Pedagang Gas Elpiji Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat di Batam

Kompas.com - 11/02/2019, 16:40 WIB
Ilustrasi tewas.Shutterstock Ilustrasi tewas.

BATAM, KOMPAS.com - Seorang pedagang gas elpiji berinisial FS (24), ditemukan tewas di kediamannya yang berada di Kompleks YKB Blok F, RT 002/011, Bengkong Laut, Batam, Kepulauan Riau, Senin (11/2/2019). 

Kapolsek Bengkong AKP Erdinal mengatakan, saat ditemukan, kedua tangan FS dalam kondisi terikat dengan sejumlah luka di tubuh.

"Apa penyebabnya kami belum bisa memastikannya. Sampai saat ini kami masih mengamankan TKP dan olah TKP guna penyelidikan lebih lanjut," kata Erdinal saat ditemui Kompas.com di Polsek Bengkong, Senin.

Baca juga: Sopir Pajero Kabur Setelah Tabrak Pemotor hingga Tewas

Erdinal mengatakan, jenazah FS ditemukan oleh keluarganya yang datang untuk berkunjung. Di dalam rumah, keluarga korban melihat FS tewas dengan tangan yang terikat.

Erdinal mengatakan, sejumlah tetangga korban juga sempat curiga karena FS hari itu tidak mengangkat sambungan telepon tetangganya yang hendak membeli gas.

"Korban ini memiliki usaha pangkalan gas 3 kilogram, makanya beberapa warga yang ingin membeli agak kesulitan karena korban tidak bisa dihubungi. Bahkan ada warga yang ke rumah korban, korban juga tidak kunjung membuka pintu," ujar Erdinal.

Baca juga: Hilang 2 Hari, Pegawai Koperasi di NTT Ditemukan Tewas di Laut

Pihak kepolisian tengah menyelidiki kasus tersebut.

"Saat ini kondisi jenazah sudah dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk dilakukan pemeriksaan," ujar Erdinal. 


Terkini Lainnya

Penasihat Hukum Sebut Surat Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Tak Penuhi Syarat untuk Ditindaklanjuti

Penasihat Hukum Sebut Surat Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Tak Penuhi Syarat untuk Ditindaklanjuti

Regional
200 Pasukan Brimob Polda Maluku Akan Dikirim ke Jakarta, Ada Apa?

200 Pasukan Brimob Polda Maluku Akan Dikirim ke Jakarta, Ada Apa?

Regional
Majelis Dzikir Hubbul Wathon Kecam Ledakan Bom Sri Lanka

Majelis Dzikir Hubbul Wathon Kecam Ledakan Bom Sri Lanka

Regional
Tangga yang Dilewati Yesus saat Menghadap Pilatus Kini Dibuka untuk Umum

Tangga yang Dilewati Yesus saat Menghadap Pilatus Kini Dibuka untuk Umum

Internasional
Untuk Pertama Kali, Seluruh SMP di Landak Kalbar Gelar UNBK

Untuk Pertama Kali, Seluruh SMP di Landak Kalbar Gelar UNBK

Nasional
Seorang Pemuda Tewas Dibacok Puluhan Orang Tidak Dikenal di Ciputat

Seorang Pemuda Tewas Dibacok Puluhan Orang Tidak Dikenal di Ciputat

Megapolitan
Bupati Mandailing Natal Ajukan Pengunduran Diri karena Kecewa Warganya Tak Pilih Jokowi

Bupati Mandailing Natal Ajukan Pengunduran Diri karena Kecewa Warganya Tak Pilih Jokowi

Regional
Meninggal, Bayi yang Dikubur Hidup-hidup oleh Ibunya di Purwakarta

Meninggal, Bayi yang Dikubur Hidup-hidup oleh Ibunya di Purwakarta

Regional
Sandiaga Mengaku Sudah Sehat, Lari Sore 5 Kilometer

Sandiaga Mengaku Sudah Sehat, Lari Sore 5 Kilometer

Nasional
Bupati Mandailing Natal Akui Mundur karena Kecewa Hasil Pemilu

Bupati Mandailing Natal Akui Mundur karena Kecewa Hasil Pemilu

Regional
Saat Tidur, Pemimpin Ku Klux Klan di AS Ditembak Mati Sang Istri

Saat Tidur, Pemimpin Ku Klux Klan di AS Ditembak Mati Sang Istri

Internasional
Pengebom Bunuh Diri Sri Lanka Ikut Antre Makanan Sebelum Beraksi

Pengebom Bunuh Diri Sri Lanka Ikut Antre Makanan Sebelum Beraksi

Internasional
3 TPS di Kota Kupang Diputuskan Gelar Pemungutan Suara Ulang

3 TPS di Kota Kupang Diputuskan Gelar Pemungutan Suara Ulang

Regional
Logistik Pemilu Telat Sampai, 30.962 DPT di Nias Selatan Gelar PSU

Logistik Pemilu Telat Sampai, 30.962 DPT di Nias Selatan Gelar PSU

Regional
Viral Video 4 Pemuda Tak Sadarkan Diri di Pinggir Jalan Setelah Minum Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Viral Video 4 Pemuda Tak Sadarkan Diri di Pinggir Jalan Setelah Minum Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan

Close Ads X