Gelar Ritual Kawalu, Kawasan Wisata Baduy Dalam Ditutup Tiga Bulan

Kompas.com - 07/02/2019, 20:06 WIB
Beberapa penduduk Baduy Dalam sedang berada di Kampung Balingbing (Baduy Luar), Desa Adat Baduy atau Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (17/2/2018). KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAHBeberapa penduduk Baduy Dalam sedang berada di Kampung Balingbing (Baduy Luar), Desa Adat Baduy atau Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (17/2/2018).

LEBAK, KOMPAS.com - Kawasan wisata Baduy Dalam, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, ditutup selama tiga bulan, mulai 5 Februari hingga 5 Mei 2019.

Ditutupnya kawasan wisata budaya tersebut lantaran tengah digelar ritual Kawalu, atau menutup diri.

Kepala Desa Kanekes, Jaro Saija mengatakan, saat Kawalu, masyarakat suku Baduy akan menggelar sejumlah prosesi ritual mulai dari menyucikan diri hingga berpuasa.

"Saat Kawalu, masyarakat Baduy Dalam akan menutup diri, tidak boleh ada kunjungan selama tiga bulan," kata Jaro Saija, saat dihubungi Kompas.com, melalui sambungan telepon, Kamis (7/2/2019).

Baca juga: Sampah Plastik Masih Terlihat di Jalur Pendakian Menuju Baduy Dalam

Ritual Kawalu, kata dia, sudah berlangsung selama ratusan tahun, dan digelar rutin satu kali setiap awal tahun. Pada saat tersebut, tidak diperkenankan kunjungan wisata ke Baduy Dalam kecuali untuk urusan tertentu.

"Yang boleh berkunjung hanya tamu pemerintah atau tujuan ziarah saja, itupun dibatasi paling banyak 10 orang dengan izin dari kepala desa, sementara wisatawan hanya boleh sampai Baduy Luar saja," ujar dia.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak, Imam Rismahayadin mengatakan, ditutupnya Kawasan Baduy Dalam untuk wisatawan tidak akan berpengaruh besar terhadap kunjungan wisata.

Kata dia, wisatawan masih bisa datang ke Baduy kendati hanya sampai kawasan Baduy Luar saja yakni di Ciboleger.

"Tidak ada pengaruh, justru atraksi wisata ke Baduy itu paling banyak berada di Baduy Luar, wisatawan bisa melihat kerajinan khas Baduy hingga belanja oleh-oleh khas dari sana," kata Imam.

Antara Baduy Luar dan Dalam, kata dia, sama-sama menawarkan pengalaman wisata budaya. Hanya saja, di Baduy Dalam, pengunjung bisa merasakan langsung kehidupan suku Baduy yang benar-benar tertutup dari dunia luar.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X