5 Fakta Banjir di Kabupaten Bandung, Terjang 12 Rumah hingga Balita 17 Bulan Jadi Korban

Kompas.com - 11/02/2019, 11:09 WIB
Tampak petugas gabungan dari sejumlah instansi membantu membersihkan material lumpur dan batuan yang terbawa banjir bandang yang disebabkan tanggul penahan aliran air sungai di sekitar Komplek Jatiendah Regency jebol diterjang. KOMPAS.com/AGIE PERMADI Tampak petugas gabungan dari sejumlah instansi membantu membersihkan material lumpur dan batuan yang terbawa banjir bandang yang disebabkan tanggul penahan aliran air sungai di sekitar Komplek Jatiendah Regency jebol diterjang.

KOMPAS.com - Hujan deras membuat Sungai Cinambo, Kabupaten Bandung, meluap hingga menjebolkan sebuah tanggul di Desa Pasir Jati, Kecamatan Cilangkreng. 

Akibatnya, tiga warga tewas terseret banjir bandang yang menerjang komplek Jatiendah Regency. Satu diantaranya adalah balita berusia 17 bulan. 

Puluhan rumah milik warga pun terendam lumpur yang terbawa banjir tersebut. Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berharap Bupati Bandung segera terapkan tanggap darurat.


Baca fakta lengkapnya:

1. Korban meninggal 3 orang, salah satunya balita

Tampak warga Komplek Pasir Jatiendah, Dusun Pasir Jati, Desa Jatiendah, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung tengah mengevakuasi diri ke tempat yang lebih aman pasca banjir bandang akibat jebolnya penahan sungai Cinambo Bandung.KOMPAS.com/AGIEPERMADI Tampak warga Komplek Pasir Jatiendah, Dusun Pasir Jati, Desa Jatiendah, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung tengah mengevakuasi diri ke tempat yang lebih aman pasca banjir bandang akibat jebolnya penahan sungai Cinambo Bandung.

Tiga orang tewas setelah banjir bandang menerjang Kompleks Jati Endah Regency di RT 004/016 Dusun Pasir Jati, Desa Jatiendah, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (9/2/2019) malam.

" Banjir bandang menyebabkan 3 orang meninggal dunia. Dari dua rumah terdapat 2 KK yang dihuni oleh 6 jiwa," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Sudrajat, Minggu (10/2/2019).

"Di antaranya 3 orang meninggal dunia, 1 orang luka berat, dan 2 orang luka ringan," tambah dia.

Korban meninggal dunia yang tercatat adalah Firdasari (35), Nuraini (25) dan seorang balita bernama Rauvan (17 bulan). Saat ditemukan, ketiga korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Sementara itu, korban luka-luka, yaitu Kiki (12) yang mengalami luka berat, serta Nisa (14) dan Ajay (45) yang mengalami luka ringan.

Baca Juga: Tiga Orang Tewas dalam Banjir Bandang di Bandung, Salah Satunya Balita

2. Sebanyak 12 rumah rusak akibat diterjang banjir

Tampak alat berat dioptimalkan untuk membersihkan puing tanggul yang jebol yang terhempas derasnya air pada Sabtu (9/2/2019). Air yang meluap menjadi banjir bandang yang membanjiri Komplek Jatiendah, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, dan menewaskan tiga orang warganya. KOMPAS.com/AGIEP ERMADI Tampak alat berat dioptimalkan untuk membersihkan puing tanggul yang jebol yang terhempas derasnya air pada Sabtu (9/2/2019). Air yang meluap menjadi banjir bandang yang membanjiri Komplek Jatiendah, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, dan menewaskan tiga orang warganya.

Banjir bandang di Kabupaten Bandung menerjang 12 rumah warga. Dua di antaranya rusak berat hingga ambruk. Sementara itu, 10 rumah lainnya mengalami rusak ringan.

Sudrajat menuturkan, peristiwa itu bermula dari tanggul aliran sungai Cinambo yang jebol dan menghantam komplek Jatiendah Regency, Kelurahan Jatiendah, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung sekitar pukul 23.00 WIB.

Hujan deras memang mengguyur wilayah Kecamatan Cilengkrang sehingga mengakibatkan debit air di wilayah sungai meluap.

Halaman Berikutnya
Halaman:


Terkini Lainnya

1 Minibus Bawa 43 Dus Ciu Siap Edar Diamankan di Pantura

1 Minibus Bawa 43 Dus Ciu Siap Edar Diamankan di Pantura

Regional
Mantan Kacab Bank Jateng Diduga Korupsi Uang Rp 4,43 Miliar Sejak 2016

Mantan Kacab Bank Jateng Diduga Korupsi Uang Rp 4,43 Miliar Sejak 2016

Regional
Warga NTT yang Tewas Diterkam Buaya di Malaysia Berstatus TKI Ilegal

Warga NTT yang Tewas Diterkam Buaya di Malaysia Berstatus TKI Ilegal

Regional
Gakkumdu Tetapkan Bupati Merauke sebagai Tersangka Kampanye Hitam

Gakkumdu Tetapkan Bupati Merauke sebagai Tersangka Kampanye Hitam

Regional
Pemudik Agar Waspadai Jalur Selatan Pemalang,  Rawan Macet dan Bencana Alam

Pemudik Agar Waspadai Jalur Selatan Pemalang, Rawan Macet dan Bencana Alam

Regional
2 Hari Jalan Kaki Survei Tower Telkomsel, 11 Orang Belum Kembali

2 Hari Jalan Kaki Survei Tower Telkomsel, 11 Orang Belum Kembali

Regional
Harga Tiket Pesawat Mahal, Pendapatan Bandara Raja Haji Fisabilillah Turun Rp 1,8 Miliar

Harga Tiket Pesawat Mahal, Pendapatan Bandara Raja Haji Fisabilillah Turun Rp 1,8 Miliar

Regional
Bali dan Bandung Jadi Destinasi Wisata Kuliner Unggulan Indonesia

Bali dan Bandung Jadi Destinasi Wisata Kuliner Unggulan Indonesia

Regional
Empat Solusi Pemda Cirebon Terhadap Pasar Tumpah

Empat Solusi Pemda Cirebon Terhadap Pasar Tumpah

Regional
Terbakarnya Pos Polisi Lantas Fajar Indah Solo Diduga Akibat Pembakaran Sampah

Terbakarnya Pos Polisi Lantas Fajar Indah Solo Diduga Akibat Pembakaran Sampah

Regional
4 Fakta Kerusuhan Pontianak, 3 Polisi Tertembak hingga Sultan Akui Bertanggung Jawab

4 Fakta Kerusuhan Pontianak, 3 Polisi Tertembak hingga Sultan Akui Bertanggung Jawab

Regional
Nasihat Ustaz Arifin Ilham yang Selalu Diingat Ridwan Kamil

Nasihat Ustaz Arifin Ilham yang Selalu Diingat Ridwan Kamil

Regional
Tradisi Kambua-kambua, Melantunkan Syair Kuno Buton di Pertengahan Ramadhan

Tradisi Kambua-kambua, Melantunkan Syair Kuno Buton di Pertengahan Ramadhan

Regional
Ini Alasan Bahar bin Smith Aniaya 2 Remaja

Ini Alasan Bahar bin Smith Aniaya 2 Remaja

Regional
Viral Anggota Brimob yang Dikira Impor dari China, Ini Kata Wadansat Brimob Polda Sulut

Viral Anggota Brimob yang Dikira Impor dari China, Ini Kata Wadansat Brimob Polda Sulut

Regional

Close Ads X