Lapas Kelas II A Karawang Digeledah, Petugas Temukan Alat Isap Sabu

Kompas.com - 08/02/2019, 10:39 WIB
Satgas Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkunham) Jawa Barat melakukan penggeledahan di Lapas Kelas II A Karawang, Kamis (7/2/2019) malam. Sejumlah barang diamankan petugas, termasuk alat hisap sabu. KOMPAS.com/FARIDA FARHANSatgas Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkunham) Jawa Barat melakukan penggeledahan di Lapas Kelas II A Karawang, Kamis (7/2/2019) malam. Sejumlah barang diamankan petugas, termasuk alat hisap sabu.

 

KARAWANG, KOMPAS.com-Satgas Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkunham) Jawa Barat melakukan penggeledahan di Lapas Kelas II A Karawang, Kamis (7/2/2019) malam.

Sejumlah barang diamankan petugas, termasuk alat isap sabu.

Penggeledahan yang dilakukan sekitar 100 petugas gabungan dari Lapas Cikarang, Purwakarta Bekasi Subang dan Karawang (Cipurwabesuka) dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karawang tersebut dilakukan selama kurang lebih tiga jam, mulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.

Penggeledahan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Dirjen Pemasyarakatan, sebagai langkah penanggulangan pengendalian peredaran gelap narkotika di dalam lapas dan rutan di Indonesia.

"Kami (Tim Penyuluhan dan Pengendalian Pemberantasan Peredaran Gelap Narkotika-T4GN) dikasih waktu satu bulan sampai akhir bulan Februari ini, untuk membersihkan barang-barang yang diindikasikan dapat menjadi pengendalian narkoba maupun peredaran dalam lapas," ujar Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jabar Abdul Aris kepada Kompas.com, usai penggeledahan.

Baca juga: Selebgram Reva Alexa Ditangkap Usai Pakai Sabu di Ruang Tamu

Abdul mengungkapkan, dari penggeledahan tersebut pihaknya mengamankan 151 ponsel, 36 penanak nasi, 17 kompor, 12 dispenser, 22 speaker aktif, 40 kipas angin, 25 senjata tajam, dan berbagai macam kabel mengapung yang menyebabkan tagihan listrik Lapas Kelas II A Karawang jebol.

"Kipas angin logisnya dua, ini empat, lima, satu orang satu. Nah itu yang kami ambil. Bukan enggak kami kasih, orang enggak wajar. Nantu bisa dilihat, tagihan (listrik) bulan Maret berkurang jauh. (Tagihan listrik jebol karena) adanya barang-barang yang ini," kata mantan Kalapas Kelas II A Karawang ini.

Dicurigai ada peredaran narkotika

Selain menemukan barang-barang tersebut, petugas juga menemukan bong atau alat isap sabu dan bekas plastik sabu yang dibuang. Hanya saja, kata dia, pihaknya belum menemukan narkotik dalam penggeledahan itu.

Selain penggeledahan, kata dia, pihaknya juga melakukan tes urin terhadap 1268 warga binaan dari empat blok Lapas Kelas II A Karawang, dengan 900 orang diantaranya merupakan warga binaan kasus narkotika.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beruang Madu Hendak Seberangi Jalan Raya, Ini Dugaan Penyebabnya

Beruang Madu Hendak Seberangi Jalan Raya, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Video Sesama Polisi Diduga Ribut Saat Demo di Jambi, Ini Penjelasan Polda

Video Sesama Polisi Diduga Ribut Saat Demo di Jambi, Ini Penjelasan Polda

Regional
Menyoal Penggunaan Ambulans Antar Seserahan Pernikahan, Pemilik Sebut untuk Kenangan Menikah Saat Pandemi

Menyoal Penggunaan Ambulans Antar Seserahan Pernikahan, Pemilik Sebut untuk Kenangan Menikah Saat Pandemi

Regional
Bupati Bogor Sebut Pemicu Banjir dan Longsor di Kawasan Puncak

Bupati Bogor Sebut Pemicu Banjir dan Longsor di Kawasan Puncak

Regional
7 Penyusup Demo Mahasiswa di Banjarmasin Dipulangkan Setelah Dijemput Orangtuanya

7 Penyusup Demo Mahasiswa di Banjarmasin Dipulangkan Setelah Dijemput Orangtuanya

Regional
Mahasiswa yang Nyanyikan Lagu Menyinggung Polisi Saat Demo Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya

Mahasiswa yang Nyanyikan Lagu Menyinggung Polisi Saat Demo Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
Viral, Video Beruang Madu Hendak Menyeberang Jalan Raya Kelok 44 Agam

Viral, Video Beruang Madu Hendak Menyeberang Jalan Raya Kelok 44 Agam

Regional
Kesaksian Mahasiswa soal Suasana Mencekam Saat Demo di Jambi

Kesaksian Mahasiswa soal Suasana Mencekam Saat Demo di Jambi

Regional
Libur Panjang, Pemudik Masuk Salatiga Wajib Bawa Surat Rapid Test

Libur Panjang, Pemudik Masuk Salatiga Wajib Bawa Surat Rapid Test

Regional
Libur Panjang, Pengelola Obyek Wisata di Bali Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Libur Panjang, Pengelola Obyek Wisata di Bali Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Detik-detik Seorang Pria Tewas Terbentur Gulungan Benang Layangan Milik Bocah SD

Detik-detik Seorang Pria Tewas Terbentur Gulungan Benang Layangan Milik Bocah SD

Regional
Alasan Perlunya Belanja Online Saat Pandemi

Alasan Perlunya Belanja Online Saat Pandemi

Regional
8 ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

8 ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

Regional
Berfoto dengan Paslon Bupati Menggunakan Simbol, Kepala Desa Jadi Tersangka

Berfoto dengan Paslon Bupati Menggunakan Simbol, Kepala Desa Jadi Tersangka

Regional
Fakta Adik Mantan Wali Kota Tanam 45 Pohon Ganja di Polybag untuk Penelitian Pupuk Organik dan Konsumsi Pribadi

Fakta Adik Mantan Wali Kota Tanam 45 Pohon Ganja di Polybag untuk Penelitian Pupuk Organik dan Konsumsi Pribadi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X