Petani di Sikka Ditangkap Karena Lecehkan Seorang Ibu Rumah Tangga

Kompas.com - 11/02/2019, 16:04 WIB
Ilustrasi pelecehan. ShutterstockIlustrasi pelecehan.

MAUMERE, KOMPAS.com - Kepolisian menangkap seorang petani asal Dusun Bajo, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, berinisial LR (25), karena melakukan pelecehan seksual terhadap seorang ibu rumah berinisial NA (36), Minggu (10/2/2019). 

Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang mengatakan, NA datang seorang diri ke Polsek Kewapante untuk melaporkan kejadian itu. 

"Pelapornya adalah korban sendiri," kata Rickson dari keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (11/2/2019). 

Baca juga: Fakta Kasus Pelecehan Seksual KKN UGM, Tolak Istilah Damai hingga Alasan Hentikan Proses Hukum

Rickson mengatakan, pada Sabtu (9/2/2019), sekitar pukul 22.00 Wita, NA sedang berada di kios miliknya di Desa Geliting, Kecamatan Kewapante. Tiba-tiba AL datang dan memeluk NA dari belakang.

Na berusaha meronta hingga terlepas dari dekapan AL. Namun, AL masih berupaya melakukan tindakan tersebut. NA yang ketakutan berusaha berteriak hingga menghentikan tindakan AL.

Takut aksinya diketahui warga, AL bergegas kabur. 

Baca juga: Tak Cukup Bukti, Laporan Nuril atas Dugaan Pelecehan oleh Mantan Atasannya Dihentikan

Merasa tidak senang dengan perbuatan AL, NA melaporkan kejadian itu ke polisi, Pihak kepolisian melakukan penangkapan terhadap AL di rumahnya.

Rickson mengatakan, saat diperiksa, AL mengakui melakukan tindakan tersebut karena melihat kondisi kios yang sepi. AL ditahan di Polsek Kewapante untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Pelaku sudah ditangkap di rumahnya semalam oleh Polsek Kewapante," ujar Rickson. 


Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X