5 Fakta Teror Pembakaran Kendaraan di Jateng, 1.200 Personel Dikerahkan hingga Sudah 26 Kasus

Kompas.com - 08/02/2019, 11:41 WIB
Panglima Kodam IV Diponegoro Mayor Jenderal M Effendi dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono Dok. Pendam IV DiponegoroPanglima Kodam IV Diponegoro Mayor Jenderal M Effendi dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono

Wilayah Semarang dibantu dengan 750 personel, lalu Kendal diperkuat dengan 320 personel. Sementara, di Grobogan, yang baru terjadi kasus pembakaran, juga sedang dihitung jumlah personel yang diperbantukan.

"Backup Polri bergabung dengan personel Polda dan Polres. Tim bekeja keras dan maksimal, semoga pelaku cepat tertangkap," tambah dia.

Jumlah personel sebanyak itu, sambung jenderal bintang dua ini, aktif bekerja di waktu malam hingga dini hari. Mereka berjaga mulai pukul 24.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB.

Baca Juga: 1.200 Personel Dilibatkan Buru Pelaku Pembakaran Kendaraan di Jawa Tengah

4. TNI siap membantu kepolisian ringkus pelaku teror

Menanggapi adanya kasus teror pembakaran kendaraan di Jawa Tengah, Panglima Kodam IV Diponegoro, Mayjen Mochamad Effendi, menyatakan, TNI siap untuk membantu kepolisian. Di kelurahan atau desa, jumlah tentara pembina desa ditambah.

"Jumlah Babinsa ditambah agar masyarakat semakin tenang dan menghindari aksi serupa," katanya.

Sejauh ini, teror pembakaran terjadi di empat daerah dengan 27 kejadian. Rinciannya yaitu 17 kasus di Kota Semarang, 8 kasus di Kendal, 1 kasus di Ungaran, dan 1 kasus di Grobogan. Hingga Kamis malam, belum ada pelaku teror pembakaran yang ditangkap

Baca Juga: 7 Fakta Pembakaran Kendaraan di Jateng, Incar Mobil di Garasi hingga Dugaan Pelaku

5. Polisi ingin tangkap tangan pelaku teror

Ilustrasi polisi acungkan senjataKOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Ilustrasi polisi acungkan senjata

Kapolda Jawa Tengah menegaskan akan menangkap pelaku sesegera mungkin. Selain itu, polisi ingin menangkap pelaku saat sedang beraksi.

"Razia dan patroli, kami ingin (pelaku) tertangkap tangan," kata Condro, di Semarang, Kamis (7/2/2019).

Condro menuturkan, selain giat patroli malam dan razia kendaraan, polisi juga menunggu hasil dari olah tempat kejadian perkara. Dari titik itu, polisi akan menelusuri petunjuk yang ada.

"Pengungkapan (kasus) ini kami tunggu olah TKP dan tangkap pelaku," tambah dia.

Polisi melihat dari rangkaian kejadian pembakaran, metode yang dilakukan hampir sama, yaitu menggunakan minyak tanah atau bensin. Oleh karena itu, pihaknya bersama stakeholder yang lain berusaha mencegah agar kasus serupa tidak muncul lagi.

Baca Juga: Polisi Ingin Pembakar Kendaraan di Jateng Tertangkap Tangan

Sumber: KOMPAS.com (Nazar Nurdin, Christoforus Ristianto)

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Memohon Pandemi Covid-19 Segera Berakhir, Santri di Banyumas Gelar Istigasah

Memohon Pandemi Covid-19 Segera Berakhir, Santri di Banyumas Gelar Istigasah

Regional
573 Anak di Pesisir Kota Tegal Tak Bersekolah, Disdikbud Dirikan Sekolah Laut

573 Anak di Pesisir Kota Tegal Tak Bersekolah, Disdikbud Dirikan Sekolah Laut

Regional
Tur Pakai Motor, Ridwan Kamil dan Rombongan Habiskan Uang di Semarang

Tur Pakai Motor, Ridwan Kamil dan Rombongan Habiskan Uang di Semarang

Regional
Dengar Kabar Akan Ada Unjuk Rasa, Belasan Pedagang Gelar Lapak Jualan

Dengar Kabar Akan Ada Unjuk Rasa, Belasan Pedagang Gelar Lapak Jualan

Regional
Ini Pengakuan Pria yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Ini Pengakuan Pria yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Regional
Polisi Bikin Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Libur Panjang di Kota Bandung

Polisi Bikin Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Libur Panjang di Kota Bandung

Regional
Seluruh Penumpang Pesawat Tersangkut Layangan Dipastikan Selamat, Tak Ada Kerusakan

Seluruh Penumpang Pesawat Tersangkut Layangan Dipastikan Selamat, Tak Ada Kerusakan

Regional
Wisatawan Diprediksi Membeludak, Wisata Pantai Terapkan Sif Pengunjung

Wisatawan Diprediksi Membeludak, Wisata Pantai Terapkan Sif Pengunjung

Regional
Libur Panjang Cuti Bersama, ASN Pemkot Denpasar Dilarang Keluar Kota

Libur Panjang Cuti Bersama, ASN Pemkot Denpasar Dilarang Keluar Kota

Regional
Dinas Perlindungan Anak Dampingi Siswi SMK Korban Pemerkosaan 7 Pemuda

Dinas Perlindungan Anak Dampingi Siswi SMK Korban Pemerkosaan 7 Pemuda

Regional
Cenderamata Lapik Koto Dian, dari Kursi Depati hingga Pelaminan

Cenderamata Lapik Koto Dian, dari Kursi Depati hingga Pelaminan

Regional
Puting Beliung Landa Dua Desa di Bondowoso, Mushala dan Rumah Rusak

Puting Beliung Landa Dua Desa di Bondowoso, Mushala dan Rumah Rusak

Regional
'Ketika Dia Datang Bersama Keluarganya Meminta Saya ke Nenek, Saya Mau Diajak Menikah'

"Ketika Dia Datang Bersama Keluarganya Meminta Saya ke Nenek, Saya Mau Diajak Menikah"

Regional
Libur Panjang, Kendaraan Besar Dilarang Melintasi Jalur Puncak

Libur Panjang, Kendaraan Besar Dilarang Melintasi Jalur Puncak

Regional
2 Anggota Timses Cabup Purbalingga Meninggal akibat Covid-19

2 Anggota Timses Cabup Purbalingga Meninggal akibat Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X