Kasus Prostitusi "Online": Polda Jatim Pulangkan Tersangka Mucikari F

Kompas.com - 11/02/2019, 14:26 WIB
Ilustrasi prostitusi online. THINKSTOCKIlustrasi prostitusi online.

SURABAYA, KOMPAS.com - Penyidik Ditreskrimsus Polda Jawa Timur mengabulkan penangguhan penahanan terhadap tersangka mucikari prostitusi online berinisial F.

Penangguhan penahanan terhadap mucikari F karena yang bersangkutan sedang hamil tujuh bulan.

Mucikari F sendiri pada Sabtu (9/2/2019) lalu diantar pulang ke rumahnya di Jakarta oleh tim penyidik.

"Mucikari F akan kembali menjalani penahanan setelah menjalani persalinan dan dinyatakan sehat dan siap melanjutkan proses hukum oleh tim dokter," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur Kombes Akhmad Yusep Gunawan, Senin (11/2/2019) saat dikonfirmasi Kompas.com.

Baca juga: Diduga Jadi Mucikari Prostitusi Online, Perempuan Ini Ditangkap Polisi

Penyidik kata dia memiliki pertimbangan subjektif dalam memberikan penangguhan kepada tersangka mucikari F, yakni melihat kondisi kesehatan tersangka.

"Untuk pertimbangan kemanusiaan, dan kondisi kesehatan tersangka. Penyidik melihat akan lebih baik jika didampingi keluarganya," terang Yusep.

Dalam penanganan kasus prostitusi online, Polda Jawa Timur menangkap empat mucikari perempuan dan sudah ditetapkan tersangka.

Selain berinisial F, juga ada mucikari berinisial ES, TN, dan W.

Ketiga tersangka mucikari dijerat pasal berlapis.

Selain Pasal 27 ayat 1 dan pasal 45 ayat 1 tentang UU nomor 19 tahun 2016 tentang transaksi elektronik, juga dijerat pasal 296 junto pasal 506 KUHP. 

Baca juga: Fakta Penangkapan 4 Mucikari Prostitusi Online Artis VA, 1 Pelaku Tak Ditahan karena Hamil

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X