Mucikari di Batam Buat Website Khusus Untuk Bergabung di Prostitusi "Online"

Kompas.com - 11/02/2019, 23:39 WIB
Jajaran Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri membongkar praktik bisnis prostitusi online di Batam, Kepulauan Riau. Dalam kasus ini sedikitnya ada 8 tersangka yang diamankan, baik yang bertindak sebagai mami maupun pekerja seks komersialnya. KOMPAS.com/ HADI MAULANAJajaran Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri membongkar praktik bisnis prostitusi online di Batam, Kepulauan Riau. Dalam kasus ini sedikitnya ada 8 tersangka yang diamankan, baik yang bertindak sebagai mami maupun pekerja seks komersialnya.

BATAM, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga mengatakan, tersangka AS (33), membuat website khusus untuk merekrut para pekerja seks komersial (PSK) yang ingin bergabung dalam praktik prostitusi "online".

Erlangga mengatakan, di website tersebut AS mensyaratkan agar wanita yang ingin bekerja dengannya mengirimkan foto dan video diri. 

"Salah satu persyaratan lamarannya, wanita yang berminat wajib mengirimkan foto dan video b untuk memastikan dan melihat keseriusan wanita yang melamar tersebut," ungkap Erlangga di Mapolda Kepri, Senin (11/2/2019).

Baca juga: Polda Kepri Tangkap 8 Pelaku Prostitusi Online di Batam

Erlangga mengatakan, di website itu AS menjelaskan kontrak kerja para PSK yang ingin bergabung dengannya.

Untuk tarif, AS mematok harga yang bervariasi mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 4 juta. Erlangga mengatakan, konsumen AS berasal dari sejumlah kota diantaranya Jakarta, Bali, Maksar, Jogjakarta dan Bandung.

"Jadi konsumennya bukan di Batam saja, bahkan juga melayani dari luar Batam," ujar Erlangga.

 AS dan tujuh tersangka lainnya ditangkap di Batam, Kepri terkait praktik prostitusi online, Sabtu (9/2/2019). AS merupakan mucikari yang memperkerjakan para wanita yang berasal dari sejumlah wilayah di Indonesia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X