berpotensi sebetulnya adalah China. Namun, keberadaan para kartel perdagangan di negara itu menjadi kendala.

Menteri Susi tetap mengajak para warga pembudidaya rumput laut untuk tetap optimis. Salah satunya dengan menyarankan warga di Kampung Rumput Laut untuk mengajukan pinjaman ke Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (BLU LPMUKP).

Menurut Susi, BLU LPMUKP menyediakan pinjaman dengan bunga yang jauh lebih kecil dibandingkan bank, yaitu hanya sebesar 3 persen. Pinjaman itu diharapkan dapat membantu produksi rumput laut. 

Selain itu, Menteri Susi juga meminta KKP memberikan bantuan bibit rumput laut yang dikembangkan dengan teknik kultur jaringan.

Menurut Susi, teknik tersebut dapat membuat rumput laut lebih berkualitas dan sesuai standar pasar. 

“Saya minta hasil teknik kultur jaringan, supaya nanti kualitasnya lebih sehat lagi. Jadi kalau lebih sehat nanti hasilnya lebih banyak lagi untuk bapak dan ibu semua,” katanya.

Baca Juga: Susi Pudjiastuti, dari Jual Ikan hingga Jadi Menteri Perikanan

Sementara itu, Ketua Kelompok Pembudidaya Rumput Laut, H. Mustofa mengatakan, di musim kemarau, setiap bulannya masyarakat dapat panen hingga 600 ton rumput laut kering.

Namun, di musim penghujan seperti Januari 2019 lalu, masyarakat hanya menghasilkan sekitar 197 ton rumput laut kering. Rumput laut ini dijual dalam rentang harga Rp5.800 – 7.500 per kilogramnya.

Di akhir sambutannya, Susi mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak menggunakan plastik sekali pakai.

Seperti diketahui, usai mendampingi Presiden Jokowi menghadiri Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Surabaya, Sabtu (9/2/2019), Menteri Susi dan rombongan menuju ke Kampung Rumput Laut di Sidoarjo.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X