Siswi SMP di Ngada, NTT Tewas Gantung Diri

Kompas.com - 09/02/2019, 23:49 WIB
IlustrasiWWW.PEXELS.COM Ilustrasi

KUPANG, KOMPAS.com - Seorang siswi SMP berinisial YAF, ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Desa Ratogesa, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kabid Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast, mengatakan, YAF diketahui masih berusia 16 tahun dan bersekolah di salah satu SMP swasta di wilayah Ngada.

"YAF, ditemukan tewas di dalam rumahnya sekitar pukul 20.30 Wita,"ungkap Jules kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Sabtu (9/2/2019) malam.

Menurut Jules, YAF tergantung dengan seutas tali pada lehernya yang diikat pada bantal seng rumah mereka.


Baca juga: Malu Terlibat Kasus Perzinahan, Seorang Pria di TTU Gantung Diri

Berdasarkan keterangan ibu kandung YAF, lanjut Jules, gadis remaja itu awalnya sedang belajar di rumah. Sedangkan kedua orang tuanya sedang berada di rumah tetangga.

Saat itu, tetangga yang bernama Lusia Uta, bermaksud mendatangi YAF untuk makan bersama di rumah Lusia Uta.

Ketika tiba di rumah YAF, Lusia pun memanggil dari luar rumah namun YAF tidak menjawab.

Karena YAF tidak menjawab, Lusia lalu masuk ke dalam rumah dan mencari ke kamar, namun tidak ditemukan. Karena YAF tidak ada, Lusia pun mencari mencari ke arah belakang dapur rumah.

“Karena situasi saat itu gelap, dengan menggunakan senter Lusia kemudian masuk ke gudang rumah. Betapa kagetnya, ternyata YAF sudah tergantung dengan menggunakan seutas tali," ujar Jules.

Keluarga kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Golewa. Polisi lalu melakukan olah tempat kejadian perkara, selanjutnya jenazah YAF dibawa ke di Rumah Sakit Umum Bajawa, untuk dilakukan visum.

Hasil visum luar oleh dokter, disimpulkan kalau tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh YAF.

“Keluarga YAF yang mendengar langsung penjelasan dokter, akhirnya menerima kematian YAF sebagai musibah," tutupnya.

Kontak bantuan

Halaman:


Terkini Lainnya

1 Minibus Bawa 43 Dus Ciu Siap Edar Diamankan di Pantura

1 Minibus Bawa 43 Dus Ciu Siap Edar Diamankan di Pantura

Regional
Mantan Kacab Bank Jateng Diduga Korupsi Uang Rp 4,43 Miliar Sejak 2016

Mantan Kacab Bank Jateng Diduga Korupsi Uang Rp 4,43 Miliar Sejak 2016

Regional
Warga NTT yang Tewas Diterkam Buaya di Malaysia Berstatus TKI Ilegal

Warga NTT yang Tewas Diterkam Buaya di Malaysia Berstatus TKI Ilegal

Regional
Gakkumdu Tetapkan Bupati Merauke sebagai Tersangka Kampanye Hitam

Gakkumdu Tetapkan Bupati Merauke sebagai Tersangka Kampanye Hitam

Regional
Pemudik Agar Waspadai Jalur Selatan Pemalang,  Rawan Macet dan Bencana Alam

Pemudik Agar Waspadai Jalur Selatan Pemalang, Rawan Macet dan Bencana Alam

Regional
2 Hari Jalan Kaki Survei Tower Telkomsel, 11 Orang Belum Kembali

2 Hari Jalan Kaki Survei Tower Telkomsel, 11 Orang Belum Kembali

Regional
Harga Tiket Pesawat Mahal, Pendapatan Bandara Raja Haji Fisabilillah Turun Rp 1,8 Miliar

Harga Tiket Pesawat Mahal, Pendapatan Bandara Raja Haji Fisabilillah Turun Rp 1,8 Miliar

Regional
Bali dan Bandung Jadi Destinasi Wisata Kuliner Unggulan Indonesia

Bali dan Bandung Jadi Destinasi Wisata Kuliner Unggulan Indonesia

Regional
Empat Solusi Pemda Cirebon Terhadap Pasar Tumpah

Empat Solusi Pemda Cirebon Terhadap Pasar Tumpah

Regional
Terbakarnya Pos Polisi Lantas Fajar Indah Solo Diduga Akibat Pembakaran Sampah

Terbakarnya Pos Polisi Lantas Fajar Indah Solo Diduga Akibat Pembakaran Sampah

Regional
4 Fakta Kerusuhan Pontianak, 3 Polisi Tertembak hingga Sultan Akui Bertanggung Jawab

4 Fakta Kerusuhan Pontianak, 3 Polisi Tertembak hingga Sultan Akui Bertanggung Jawab

Regional
Nasihat Ustaz Arifin Ilham yang Selalu Diingat Ridwan Kamil

Nasihat Ustaz Arifin Ilham yang Selalu Diingat Ridwan Kamil

Regional
Tradisi Kambua-kambua, Melantunkan Syair Kuno Buton di Pertengahan Ramadhan

Tradisi Kambua-kambua, Melantunkan Syair Kuno Buton di Pertengahan Ramadhan

Regional
Ini Alasan Bahar bin Smith Aniaya 2 Remaja

Ini Alasan Bahar bin Smith Aniaya 2 Remaja

Regional
Viral Anggota Brimob yang Dikira Impor dari China, Ini Kata Wadansat Brimob Polda Sulut

Viral Anggota Brimob yang Dikira Impor dari China, Ini Kata Wadansat Brimob Polda Sulut

Regional

Close Ads X