Letusan Gunung Karangetang, 227 Warga Mengungsi

Kompas.com - 11/02/2019, 19:04 WIB
Tim SAR saat mengevakuasi seorang warga yang terdampak erupsi Gunung Karangetang, di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Rabu (6/2/2019).Dokumen Basarnas Manado Tim SAR saat mengevakuasi seorang warga yang terdampak erupsi Gunung Karangetang, di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Rabu (6/2/2019).

MANADO, KOMPAS.com - Humas Badan SAR Nasional ( Basarnas) Manado Feri Ariyanto mengatakan, 227 warga mengungsi akibat letusan Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara. 

Feri mengatakan, jumlah tersebut merupakan data yang dihimpun Basarnas Manado hingga Senin ini pukul 10.30 Wita.

" Pengungsi di shelter 132 jiwa, di Desa Batubulan 42 jiwa, yang tinggal di rumah keluarga 39 jiwa, dan pengungsi anak-anak sekolah yang tinggal di Desa Kawahang ada 14 jiwa. Total pengungsi 227 jiwa," kata Feri melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Senin.

Baca juga: PVMBG Tetapkan Zona Berbahaya Sektoral Gunung Karangetang

Feri mengatakan, petugas Basarnas akan terus mengawasi aktivitas Gunung Karangetang sampai gunung tersebut dinyatakan aman.

"Tim di sana sampai Bupati mengatakan aman untuk masyarakat setempat. Untuk kapal KN SAR Bima Sena, masih disiagakan di sana. Apabila ada arahan dari Bupati untuk pengantaran logistik, kapal siap mengantarkan barang ke tempat yang terisolir," ujar Feri.

Baca juga: Letusan Gunung Karangetang, 137 Warga yang Mengungsi di Desa Kawahang Dipindahkan

Petugas Pos Pengamatan Gunung Karangetang, Aditya Gurasali mengatakan, pukul 12.00-18.00 Wita, Gunung Karangetang berstatus siaga.

"Kawah dua mengeluarkan asap putih tebal lebih kurang 50 meter. Asap putih kebiruan menyebar ke tubuh gunung bagian selatan. Tingkat aktivitas Gunung Karangetang level III atau siaga," ujar Aditya.



Close Ads X