Delapan Jam Tersesat di Hutan Kolaka, 23 Anggota Pramuka Ditemukan dalam Kondisi Lemas

Kompas.com - 11/02/2019, 13:47 WIB
Petugas SAR Kolaka memberi minum kepada anggota Pramuka Kolaka yang tersesat di dalam hutan.Dokumentasi SAR Kendari Petugas SAR Kolaka memberi minum kepada anggota Pramuka Kolaka yang tersesat di dalam hutan.

KENDARI, KOMPAS.com — Sebanyak 22 anggota pramuka dari SMPN 02 Kolaka berhasil ditemukan setelah sempat tersesat di hutan Bumi Perkemahan Keakea, Kelurahan Mongolo, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Minggu (10/2/2019).

Puluhan anggota pramuka didampingi seorang pembinanya hendak menuju permandian yang jaraknya sekitar 3 kilometer dari lokasi perkemahan dan seharusnya kembali ke perkemahan mereka pada sore harinya.

Namun, hingga malam, rombongan pramuka yang mengikuti perkemahan Sabtu Minggu (Persami) tersebut belum kunjung pulang. Oleh karena itu, para guru melaporkan peristiwa itu ke SAR Kolaka.


Juru Bicara Basarnas Kendari Wahyudi menjelaskan, rombongan pramuka tersebut ditemukan sekitar 3 kilometer arah timur dari lokasi Bumi Perkemahan Keakea.

Mereka ditemukan bersama dengan pembinanya, Suharjono, dalam kondisi lemas, 10 orang di antaranya perempuan sehingga langsung dievakuasi ke RSUD Benjamin Guluh Kolaka.

Baca juga: Seorang Murid SD Tewas saat Hiking Pramuka, Guru Olahraga Jadi Tersangka

Siswa Pramuka itu berhasil ditemukan tim gabungan Basarnas Pos Kolaka dibantu Polres dan  BPBD serta masyarakat Kolaka pada Senin (11/2/2019) sekitar pukul 03.10 Wita.

“Sudah ditemukan tadi subuh sekitar pukul 03.10 Wita. Sekarang para korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Benyamin Guluh Kolaka untuk diberikan penanganan medis,” ujar Wahyudi, Senin (11/2/2019).

Ia mengatakan, kejadian tersesatnya siswa Pramuka itu terjadi pada Minggu (10/2/2019) sekitar pukul 19.35 Wita.

Tim SAR Pos Kolaka menerima informasi bahwa 23 murid Pramuka tersesat di hutan Bumi Perkemahan Keakea.

“Jadi awalnya diperkirakan kembali dari perkemahan pada pukul 16.00 Wita, tapi sampai pukul 19.30 belum ada kabar dari rombongan Pramuka. Karena itu, pukul 19.40 tim rescue pos SAR Kolaka bersama potensi SAR lainnya berangkat menuju TKM,” ujar Wahyudi.

Dengan menggunakan satu unit rescue car dengan peralatan pendukung lainnya, tim SAR Pos Kolaka diberangkatkan menuju lokasi.

Sekitar pukul 23.10 Wita, kata Wahyudi, satu tim SAR dari Basarnas Kendari juga diberangkatkan menuju Kolaka untuk memberikan bantuan SAR.

Nama-nama anggota Pramuka yang berhasil dievakuasi tim SAR gabungan adalah pembina Suharjono dan peserta Muh Kasib, Ismail Kayu, Arjun, Arif, Made Wahyu, Isra, Arya, Muh Rifaldi, Ilham Saputra, Muh Rifai, Muh Milka, Muh Fadil, Andi Asnella Syifa, Zayatun Walia, Umi Kalsum, Lisna Alisanti, Puja Musdalifa, Fadila Paramanandi, Aliya Rahamdani Safrika, Fitri Handayani, dan Afta Nayara Sinta.

Kompas TV Sebanyak 22 pelajar Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kolaka, hilang di Hutan Latinanggo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, saat kegiatan perkemahan Sabtu - Minggu. Pihak sekolah telah melaporkan peristiwa hilangnya para pelajar dan pembimbing pramuka ke Pos SAR Kolaka dan Polres Kolaka, untuk dilakukan pencarian. Hinggai Senin (11/2) dini hari, pencarian masih belum membuahkan hasil.





Close Ads X