Dugaan Penyebab Anak Balita Tewas Tergantung di Jendela Versi Keluarga

Kompas.com - 09/02/2019, 14:32 WIB
Lokasi PR, balita yang dtemukan tewas tergantung di jendela kamar rumahnya di Jalan Lunjuk Jaya, Gang Poli Indah No.49-A RT 48 RW 14 Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat 1, Palembang, Sumatera Selatan.
KOMPAS.com/AJI YK PUTRA Lokasi PR, balita yang dtemukan tewas tergantung di jendela kamar rumahnya di Jalan Lunjuk Jaya, Gang Poli Indah No.49-A RT 48 RW 14 Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat 1, Palembang, Sumatera Selatan.

 

PALEMBANG, KOMPAS.com — Kesedihan masih menyelimuti pasangan ED (38) dan NR (30), orangtua PR, anak berusia 2 tahun yang ditemukan tewas tergantung di jendela kediaman mereka.

Siti (50), nenek korban, mengaku tak menemukan kejanggalan atas kematian cucunya tersebut.

Ia mengatakan cucunya tewas karena mencoba melompat dari jendela kamar untuk keluar rumah. Namun, kerah bajunya tersangkut hingga menyebabkan leher korban terjerat.

"Waktu itu di rumah hanya dia (korban) sendirian. Ibu dan ayahnya sedang bekerja. Mungkin, cucu saya mau lompat dari jendela, tapi bajunya tersangkut," kata Siti, Sabtu (9/2/2019).

Selain itu, menurut Siti, keluarga lain pun tak menaruh curiga kepada siapa pun atas kematian PR. Sebab, PR diketahui telah tiga kali mencoba melompat dari jendela kamar untuk keluar rumah saat ditinggal sendiri.

"Cucu saya tergantung dengan pakaiannya sendiri, tidak ditemukan tali. Mungkin memang sudah ajalnya. Kalau tidak salah, sudah tiga kali terlihat (korban) coba melompat jendela, tapi tidak jadi karena ketahuan. Setiap pagi memang rumahnya sepi, bapak dan ibunya kerja," katanya.

Baca juga: Kronologi Anak 2 Tahun Ditemukan Tewas Tergantug di Jendela Rumah

Kondisi pintu pun, menurut Siti, dalam keadaan tak terkunci. Namun, badan korban yang kecil tak bisa membuka pintu hingga akhirnya melompat dari jendela. Selain itu, PR, kata Siti, memang termasuk anak aktif.

"Kakaknya juga seperti itu, sering melompat dari jendela saat pintu dikunci. Mungkin mencontoh kakaknya. Anaknya memang aktif dan tidak takut," kata Siti.

Sementara itu, Ida (42), bibi korban, mengatakan, PR ditemukan pertama kali oleh MR (28), bibinya. 

"MR mau melihat korban karena ditinggal sendirian di rumah. Saat di rumah, PR malah tergantung di jendela kamar. MR langsung menolong dan membawa korban ke rumah depan," ucap Ida.

Ida pun sempat berupaya menolong korban. Namun, nyawa PR tak tertolong.

"Saya urut, tapi tidak ada respons. Langsung dibawa ke rumah sakit, tapi ternyata sudah meninggal," kata Ida.

Baca juga: Seorang Anak Balita Ditemukan Tewas Tergantung di Jendela Rumah

Diberitakan sebelumnya, seorang bocah perempuan yang berumur 2 tahun berinisial PR ditemukan tewas tergantug di jendela rumah.

Kematian PR yang tewas di kediaman rumah orangtuanya di Jalan Lunjuk Jaya, Gang Poli Indah No.49-A RT 048 RW 014 Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat 1, Palembang, Sumatera Selatan, itu masih didalami Satreskrim Polresta Palembang.



Close Ads X