Rizal Ramli Sarankan Pemerintah Ringankan Pajak bagi Generasi Milenial

Kompas.com - 09/02/2019, 08:58 WIB
Rizal Ramli di Kampus STIE Sebelas April Sumedang, Jumat (8/2/2019).KOMPAS.com/AAM AMINULLAH Rizal Ramli di Kampus STIE Sebelas April Sumedang, Jumat (8/2/2019).

SUMEDANG, KOMPAS.com - Peran generasi milenial dalam mewujudkan visi Indonesia 2020 dianggap sentral.

Ekonom Rizal Ramli memandang, generasi milenial yang telah merintis usahanya sejak dini merupakan motor penggerak perekonomian Indonesia di masa depan.

Untuk itu, kata Rizal, pemerintah harus berpihak kepada generasi milenial. Salah satu caranya, dengan memberikan keringanan pajak kepada para pelaku usaha dari kalangan generasi milenial.

"Pemerintah harus berpihak kepada generasi milenial. Beri keringanan pajak kepada mereka yang mulai merintis bisnis, macam bisnis start up," ujar mantan menteri koordinator kemaritiman ini kepada Kompas.com, usai menjadi pembicara seminar Bertema Peran Masyarakat Milenial dalam Strategi Ekonomi Indonesia untuk Mewujudkan Visi Indonesia 2020, di Kampus STIE Sebelas April Sumedang, Jawa Barat, Jumat (8/2/2019) siang.


Rizal menuturkan, pemerintah bisa memberikan keringanan pajak hingga hanya sebesar 5 persen untuk pengusaha dari kalangan generasi milenial.

Baca juga: Rizal Ramli Minta Ridwan Kamil Eling

"Pajaknya cukup 5 persen, beri insentif yang bermanfaat kepada generasi milenial. Ini untuk memacu pertumbuhan usaha kalangan generasi milenial ini," tutur mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman ini.

Rizal menyebutkan, selain keringanan pajak, pemerintah juga dapat membantu pengusaha muda Indonesia dari segi keuangan.

"Bantu dengan pinjaman lunak, berikan modal agar usaha yang dirintis generasi milenial ini terus tumbuh dan berkembang," katanya.



Terkini Lainnya

Sebelum Disekap, Istri Ketua KPU Cianjur Diseret 2 Pria Berpenutup Wajah

Sebelum Disekap, Istri Ketua KPU Cianjur Diseret 2 Pria Berpenutup Wajah

Regional
Cerita di Balik Kerusuhan Lapas Langkat, Napi yang Kelaparan hingga Arogansi Petugas

Cerita di Balik Kerusuhan Lapas Langkat, Napi yang Kelaparan hingga Arogansi Petugas

Regional
Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Pakai Bus di Bandung Diprediksi Meningkat

Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Pakai Bus di Bandung Diprediksi Meningkat

Regional
Hutan Rusak Diduga Jadi Penyebab Banjir Bandang di Kabupaten Lebak

Hutan Rusak Diduga Jadi Penyebab Banjir Bandang di Kabupaten Lebak

Regional
Lebaran 2019, Konsumsi BBM di Jatim Diprediksi Naik 12 Persen

Lebaran 2019, Konsumsi BBM di Jatim Diprediksi Naik 12 Persen

Regional
Selundupkan Ribuan Benih Lobster, Pemilik Melarikan Diri dengan Lompat ke Air

Selundupkan Ribuan Benih Lobster, Pemilik Melarikan Diri dengan Lompat ke Air

Regional
Perketat Keamanan, Kampus di Bandung Ini Dilengkapi 'Command Center' dan 'Panic Button'

Perketat Keamanan, Kampus di Bandung Ini Dilengkapi "Command Center" dan "Panic Button"

Regional
Mahasiswa UGM Jadi Joki Tes Masuk di Surabaya, Ini Tanggapan Rektor

Mahasiswa UGM Jadi Joki Tes Masuk di Surabaya, Ini Tanggapan Rektor

Regional
Pulang Safari Ramadhan, Wabup Rembang Terlibat Kecelakaan Beruntun

Pulang Safari Ramadhan, Wabup Rembang Terlibat Kecelakaan Beruntun

Regional
5 Fakta Penyelundupan 1 Ton Ganja, Disembunyikan di Sasis Truk hingga Hendak Dibawa ke Jakarta

5 Fakta Penyelundupan 1 Ton Ganja, Disembunyikan di Sasis Truk hingga Hendak Dibawa ke Jakarta

Regional
Antisipasi Bencana Kekeringan, BPBD Banyumas Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih

Antisipasi Bencana Kekeringan, BPBD Banyumas Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih

Regional
Mogok Belajar Siswa yang Tolak Kepsek Diganti Berakhir dengan Surat Perjanjian

Mogok Belajar Siswa yang Tolak Kepsek Diganti Berakhir dengan Surat Perjanjian

Regional
Dari Balairung, Dosen UGM Serukan Pesan Persatuan dan Perdamaian

Dari Balairung, Dosen UGM Serukan Pesan Persatuan dan Perdamaian

Regional
Kronologi Penyekapan Istri Ketua KPU Cianjur

Kronologi Penyekapan Istri Ketua KPU Cianjur

Regional
Banyak TKI Ilegal asal NTT di Malaysia, BP3TKI Kupang Bangun Rumah Informasi Migrasi Aman

Banyak TKI Ilegal asal NTT di Malaysia, BP3TKI Kupang Bangun Rumah Informasi Migrasi Aman

Regional

Close Ads X