Gubernur Olly Sebut BNI Merusak Ekonomi Sulawesi Utara

Kompas.com - 08/02/2019, 08:04 WIB
Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat diwawancarai wartawan usai menghadiri acara Forum Pemilu Damai di Hotel Peninsula, Manado, Kamis (7/2/2019) pukul 17.30 WITA.KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEY Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat diwawancarai wartawan usai menghadiri acara Forum Pemilu Damai di Hotel Peninsula, Manado, Kamis (7/2/2019) pukul 17.30 WITA.

MANADO, KOMPAS.com - Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menyatakan, Bank Negara Indonesia ( BNI) sudah merusak ekonomi di Sulut.

Pernyataan Gubernur ini disinyalir soal rencana pemindahan rekening kas umum daerah (RKUD) beberapa kabupaten dan kota dari Bank Sulutgo ke BNI.

Hal ini diungkapkan Olly saat dimintai tanggapan oleh wartawan soal RKUD, usai menghadiri acara Forum Pemilu Damai di Hotel Peninsula, Manado, Kamis (7/2/2019) pukul 17.30 WITA.

Olly menegaskan, dirinya akan menggunakan kekuasaannya terhadap BNI Sulut terkait RKUD ini.

“Satu hal, BNI sudah merusak ekonomi Sulut. Saya sebagai pemerintah tidak ingin ini terjadi. Tapi kalau BNI melakukan ini terus, saya akan menggunakan kekuasaan saya,” tegas Gubernur.

Baca juga: Hadiri Perayaan Imlek, Gubernur Olly Ingatkan Pentingnya Kemajemukan

Olly juga memberikan peringatan kepada pemerintah kabupaten dan kota yang menarik RKUD dari Bank Sulutgo.

“Jika dengan sengaja, sengaja dengan tanda kutip ya, berarti dia (daerah kabupaten dan kota) sudah melanggar undang-undang. Uang di Bank Sulut adalah uang negara,” kata Olly.

Dirinya mengingatkan kabupaten dan kota yang menarik RKUD dari Bank Sulutgo untuk jangan menghalang-halangi pembayaran kredit karyawan atau aparatur sipil negara (ASN).

“Tidak puas (dengan pelayanan), pindah boleh. Karena Peraturan Menteri Keuangan jelas (bisa) menempatkan RKUD di seluruh bank yang ada. Tapi jika menghalang-halangi membayar kredit, ada pasal 33 KUHP,” tegas Olly dengan nada tinggi.

Terkait pelayanan Bank Sulutgo, menurut Olly, tidak ada masalah, karena deviden dan corporate social responsibility (CSR) disalurkan dengan baik ke daerah-daerah pemegang saham.

Terkait pergantian direksi, Olly mengatakan, akan membicarakannya dengan pemegang saham.

“Soal itu akan dibicarakan dengan pemegang saham lainnya,” sebutnya.

Terkait persoalan ini, CEO BNI Wilayah Manado Haris Handoko mengatakan, pihaknya belum bisa berkomentar.

No comment dulu. BNI berupaya menjalankan fungsi perbankan sesuai ketentuan yang ada dan berharap, permasalahan Pemkab Bolmong dan Bank SulutGo dapat terselesaikan dengan baik," singkatnya melalui pesan singkat saat dikonfirmasi, Kamis malam.


Terkini Lainnya


Close Ads X