Kahatex Banjir Lagi, Lalu Lintas di Jalan Bandung-Garut Macet Total

Kompas.com - 10/02/2019, 20:56 WIB
Kendaraan bermotor terjebak banjir di Jalan Raya Bandung-Garut, tepatnya di wilayah Kahatex, Sumedang, Jawa Barat, Minggu (10/2/2019) malam. KOMPAS.com/AAM AMINULLAHKendaraan bermotor terjebak banjir di Jalan Raya Bandung-Garut, tepatnya di wilayah Kahatex, Sumedang, Jawa Barat, Minggu (10/2/2019) malam.

SUMEDANG, KOMPAS.com - Tingginya curah hujan yang mengguyur kawasan Sumedang membuat Jalan Raya Bandung-Garut, tepatnya di kawasan industri PT Kahatex, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kawasan ini kembali terendam banjir pada Minggu (10/2/2019) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Berdasarkan pantauan di lapangan, ketinggian air saat ini sudah mencapai 30 sentimeter. Hal ini membuat arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Tasikmalaya maupun sebaliknya lumpuh total.

"Hujan besar dari tadi sore. Badan jalan dari kedua arah terendam banjir sehingga sulit dilalui kendaraan. Khususnya motor," ujar Nanang Suherman (51), warga Cimanggung, di lokasi, Minggu malam.

Nanang menuturkan, tidak sedikit sepeda motor yang memaksa menerobos genangan banjir mogok di tengah jalan.

"Banyaknya motor yang mogok bikin arus lalu lintas makin macet," tuturnya.

Petugas unit lantas Polsek Cimanggung, Polres Sumedang sibuk mengatur arus lalu lintas.

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo melalui Kapolsek Cimanggung Kompol Kuswanto mengimbau pengguna jalan dari arah Bandung menuju Tasikmalaya maupun dari arah sebaliknya agar menghindari jalur kahatex.

"Anggota siaga di lokasi mengatur arus lalu lintas. Kami imbau warga untuk menghidari jalur Kahatex. Sebaikanya, warga yang menempuh perjalanan dari arah Bandung menempuh jalur alternatif menuju Cileunyi-Jatinangor-Parakanmuncang, Cimanggung," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Regional
Sungai Meluap, 42 Desa dan 149 Hektar Sawah Terendam Banjir di Aceh Singkil

Sungai Meluap, 42 Desa dan 149 Hektar Sawah Terendam Banjir di Aceh Singkil

Regional
Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tenda Didirikan untuk IGD di RSUD Cilacap

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tenda Didirikan untuk IGD di RSUD Cilacap

Regional
Penanganan Covid-19, DIY akan Tambah Nakes dan Tempat Tidur

Penanganan Covid-19, DIY akan Tambah Nakes dan Tempat Tidur

Regional
Berkat Belatung, Peternak Ayam Ini Tetap Bertahan meski Dihajar Pandemi

Berkat Belatung, Peternak Ayam Ini Tetap Bertahan meski Dihajar Pandemi

Regional
Jelang Coblosan Pilkada, Kabupaten Tasikmalaya Naik Status Zona Merah

Jelang Coblosan Pilkada, Kabupaten Tasikmalaya Naik Status Zona Merah

Regional
Pemkot Pontianak Pastikan Gelar Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Pemkot Pontianak Pastikan Gelar Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Regional
Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Regional
Sehari Beroperasi, Rusunawa di Tegal Sudah Isolasi 3 Pasien Covid-19

Sehari Beroperasi, Rusunawa di Tegal Sudah Isolasi 3 Pasien Covid-19

Regional
5 Kasus Pencurian Kotak Amal, Satu Keluarga hingga Sekdes Jadi Pelaku Pembobolan

5 Kasus Pencurian Kotak Amal, Satu Keluarga hingga Sekdes Jadi Pelaku Pembobolan

Regional
Pelaku Pembunuhan yang Ditangkap di Makassar Terlibat Kasus Penipuan

Pelaku Pembunuhan yang Ditangkap di Makassar Terlibat Kasus Penipuan

Regional
Jejak dan Bekas Cakaran Macan Tutul di Gunung Merapi Tak Lagi Terlihat sejak 2012

Jejak dan Bekas Cakaran Macan Tutul di Gunung Merapi Tak Lagi Terlihat sejak 2012

Regional
Suami Paksa Istri dan Anaknya 26 Kali Mencuri Kotak Amal di Masjid

Suami Paksa Istri dan Anaknya 26 Kali Mencuri Kotak Amal di Masjid

Regional
Gulma Tutup Sungai Mahakam di 3 Desa, Ini Penjelasan DLH Kukar

Gulma Tutup Sungai Mahakam di 3 Desa, Ini Penjelasan DLH Kukar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X